Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

OJK, Pameran Pembangunan 2019, Pengunjung Cenderung Tertarik Mengecek SLIK

Bali Tribune/ OJK - Suasana di stan OJK pada Pameran Pembangunan Provinsi Bali di Taman Budaya Denpasar
balitribune.co.id | Denpasar - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 8 Bali Nusa Tenggara melayani masyarakat yang memerlukan informasi terkait lembaga keuangan di Pameran Pembangunan Provinsi Bali 2019 di Taman Budaya Denpasar pada 14-23 Agustus. Menurut penuturan 
 
Bagian Informasi dan Dokumentasi OJK Regional 8 Bali Nusra, Kadek Suarjana ketika ditemui saat bertugas menjaga stan di Taman Budaya Denpasar, Senin (19/8), keberadaan stan OJK pada Pameran Pembangunan Provinsi Bali tentunya untuk memperkenalkan kepada masyarakat terkait keberadaan OJK. 
 
"Karena masih banyak yang belum tahu OJK dan di stan ini kami kenalkan call center OJK. Selain itu juga, nasabah maupun masyarakat bisa mengecek SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan) di stan ini," jelasnya sembari menunggu pengunjung. 
 
Kata dia, di SLIK ini, debitur bisa mengecek kondisi keuangannya, di mana mempunyai pinjaman baik itu di bank maupun finance. "Biasanya pengunjung mengecek SLIK untuk mengetahui kualitas kreditnya bagaimana. Di SLIK ini bisa menampilkan  kredit baik di bank dan finance," beber Suarjana. 
 
Selain permintaan mengecek SLIK, pengujung dikatakannya juga mengajukan beberapa pertanyaan terkait keberadaan Financial Technology (fintech) yakni bagaimana mekanisme dan penyelesaian masalah yang dihadapi nasabah. "Kita memberikan informasi itu kepada pengunjung," ujarnya. 
 
Setelah itu, pengunjung akan diberikan souvenir berupa pouch, tas belanja ramah lingkungan, sedotan stainless, parfum kopi dan pulpen. "Pengunjung paling banyak menanyakan terkait SLIK dan fintech. Stan OJK melayani pengunjungi mulai pukul 08.30 pagi hingga jam 9 malam," imbuhnya. 
 
Sementara itu Bagian Logistik OJK Regional 8 Bali Nusra yang bertugas di stan OJK, I Wayan Windu Santika menyampaikan, pengunjung di stan ini sebagian besar kalangan dewasa usia 20 tahun sampai 30 tahun. "Kebanyakan yang punya hutang di bank. Yang tidak punya hutang juga penasaran ke SLIK karena banyak kasus penyalahgunaan identitas. Jadi, debitur si A bisa tercantum di data debitur B," bebernya
 
Hal ini yang memicu pengunjung lebih antusias mengecek SLIK untuk memastikan keamanan data pribadinya tidak disalahgunakan oleh pihak lain. "OJK sekaligus memperkenalkan SLIK ini. Dulu namanya BI checking, per Januari 2018 sistem informasi debitur (SID) dari BI beralih ke sistem SLIK," ucap Windu. 
 
Petugas OJK yang berjaga di stan tersebut dibagi menjadi 2 shift, sehingga mampu melayani masyarakat mulai pagi hingga malam hari. Dalam sehari pengunjung di stan OJK mencapai 100 orang. (u)
wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Ketua WHDI Karangasem Ny. Anggreni Pandu Lagosa Hadiri Sosialisasi Peran Strategis di Bidang Publik

balitribune.co.id | Amlapuira - Ketua Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Karangasem, Ny. Anggreni Pandu Lagosa, mengajak ibu-ibu di Karangasem untuk meningkatkan perannya. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan sosialisasi yang digelar di Gedung MPP Karangasem pada Senin (10/11/2025) lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hingga Oktober 2025 Bank BPD Bali Catat Kinerja Cemerlang

balitribune.co.id | Denpasar - Bank BPD Bali hingga Bulan Oktober 2025 kembali mencatatkan kinerja cemerlang di seluruh indikator utama, sebuah bukti efektivitas strategi bisnis yang diterapkan dengan pencapaian asset  Rp42,4 triliun, melampaui target yang dipatok sebesar Rp41,10 triliun  atau mencapai 103,13% dan mencatatkan pertumbuhan tahunan (YoY) sebesar 6,60% dibandingkan Oktober 2024 sebesar Rp39,76 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiga Pelaku Perusakan Hutan Ditangkap Polsek Kintamani

balitribune.co.id | Bangli - Jajaran Polsek Kintamani  berhasil mengungkap kasus perusakan hutan di kawasan Banjar Dinas Pengejaran, Desa Pengejaran, Kecamatan Kintamani. Dalam kasus ini petugas  mengamankan tiga pelaku masing-masing berinisial KS (62), NL (54), dan WSW (33), semuanya warga setempat

Baca Selengkapnya icon click

Sudah Tiga Bulan Ditangkap Imigrasi Malaysia, Nasib PMI Asal Bangli Belum Jelas

balitribune.co.id | Bangli - Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ni Luh Tina Yanti (37) asal Banjar/Kelurahan Kawan, Bangli diberitakan ditangkap pihak otoritas Malaysia. Pascaditangkap, pihak keluarga tidak bisa menghubungi Ni Luh Tina Yanti sejak tiga bulan terakhir. Diketahui jika Ni Luh Tina Yanti sampai bekerja ke Negeri Jiran ini atas ajakan rekannya berinisial S, yang sudah bertahun-tahun kerja di Malaysia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.