Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Optimis Penanganan Sampah Bisa Optimal

Bali Tribune/ DIOPERASIKAN - Alat berat berupa satu unit excavator baru sudah tiba dan dioperasikan di TPA Sente.


Balitribune.co.id | Semarapura - Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Klungkung kini memiliki senjata tambahan untuk mengurai sampah di TPA Sente, Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Klungkung. Yakni sebuah excavator baru, yang sudah datang sejak tanggal 4 April lalu. Dengan adanya alat berat baru ini, DLHP optimis bisa lebih cepat menata sampah residu di TPA Sente.

Kepala Dinas LHP Kabupaten Klungkung, I Nyoman Sidang, baru baru ini menyampaikan, alat berat berupa excavator yang menelan anggaran Rp1 miliar lebih tersebut sudah mulai beroperasi sejak tanggal 6 April lalu. Tepatnya setelah diupacarai dan diserahterimakan. Dengan kedatangan alat baru ini, maka DLHP tidak perlu lagi meminjam ataupun menyewa alat berat. "Alat berat di TPA Sente kan hanya satu saja yang kita punya. Yakni alat berat yang berukuran kecil. Itupun sekarang dalam kondisi rusak dan masih dalam perbaikan. Selain alat yang kecil, sebelumnya kan kami pinjam atau sewa alat berat," ungkapnya.

Nyoman Sidang mengatakan, jika dilihat dari kebutuhan, sejatinya satu unit alat berat saja sudah cukup untuk disiagakan di TPA Sente. Apalagi sampah yang diurai dan ditata di TPA tersebut hanyalah sampah residu. "Kalau dilihat dari kebutuhan, karena di TPA hanya buang sampah residu, harusnya sih cukup," imbuhnya.

Agar volume sampah tidak melampaui batas kemampuan alat berat, maka Nyoman Sidang juga meminta partisipasi masyarajat. Masyarakat diingatkan agar rutin memilah sampah sesuai jadwal dan membuangnya tepat waktu. "Yang perlu dimaksimalkan yang penting bagi masyarakat adalah agar ikuti jadwal dan jam buang sampah. Selain itu dipastikan kapan untuk buang sapah organik dan anorganik," jelasnya.

Disinggung mengenai kondisi TPA Sente saat ini, Nyoman Sidang mengatakan masih ada sejumlah titik kepulan asap. Utamanya di sisi timur dan selatan. Upaya pemadaman masih terus dilakukan. Bahkan DLHP masih meminjam mesin dan selang panjang dari BPBD untuk melakukan penyemprotan setiap hari.

wartawan
SUG
Category

Cuma Desa Tanpa TPS3R yang Boleh Kirim Sampah Organik

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mulai memperketat alur pembuangan sampah ke TPA Suwung. Sampah organik kini hanya diizinkan masuk ke TPA dua kali seminggu, khusus bagi desa atau kelurahan yang belum memiliki fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Baca Selengkapnya icon click

Menteri LH: 60 Persen Warga Denpasar Sudah Disiplin Pilah Sampah

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi tinggi atas kemajuan signifikan tata kelola sampah di Kota Denpasar dan Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikan saat meninjau TPST Kesiman Kertalangu, Jumat (17/4/2026), bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gerakan Badung Peduli Sambangi Warga Disabilitas di Desa Kutuh

balitribune.co.id I Mangupura - Kepedulian dan kebersamaan terus ditunjukkan melalui kegiatan sosial Gerakan Badung Peduli yang digelar di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menyasar warga yang membutuhkan perhatian khusus sebagai bentuk komitmen sosial pemerintah setempat.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Dorong Insentif Petugas Kebersihan di Tengah Darurat Sampah

balitribune.co.id I Mangupura - DPRD Badung mendorong pemerintah daerah memberikan insentif kepada petugas kebersihan yang terlibat langsung dalam penanganan darurat sampah. Dorongan ini muncul seiring meningkatnya beban kerja petugas di lapangan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perbaiki 37 Titik Kerusakan Akibat Bencana 2026, Perkim Badung Siapkan Rp 11,77 Miliar

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Badung menyiapkan anggaran lebih dari Rp 11,77 miliar untuk memperbaiki puluhan titik kerusakan infrastruktur akibat bencana alam pada 2026.

Sebanyak 37 titik kerusakan menjadi prioritas penanganan. Perbaikan mencakup jalan rusak, senderan jalan, hingga sistem drainase di sejumlah wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.