Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

ODGJ Ngamuk dan Tikam Bendesa Yehkuning

Bali Tribune / Ilustrasi (ist).
balitribune.co.id | NegaraKejadian orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk kembali terjadi Minggu (17/4) di Jembrana. Dalam kejadian ini menyebabkan korban luka yakni seorang bendesa adat. Korban mengalami luka-lua setelah ditebas OGDJ yang mengamuk. 
 
Kejadian ODGJ mengamuk ini membuat heboh warga yang tengah latihan Makepung di Sirkuit Makepung Desa Delodberawah, Kecamatan, Mendoyo. Seorang ODGJ bernama Mukarom (55) asal Banjar Tengah, Desa Yehkuning, Kecamatan Jembrana mengamuk dengan membawa senjata tajam ditengah keramaian warga. Bahkan orang dengan gangguan jiwa ini melakukan penyerangan secara membabi buta menggunakan sabit.
 
Korban diketahui merupakan seorang pemangku bernama I Nengah Wartono (64) beralamat Banjar Beratan, Desa Yehkuning, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, sementara pelaku yang merupakan ODGJ Kabupaten Jembrana. Korban I Nengah Wartono menjelaskan, awalnya dirinya menonton latihan makepung di Desa Delodberawah berdiri di pinggir jalan. Tanpa diketahuinya, tiba-tiba orang dengan gangguan jiwa yang mendekat dan  menikamnya. 
 
"Saya melihat seorang dengan pakaian busana pelinggih Bali datang dari timur membawa sabit, saat saya menonton kerbau lagi berpacu, seketika orang gila tersebut menebas saya dua kali, yang pertama tidak terasa dan yang kedua kalinya terasa sangat perih," terangnya.
 
Tidak mengetahui bahunya terluka. Ia baru tahu mengalami luka setelah seorang temannya yang ikut menonton memberitahu bahwa bahunya luka robek dan darahnya terus keluar.
 
"Saya baru menyadari saat teman saya memberi tahu bahu saya terluka. Setelah menebas bahu saya, orang gila tersebut menuju ke arah barat," ujarnya. "Semua penonton tidak berani menghalau pelaku dikarenakan membawa sabit, yang diduga sabit tersebut dirampas dari seseorang yang sedang mencari rumput.
 
Setelah itu teman saya langsung mengajak ke Puskesmas Yehkuning untuk mendapat perawatan. Saya mendapatkan 5 jaritan didalam dan diluar 9 jaritan," ungkapnya.
 
Ia mengaku mengenal pelaku yang merupakan tetangganya akan tetapi tidak terlalu akrab. Pelaku juga diketahui dari dulu ODGJ.
 
"Atas kejadian ini saya sendiri tidak mempermasalahkan dikarenakan pelaku merupakan orang gila, sehingga saya menyerahkan kasus ini ke Polsek Mendoyo," tandasnya.
 
Kapolsek Mendoyo AKP I Putu Sudarmadi mengakui adanya kejadian ODGJ menebas bahu sebelah kiri korban hingga luka robek saat menonton latihan Makepung di Desa Delodberawah.
 
"Pelaku mengambil sabit seorang warga yang sedang mencari rumput, dan bertemu dengan Bendesa Yehkuning I Nengah Wartono yang merupakan korban. Pelaku langsung menebas bahu kiri korban," ucapnya.
 
Warga langsung melapor ke Bhabinkamtibmas Desa Delodberawah dan dilanjtkan melapor ke Polsek. "Kami langsung mengamankan pelaku. Keterangan istrinya, pelaku sudah 2 kali dirawat di Rumah Sakit Jiwa Bangli, " jelasnya. 
 
Upaya selanjutnya pelaku akan dirujuk untuk mendapatkan perawatan medis kejiwaan ke Rumah Sakit Jiwa Bangli. "Kami akan mengirimnya ke RSJ Bangli Lagi," tegasnya. Pelaku sempat diamankan di Polsek Mendoyo, sebelum pelaku di bawa ke RSJ Bangli, Dokter dari Puskesma Mendoyo langsung memberikan suntikan penenang agar tidak berontak selama perjalanan.
wartawan
PAM
Category

Pariwisata Bali Sedang Hadapi Jeda Alami Tahunan Jelang Libur Nataru

balitribune.co.id | Mangupura - Dewan Pembina Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) DPD Bali, Gede Ricky Sukarta menerangkan gambaran umum okupansi atau tingkat hunian kamar hotel di Bali menjelang libur akhir tahun. "Secara umum memang benar, menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini kami melihat daily pick-up (angka pemesanan kamar yang masuk setiap hari) yang relatif lambat dibanding ekspektasi.

Baca Selengkapnya icon click

Mahakarya Bertema Alam Menggunakan Bahan Bekas Dipamerkan di Sudakara ArtSpace

balitribune.co.id | Denpasar - Seniman Bali asal Tejakula Kabupaten Buleleng, Nyoman Handi Yasa menghadirkan mahakarya seni yang unik dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas pakai. Seni lukis yang menggunakan media dari kayu bekas dan ranting bekas salah satu upaya sang seniman menjaga lingkungan alam Bali ini tetap bersih. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Praktisi dan Akademisi Buleleng Bedah KUHAP Baru

balitribune.co.id | Singaraja – Sejumlah praktisi hukum dan akademisi membedah pemberlakuan  Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan KUHAP Nasional yang akan berlaku mulai 2 Januari 2026. Dalam acara yang dikemas diskusi panel bertajuk Menilik KUHP dan KUHAP Baru digelar di Aula Kampus Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja, Jumat (19/12).

Baca Selengkapnya icon click

Kolaborasi Pansus TRAP dan Pemkab Tabanan Tegakkan Aturan, Fokus Sejahterakan Petani

balitribune.co.id | Denpasar - Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Perizinan, dan Aset (TRAP) DPRD Provinsi Bali menegaskan komitmennya menjaga kelestarian Kawasan Warisan Budaya Dunia (WBD) Subak Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, dari berbagai pelanggaran tata ruang dan aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan serta sistem irigasi tradisional Subak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PERJAKA Bajra Shandi Ajak Lansia Hidup Sehat dan Bahagia

balitribune.co.id | Denpasar - Sebuah komunitas sosial bernama Perkumpulan Jalan Kaki (PERJAKA) Bajra Shandi, resmi berdiri pada 25 Juli 2025. Komunitas ini hadir sebagai ruang kebersamaan bagi warga senior, khususnya mereka yang berusia 55 tahun ke atas, untuk menjalani masa lanjut usia secara sehat, bahagia, dan harmonis.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.