Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

OJK Regional 8 Bali Nusra Selenggarakan FGD Percepatan Pemulihan Ekonomi Bali

Bali Tribune / FGD - OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara menyelenggarakan FGD pada Senin (26/9).

balitribune.co.id | DenpasarOJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara menyelenggaran Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Percepatan Pemulihan Ekonomi Bali” pada Senin (26/9). FGD yang diselenggarakan di Gedung Kantor OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara, dibuka Deputi Komisioner Pengawas Perbankan II Bambang Widjanarko selaku Plt. Deputi Komisioner Regional OJK. FGD ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Ketua Dewan Komisioner OJK dan Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK dengan Gubernur Provinsi Bali, Industri Jasa Keuangan, serta pelaku usaha pariwisata di Bali pada 11 – 12 Agustus 2022 lalu.

 

FGD yang diselenggarakan bertujuan untuk mendiskusikan bauran kebijakan yang dibutuhkan untuk percepatan pemulihan ekonomi Bali. Kegiatan FGD dibagi menjadi 2 (dua) sesi diskusi. Narasumber pada sesi pertama antara lain Kepala OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara Giri Tribroto, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho, dan Regional CEO Bank Mandiri Region XI Bali dan Nusa Tenggara Hendra Wahyudi.

Narasumber pada sesi kedua antara lain Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Henky Hotma Parlindungan Manurung, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bali Teguh Dwi Nugroho, dan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Putu Eka Cahyadhi.

Selain pemaparan materi dari narasumber, diskusi yang berlangsung semakin diperkuat dengan jajaran panelis serta peserta yang hadir. Panelis antara lain Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Bali, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), DPD Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Provinsi Bali, Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Provinsi Bali, BNI Wilayah 08 Bali, NTB dan NTT, PT Jaminan Kredit Indonesia Wilayah VII Denpasar, serta akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana. Sementara itu, peserta yang hadir berasal dari perwakilan Pemerintah Daerah, perbankan, asosiasi, pelaku usaha pariwisata, serta akademisi.

Pangsa pasar lapangan usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum pada kuartal 2 tahun 2022 sebesar 17,64% dari total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Bali, tumbuh 8,36% (yoy). PDRB Bali yang pada kuartal 4 tahun 2019 sebesar Rp42 Triliun (Atas Dasar Harga Konstan) mengalami penurunan menjadi Rp38 Triliun pada kuartal 2 tahun 2022. Dengan demikian, masih dibutuhkan waktu sekitar 1 hingga 2 tahun ke depan untuk menyusul ke PDRB sebelum pandemi Covid-19. Di sisi lain, penyaluran kredit dan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan Provinsi Bali mengalami pertumbuhan yang membaik dibandingkan tahun sebelumnya, masing-masing sebesar 2,78% (yoy) dan 11,94% (yoy). Pertumbuhan penyaluran kredit perbankan masih lebih rendah dibandingkan tahun 2019. Selain itu, rasio Loan at Risk (LaR) perbankan saat ini menunjukkan tren penurunan yaitu sebesar 36,80%, namun masih belum mencapai tingkat sebelum pandemi Covid-19 yaitu 11,17% pada Desember 2019.

Walaupun secara makro kondisi Bali masih belum kembali seperti sebelum pandemi Covid-19, namun timbul optimisme akan pulih walaupun membutuhkan waktu. Optimisme ini diperkuat dengan berbagai penyelenggaraan event-event berskala nasional maupun internasional yang akan diselenggarakan pada tahun 2023 di Bali.

Tantangan yang dihadapi dalam pemulihan ekonomi Bali masih cukup besar. Permasalahan pemulihan ekonomi Bali merupakan isu yang kompleks dan multidimensional. Rendahnya demand wisatawan, rendahnya tingkat penghunian hotel mengakibatkan penurunan pendapatan, menurunnya repayment capacity dan tingginya rasio LaR perbankan. Sehingga, kebijakan restrukturisasi kredit dari OJK saja tidak cukup untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Bali.

