Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

OJK, Dinkes dan Bank BPD Bali Gelar Vaksinasi

Bali Tribune / VAKSINASI - Kolaborasi OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara, Dinas Kesehatan Provins Bali dan Karang Taruna Puspita Samudra Pengastulan menggelar vaksinasi jemput bola untuk ibu hamil, lansia, disabilitas dan anak-anak 12 tahun keatas, Jumat (1/10).
balitribune.co.id | SingarajaDinas Kesehatan Provinsi Bali menggandeng Bank BPD Bali dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara berkolaborasi dengan Karang Taruna Puspita Samudra Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt menggelar kegiatan vaksinasi Covid-19. Kegiatan tersebut untuk mendukung percepatan vaksin di Provinsi Bali yang saat ini sudah mencapai 97 persen dari total jumlah penduduk Bali. Kegiatan vaksinasi sekaligus pembagian sembako kepada peserta yang telah divaksin.
 
Sejumlah pejabat hadir dalam kegiatan vaksinasi di Desa Pengastulan, selain Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya, hadir juga Kepala OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara Giri Tribroto, Dirut BPD Bali I Nyoman Sudharma, Kepala Dinas Kesahatan Buleleng dr.Sucipto, Camat Seririt Ketut Aryawan, Kapolsek Seririt Kompol Gede Juli serta Kepala Puskesmas Seririt I.
lihat foto: Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Suarjaya (tengah) dan Kepala OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara Giri Tribroto saat vaksinasi di Desa Pengastulan, Seririt, Buleleng
Vaksinasi menyasar kurang lebih 377 masyarakat umum, ibu hamil, lansia, disabilitas dan anak-anak 12 tahun keatas menggunakan vaksin jenis sinovac, astra Zeneca maupun sinopharm. Hasilnya sebanyak 242 orang dan sejumlah penyandang disabilitas telah divaksin. Sementara sebanyak 22 orang gagal divaksin karena kondisi kesahatan yang belum memungkinkan.
 
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Suarjaya mengatakan, kegiatan vaksinasi hingga menyasar desa tersebut merupakan upaya percepatan vaksin seluruh masyarakat Bali. Hingga saat ini dari 3,4 juta penduduk Bali, yang divaksin sudah mencapai 97 persen. Angka tersebut menurut dr.Suarjaya sudah sangat bagus untuk tingkat provinsi. Sayangnya, angka capaian tersebut terbanyak ada di perkotaan. Sementara di pedesaan capaian vaksinnya masih rendah.
 
“Seperti di Desa Pengastulan, Buleleng capaian baru sebanyak 60 persen. Umumnya kendala ada pada para lansia yang belum divaksin, kemungkinan ini akibat kurangnya informasi atau mereka tidak diajak untuk vaksin atau kesulitan mendatangkan para lansia maupun kelompok disabilitas ke tempat vaksinasi,” ujar dr.Suarjaya, Jumat (1/10).
Dengan kondisi itu, dr. Suarjaya mengaku melakukan strategi jemput bola agar para lansia maupun penyandang disabilitas dapat tersentuh vaksin Covid-19. Karena itu, dengan menggandeng Karang Taruna Puspita Samudra, Pengastulan yang bergerak cepat untuk membantu para lansia maupun warga masyarakat agar bisa di vaksin. Terlebih Karang Taruna bisa melakukan koordinasi dengan OJK maupun Bank BPD Bali bersinergi mensukseskan kegiatan vaksinasi di Desa Pengastulan.
  
“Kalau semua desa bergerak seperti ini saya yakin dalam waktu singkat Buleleng ini tidak hanya di perkotaan saja tinggi capaian vaksinnya tetapi sampai pedesaan. Target kita, capaian tinggi sampai ketingkat desa,” tandasnya.
 
Sementara itu, Kepala OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara Giri Tribroto, mengatakan, OJK oleh Presiden Joko Widodo diberikan tugas mempercepat pelaksanaan vaksinasi. Ada dua target yang diberikan yakni target pertama sebanyak 9.450 orang dan sudah terlaksana sebanyak 10.072 orang untuk vaksin tahap satu dan dua.
 
“Tahap dua OJK diberikan target sebanyak 16.690 orang untuk satu dosis. Karena capaian di Bali sudah cukup tinggi kami melakukan kerja sama dengan lembaga jasa keuangan, Dinas Kesehatan provinsi dan kabupaten. Total kegiatan vaksin yang sudah dilaksanakan OJK lebih dari 25 ribu vaksin diseluruh kabupaten kota di Bali,” ujarnya. 
wartawan
CHA
Category

Optimis Target Pajak Tercapai, Bupati Badung Sampaikan Jawaban Pemerintah Atas Pandangan Fraksi DPRD

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan Jawaban Pemerintah terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD mengenai Raperda Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Minta Pembahasan APBD Perubahan 2026 Utamakan Asas Manfaat untuk Rakyat

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, menegaskan bahwa seluruh proses pembahasan Ranperda APBD Perubahan Tahun 2026 telah berjalan sesuai dengan mekanisme dan tata tertib yang berlaku di DPRD Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemarau Panjang, Produksi Padi Buleleng Diprediksi Anjlok hingga 30 Persen

balitribune.co.id | Singaraja - Kemarau panjang mulai menggerus sektor pertanian Kabupaten Buleleng. Debit air yang terus menurun, ditambah kondisi saluran irigasi tersier yang belum memadai, membuat target Indeks Pertanaman (IP) 3 atau tiga kali tanam dalam setahun terancam tidak tercapai.

Baca Selengkapnya icon click

Armada Damkar Buleleng Sering Mogok Akibat Uzur, Bupati Sutjidra Janjikan Peremajaan Bertahap

balitribune.co.id | Singaraja -   Persoalan armada tua kembali menghantui layanan pemadam kebakaran di Kabupaten Buleleng. Salah satu mobil Damkar berkapasitas 5.000 liter bahkan mengalami kehilangan as roda akibat terlepas setelah bertugas memadamkan kebakaran di Desa Ambengan, Suksada, Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengadaan LPJU dengan Skema KPBU, Dewan Minta Proses Dikawal

balitribune.co.id | Denpasar - Rencana pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) di Kota Denpasar kini memasuki tahap finalisasi feasibility study (FS). Nantinya poyek tersebut akan menjadi KPBU pertama yang dilaksanakan Pemerintah Kota Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Program JKN Jamin 29,7 Juta Kasus Penyakit Jantung dengan Pembiayaan Rp17,35 Triliun

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mendorong transformasi layanan jantung pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui pendekatan Value-Based Health Care. Pendekatan tersebut menempatkan health outcomes dan total biaya sepanjang siklus pelayanan sebagai dasar dalam menciptakan nilai bagi peserta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.