Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

OPD Jangan Malas dan Selalu Wakilkan Tugas ke Lapangan

Bali Tribune/ RAPAT - Bupati Suwirta pimpin rapat staf lengkap di ruang rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung.

Balitribune.co.id | Semarapura - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memimpin rapat staf lengkap di ruang rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Senin (7/12). Rapat yang juga disiarkan secara live ke seluruh OPD ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta dan Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra.
 
Bupati Suwirta mengingatkan seluruh pimpinan OPD maupun  pegawai untuk meningkatkan rasa memiliki dan kecintaan terhadap Kabupaten Klungkung. Menurutnya, rasa ini harus dimiliki semua komponen utamanya pegawai pemerintah daerah. Seluruh pegawai mesti bersatu dengan Pemerintah Daerah yakni Bupati dan Wakil Bupati yang telah dipilih oleh rakyat. 
 
Bupati Suwirta merasa selama ini seluruh pegawai baik PNS maupun pegawai kontrak sudah jarang membaca dan membagikan berita berita kegiatan Pemda. Padahal publikasi sangat penting sehingga progres dan capaian pembangunan Kabupaten Klungkung diketahui masyarakat luas. Bupati Suwirta perintahkan seluruh OPD untuk membuat data penyusutan aset, pemeliharaan aset dan umur ekonomis barang serta menghapus secepatnya aset barang yang telah rusak. Semua barang masing-masing kantor harus didata lebih sering dan setiap barang ditempelkan kartu identitas barang. Inventaris barang juga supaya dilakukan setiap tahunnya oleh petugas pengelola aset. 
 
Kepada Dinas Pendidikan, Bupati Suwirta instruksikan untuk segera menyelesaikan inventarisasi gedung gedung sekolah terutama di Nusa Penida. Menurutnya banyak gedung tidak diinventarisir dan telah rusak. Gedung rusak ini bahkan ada yang masih dipakai sekolah. "Seharusnya penghapusan aset jangan menunggu habis masa ekonomisnya. Segera hapus barang yang telah rusak, sedangkan gedung sekolah yang rusak dan masih dipakai agar segera dilaporkan untuk diperbaiki. Saat bedah desa kemarin masih saya temukan ada sekolah yang gedung lantainya telah rusak dan sampai bertanah karena lama tidak diperbaiki," ungkapnya.
 
Bupati Suwirta ingatkan OPD supaya grafik serapan anggaran harus tinggi di awal tahun dan mulai Desember ini supaya sudah dimulai lelang dini. Pihaknya juga mengaku mulai tahun 2021 akan terus memantau serapan anggaran masing masing OPD. Seluruh Kepala OPD juga diingatkan harus mampu mengevaluasi di intern OPD, tidak hanya menunggu pemeriksaan dari BPK. Mengenai pegawai tenaga kontrak, Bupati Suwirta mewajibkan pada setiap perpanjangan kontrak harus dilengkapi dengan raport. 
 
Kepala OPD juga diingatkan supaya tidak ada pegawai kontrak yang menganggur atau tidak ada pekerjaan. Jika satu OPD merasa kelebihan tenaga kontrak, supaya dipindahkan ke OPD lain yang volume pekerjaannya lebih banyak. "Dalam penerapan e-jasa nanti, akan ada kemungkinan pegawai kontrak yang rajin bekerja bisa mendapatkan gaji standar UMP yakni Rp 2,5 juta, namun kepada pegawai yang malas atau pekerjaannya kurang, maka biarkan mereka dapat sedikit," ujar Bupati Suwirta.
 
Seluruh OPD juga diingatkan untu kembali menciptakan program inovasi. Program dibuat dengan simple dan benar benar dibutuhkan dalam mengatasi persoalan dimasyarakat, namun dengan dana yang effisien. Menciptakan program inovasi, menurut Bupati tidak harus yang ruwet, karena semakin diformalkan maka inovasi akan lama tercipta. Selaku ASN didorong supaya mampu mengenali potensi dan permasalahan yang ada. Dengan adanya rasa itu maka inovasi akan cepat tercipta. "Saya ingatkan pimpinan OPD jangan sedikit dikit mewakilkan tugasnya ke lapangan. Kurangi penugasan seperti itu " tegas Bupati Suwirta. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Rem Blong di Pecatu, Truk Kontainer Tabrak Molen, Satu Sopir Tewas Tergencet

balitribune.co.id | Kuta - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Padang Padang-Labuan Sait, Pecatu, Kuta Selatan, Badung, pada Selasa malam (27/1) sekitar pukul 23.00 WITA. Truk kontainer diduga mengalami rem blong dan menabrak truk molen, menyebabkan sopir truk kontainer tewas di lokasi kejadian. Evakuasi para korban pun berlangsung dramatis. Pasalnya, kedua sopir tergencet kendaraannya masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click

Akses Kesehatan Masyarakat Diperkuat, Tabanan Raih Penghargaan UHC 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 dalam acara yang digelar di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa, (27/1). Penghargaan diterima Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga yang mewakili Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., sebagai bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Awali 2026, BNN Bali Ungkap Jaringan Ganja Lintas Provinsi Sumatera – Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Mengawali tahun 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali berhasil mengungkap dua jaringan narkotika lintas provinsi Palembang-Bali. Dalam operasi ini, petugas mengamankan tiga orang tersangka beserta barang bukti ganja dalam jumlah besar.

Baca Selengkapnya icon click

Transformasi LPD Butuh SDM Unggul

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk memperkuat Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebagai pilar utama ekonomi desa adat. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Provinsi Bali, I Gusti Agung Kartika Jaya Seputra, saat membuka kegiatan Pra-Asesmen LPD di Denpasar, Senin (26/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belasan Ribu Pohon Perindang Kota Denpasar Diansurasikan

balitribune.co.id | Denpasar - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 juta pada tahun 2026 untuk asuransi pohon perindang. Program ini mencakup 15.863 batang pohon yang tersebar di sepanjang jalan protokol di bawah pengelolaan DLHK Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Pancasila sebagai Kompas Aksi, Bukan Sekadar Teks Suci

balitribune.co.id | Pendidikan Pancasila di sekolah masih sering dipandang sebagai pelajaran pelengkap dan kurang memiliki daya tarik dibandingkan mata pelajaran MIPA. Pembelajaran lebih sering menekankan pada hafalan, bersifat dogmatis dan miskin praktik reflektif. Akibatnya, murid hanya mengenal Pancasila sebagai rangkaian kalimat yang harus dihafal, bukan sebagai panduan moral dan dasar pengambilan keputusan dalam kehidupan nyata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.