Diskusi pada FGD berjalan dengan baik, lancar dengan suasana yang kondusif dan menghasilkan masukan dari berbagai pihak pemangku kepentingan di Provinsi Bali. Solusi yang dibutuhkan adalah menyelesaikan akar permasalahan yaitu meningkatkan demand sektor pariwisata yaitu melalui kolaborasi dari berbagai kementerian dan lembaga yang berkaitan dengan pariwisata sehingga dapat mempercepat pemulihan ekonomi provinsi Bali. Sementara itu, dari sisi OJK akan melakukan kajian terhadap ketentuan stimulus/relaksasi yang telah dikeluarkan OJK termasuk penyesuaian dengan kondisi ekonomi dan industri terkini.

Hasil dari FGD akan menjadi input bagi masing-masing Kementerian/Lembaga pada high level meeting untuk merumuskan kebijakan yang mendukung percepatan pemulihan ekonomi Bali.

wartawan
ARW
Category

Resto The Jingga Villas di Lembongan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp200 Juta

balitribune.co.id | Semarapura - Kebakaran hebat melanda bangunan restoran The Jingga Villas yang berlokasi di Dusun Kelod, Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Rabu (22/7/2026) dini hari. Api diduga muncul akibat hubungan pendek arus listrik (korsleting).

Baca Selengkapnya icon click

Lansia Hilang di Tembuku, Proses Pencarian Melibatkan Warga hingga Paranormal

balitribune.co.id | Bangli - Proses pencarian Ni Nyoman Ngenu (66), warga Banjar Tampuagan, Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, yang dilaporkan meninggalkan rumah sejak Selasa (21/7/2026) dini hari, hingga kini belum membuahkan hasil. Upaya pencarian intensif terus dilakukan oleh warga dibantu aparat kepolisian Polsek Tembuku, bahkan pihak keluarga turut meminta petunjuk paranormal untuk melacak keberadaan korban.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gubernur Koster Resmi Tutup Akses OSS bagi PMA di 18 Sektor UMKM

balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster menutup salah satu celah yang selama ini dinilai dimanfaatkan investor asing untuk masuk ke sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemerintah Provinsi Bali resmi membatasi akses sistem Online Single Submission (OSS) bagi Penanaman Modal Asing (PMA) pada sejumlah Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) kategori risiko rendah dan menengah rendah.

Baca Selengkapnya icon click

BI Bali Gelar FGD Road To Balinomics, Dorong Transformasi UMKM Ekonomi Kreatif

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Bali menggelar Focus Group Discussion (FGD) "Road To Balinomics TW II 2026" bertema "Transformasi UMKM Ekonomi Kreatif: Memperkuat Akses Keuangan, Digitalisasi, dan Stabilitas Ekonomi Daerah", di Denpasar, Rabu (22/7/2026) sebagai bagian dari penyusunan asesmen perekonomian daerah sekaligus menghimpun isu-isu strategis yang akan dibahas dalam Seminar Balinomics Agustus 202

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukung Data Statistik Berkualitas, ASN Diskominfo Tabanan Ikuti Sensus Ekonomi dan Aktivasi IKD

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Pada Rabu (22/7/2026), seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tabanan mengikuti kegiatan pendataan Sensus Ekonomi yang dipandu langsung oleh petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tabanan, bertempat di Ruang Rapat Diskominfo.

Baca Selengkapnya icon click

KSOP Padangbai Pastikan Pelayaran Selat Lombok Aman, Nahkoda Tetap Diimbau Waspada

balitribune.co.id | Amlapura - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padangbai mengeluarkan imbauan kepada seluruh nahkoda kapal feri dan fast boat untuk senantiasa mewaspadai potensi gelombang tinggi serta angin kencang di perairan Selat Lombok. Meski demikian, pihak KSOP memastikan bahwa kondisi cuaca di Selat Lombok bagian Utara saat ini masih aman untuk aktivitas pelayaran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.