Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Oksigen Terbatas, Sejumlah Rumah Sakit di Gianyar Tunda Operasi

Bali Tribune / TERBATAS - abung oksigen mulai menipis di sejumlah Rumah sakit di Gianyar

balitribune.co.id | Gianyar - Sejumlah rumah sakit di Kabupaten Gianyar terpaksa menunda pelaksanaan operasi. Penundaan operasi ini dilakukan karena ketersediaan oksigen rumah sakit mulai terbatas dan hanya diprioritaskan untuk penanganan pasien Covid-19. Kondisi ini membuat pasien yang mengalami penundaan operasi ini kecewa.  

Dari informasi yang dikumpulkan Bali Tribune, Selasa (20/7), sejumlah pasien  yang  rencanakan akan  menjalani operasi di Rumah Sakit Sanjiwani Gianyar, Senin (19/7) lalu tiba-tiba ditunda. Padahal  sejumlah persiapan sudah dilaksanakan, termasuk persiapan pasien sepertai puasa dan lainnya. Sedikitnya ada sepuluh pasien yang dijadwalkan akan melaksanakan operasi, akhirnya dibatalkan. Dari keterangan pihak rumah sakit, penundaan itu terpaksa dilakukan, karena terbatasnya stok oksigen.

“Hari Senin (19/7),  Ibu saya sudah persiapan di ruang operasi, demikian juga pasian lainnya. Tapi akhirnya ditunda sampai ada ketersediaan oksigen katanya. Teman saya yang akan operasi di rumah sakit swasta juga sama ditunda,” ungkap salah seorang keluarga pasien.

Disebutkan, langkah penundaan operasi itu diambil agar tidak kehabisan oksigen. Jika kehabisan stok oksigen ditakutkan pasien yang lebih membutuhkan seperti pasien covid-19 tidak mendapatkan pasokan oksigen.

"Saya tidak memahami skala prioritas ini. Saya hanya tidak ingin penundaan operasi ini hanya karena rumah sakit takut kekurangan oksigen untuk pasien-pasien covid-19 yang sedang menuai sorotan,” terangnya.

Informasi lain menyebutkan, sejumlah rumah sakit termasuk RSU Sanjiwani dan RSU Payangan, memang mengalami keterbatasan oksigen untuk pasien. Bahkan, Dinas Kesehatan Gianyar sedang menghitung kebutuhan oksigen per hari. Dimana setelah dihitung, untuk mencari pasokan oksigen akan diback up aparat TNI dan Polri.

Penundaan sejumlah jadwal operasi ini pun diduga dilakukan atas imbauan Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Dimana dalam laporannya menyatakan, akibat terjadinya lonjakan kasus covid-19, mengakibatkan kebutuhan oksigen juga mengalami peningkatan. Sementara ketersediaan oksigen liquid (cairan) dan oksigen gas (tabung) jumlahnya terbatas di penyedia.  Rumah sakit pun diinstruksikan untuk melakukan tata laksana terapi oksigen dengan sebaik-baiknya. Untuk sementara waktu, tindakan efektif yang masih bisa ditunda agar dihentikan sampai ketersediaan kembali nomal.

Secara terpisah, Sekda Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya membantah rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Gianyar melakukan pembatasan penggunaan oksigen. Ia juga membantah bahwa oksigen yang tersedia saat ini lebih difokuskan pada pasien covid-19.

"Setiap pasien yang membutuhkan pasti dikasi. Tidak benar ada pembatasan sperti itu," tegasnya.

Namun Wisnu membenarkan, jika saat ini terjadi permasalahan dalam pasokan oksigen di rumah sakit pemerintah. Pihaknya pun mengaku sudah melakukan penghitungan kebutuhan oksigen per hari.

”Pasokan oksigen memang ada sedikit masalah sehingga kita ada kekurangan. Sesuai dengan instruksi pak presiden waktu vicon kan sudah jelas, agar segera menghitung kebutuhan oksigen per hari. Jadi seharusnya menghitungnya seminggu sebelumnya. Kalau kita sudah bisa menghitung, nanti akan dibantu oleh TNI dan Polri untuk bersama mengawal pasokan oksigen. Di Gianyar sudah dihitung, tapi untuk datanya silahkan langsung tanyakan ke Dinas Kesehatan Gianyar," ujar Wisnu.

Sayang, Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Gianyar, Ida Komang Upeksa belum bisa dikonfirmasi terkait hal ini.

wartawan
ATA
Category

Bupati Sanjaya Hadiri Karya Agung di Pura Manik Toya, Batannyuh, Marga

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Uleman Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah ring Pura Manik Toya, Banjar Adat Umadiwang, Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Kamis (5/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sebut Pansus TRAP DPRD Bali 'Lucu', Perbekel Pancasari Tegaskan Desa Tak Punya Kewenangan Backing Bali Handara

balitribune.co.id | Singaraja - Kepala Desa (Perbekel) Desa Pancasari, Sukasada, Buleleng, Wayan Komiarsa, mengaku kecewa terhadap proses Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, pada Rabu (4/2/2026) lalu. Ia menilai aspirasi dan data riil dari pihak desa terkait persoalan banjir di wilayahnya tidak diberikan ruang yang cukup untuk dipaparkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pesan Gubernur Bali di Rakor P4GN 2026, Penanganan Narkoba Harus Serius dan Terpadu

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmen serius dalam pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika (P4GN) melalui Rapat Koordinasi P4GN Provinsi Bali Tahun 2026 yang digelar di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (5/2).

Baca Selengkapnya icon click

Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Adi Arnawa Dorong Kolaborasi Perumda MGS dan Food Station Jakarta

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, selaku Kuasa Pemilik Modal, menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) dengan BUMD Jakarta, PT Food Station Tjipinang Jaya. Kerja sama ini difokuskan pada penyediaan beras, pemanfaatan sarana produksi, serta pengembangan bisnis pangan di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.