Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

OPD Terkait Diminta Dorong Desa/Kelurahan Lakukan Pemetaan Kerawanan Menyeluruh

Bali Tribune / KERAWANAN - Kejadian teranyar kakak beradik yang tenggelam di sungai Pecegur mengundang keperihatinan, termasuk terhadap kewaspadaa dini di masing-masing desa/kelurahan.
balitribune.co.id | NegaraSejumlah musibah yang disebabkan factor alam terjadi di Jembrana. Pihak desa/kelurahan diminta tidak menyepelekan kejadian yang terjadi di wilayahnya. Antisipasi agar kejadian membahayakan tersebut tidak terulang kembali, OPD terkait diminta agar mendorong desa/kelurahan segera melakukan pemetaan terhadap ancaman, potensi dan resiko bahaya di wilayahnya.
 
Teranyar dua saudara kandung asal Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana  tenggelam saat mandi di sungai Pecegur atau aliran sungai dam di sungai perbatasan Mendoyo Dauh Tukad dan Dangintukadaya, Jumat (1/1) lalu. Operasi pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan baik dari Basarnas maupun Brimob serta BPBD Kabupaten Jembrana. Untuk mencari kakak beradik yang sempat menghilang di cekungan sungai sedalam tujuh meter ini, bahkan dilakukan penyelaman.
 
Pencarian juga dilakukan secara niskala dengan menggelar pecaruan. Berselang sehari setelah jenasah Gusti Ketut Budiana (17) ditemukan tim SAR pada Sabtu (2/1) siang, jenasah kakaknya Gusti Komang Suka Suarsana (20) ditemukan mengambang di sungai Minggu (3/1) pagi. Jenasah kedua korban ditemukan diseputaran posisi kedua korban tenggelam. Kedua anak yatim ini mengisi tahun baru 2020 dengan pergi mandi ke sungai. Bersama teman-temannya beberapa kali melompat ke sungai yang memang jarang dikunjungi ini.
 
Kejadian tewasnya kedua anak yatim bersaudara yang juga keluarga kurang mampu ini mengundang keperihatinan dari berbagai kalangan, termasuk terhadap system kewaspadaan dini terhadap resiko dan potensi bahaya di masing-masing desa/kelurahan. Wakil Ketua DPRD Jembrana, I Wayan Suardika Senin (4/1) mengatakan aparatur pemerintah di setiap desa tidak menyepelekan kejadian bahaya yang terjadi di wilayahnya, “semuanya seharusnya menjadi catatan untuk diantisipasi untuk pencegahannya” ujar politisi Golkar ini.
 
Menurutnya langkah antisipasi sangat penting agar mencegah kejadian serupa tidak terjadi kembali dan tidak sampai kembali menimbulkan korban, “bukankan keselamatan rakyat itu hal yang paling utama” selorohnya. Menurutnya antisipasi bencana tidak hanya kesiapsiagaan saja, namun sangat perlu dilakukan langkah mitigasi (pengurangan resiko). Salah satu upaya mitigasi tersebut yang bisa dilakukan adalah pemetaan wilayah. “Potensi resiko dan ancaman ini harus dipetakan sedetail mungkin dari hutan sampai pantai” ungkapnya.
 
Pihaknya meminta OPD terkait seperti BPBD dan Satpol PP yang membidangi Perlindungan Masyarakat (Linmas) bersinergi mendorong setiap kecamatan, desa/kelurahan hingga ke banjar/lingkungan untuk melakukan pemetaan ancaman atau resiko yang disebabkan factor kondisi alam di wilayahnya masing-masing. “Perangkat kewilayahan harus mengetahui segala potensi kerawanan di wilayahnya. Inilah yang harus dibuatkan pemetaannya sedetail mungkin sehingga bisa diantisipasi dan dicegah” ujar pria asal Yehembang ini.
 
Setelah semua kerawanan yang ada di wilayah tersebut benar-benar dipetakan, dikatakannya  harus juga dilakukan rencana tindak lanjut oleh perangkat desa/kelurahan sesuai kapsitas yang dimilikinya. Seperti upaya edukasi dan sosialisasi ke masyarakat untuk kesiapsiagaan. “Dari pemetaan itu hasilnya harus disosialisasikan ke masyarakat secara menyeluruh. Di titik-titik rawan dan berbahaya itu, seperti di sungai, tebing atau pantai yang rawan juga harus di pasang rambu peringatan sehingga masyarakat bisa waspada dan berhati-hati,” tandasnya. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Ciptakan Estetika Wilayah, Pemkab Badung Kembali Turunkan Kabel Provider Tidak Aktif

balitribune.co.id | Mangupura - Sebagai Daerah tujuan pariwisata internasional, Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen menciptakan tata ruang yang memiliki nilai estetika keindahan, keasrian, serta kenyamanan bagi wisatawan dan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Badung Raih Terbaik I Nasional Regional Jawa-Bali, Bupati Adi Arnawa: Ini Bukti Kerja Kolaborasi Seluruh Pihak

balitribune.co.id | Yogjakarta - Pemerintah Kabupaten Badung sukses menyabet penghargaan Terbaik I Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten dalam ajang Apresiasi Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Jawa–Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Layanan Sosial Tepat Sasaran Dimulai dari Data yang Akurat

balitribune.co.id | Mangupura - Pemkab Badung melalui Dinas Sosial melaksanakan uji coba perluasan piloting digitalisasi bantuan sosial (bansos) melalui penggunaan aplikasi Perlindungan Sosial (Perlinsos). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Camat Kuta Utara, Kamis (4/6/2026) ini, menjadi langkah awal dalam memperkuat akurasi data penerima bantuan sosial sehingga layanan sosial dapat tersalurkan secara lebih tepat sasaran.

Baca Selengkapnya icon click

KPK Periksa Dua Pengurus Biro Jasa di Bali

balitribune.co.id I Denpasar - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap dua orang dari kalangan biro jasa swasta yang bergerak dalam bidang pengurusan dokumen keimigrasian di Markas Polda Bali, Selasa (2/6/2026) lalu. Pemeriksaan itu merupakan bagian dari proses operasi tangkap tangan terhadap sejumlah petinggi Imigrasi di Jakarta dan Jawa Barat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pematangan Lahan PSEL Denpasar Raya Dimulai, Badung Kerahkan Ratusan Truk Tanah Urug

balitribune.co.id I Mangupura - Tahapan awal pembangunan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Denpasar Raya mulai berjalan. Saat ini, proses pematangan lahan di lokasi proyek yang berada di Banjar Pesanggaran, Kelurahan Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan, telah dilaksanakan sebagai persiapan sebelum pembangunan fisik dimulai.
 

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Tangkap Dua Maling Motor di Kerambitan

balitribune.co.id I Tabanan -  Kenekatan dua orang maling motor berinisial JUH (32) dan FHHR (22) di Kerambitan, Tabanan pada Rabu (3/6/2026) dini hari harus berujung dengan penangkapan dalam waktu yang singkat. 

Meski sempat berupaya melarikan diri sambil membawa motor curiannya, kedua pelaku justru mengalami nasib sial. Keduanya jatuh ke dalam selokan hingga akhirnya ditangkap warga sebelum diserahkan ke pihak Kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.