Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Orangtua Mahasiswa Korban Tabrak Lari Tak Tahu Anaknya Liburan ke Bali

Bali Tribune/Rekan dan kerabat memenuhi halaman rumah korban.

balitribune.co.id | DenpasarKepergian pria asal Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur ini menyisakan duka yang amat mendalam bagi keluarga, kekasih maupun rekan dan kerabatnya. Psalnya semasa hidup korban tabrak lari ini dikenal humble (rendah hati) dalam bergaul dan cepat akrab.

Sepupu korban, Shandi (30) mengatakan, bahwa Rabu malam menjadi hari terakhir dia bertemu saudaranya tersebut. Dia tidak menyangka bahwa korban yang sempat viral di media sosial tersebut adalah saudara sepupunya. Menurutnya, pada Rabu malam, korban pamitan menuju Nusa Dua untuk menemui rekannya yang bernama Eki. "Semalam masih di kos, di Jalan Tukad Batang Hari, minum tapi tidak mabuk. Selama ini kan dia di Jogja, ke sini liburan sudah dua minggu,” ungkapnya.

Dari keterangan Eki, malam nahas tersebut Eki sudah melarang korban untuk pulang ke rumah kekasihnya, Vivin di Pemogan. Lantaran kondisi sudah malam dan sedang hujan. Namun korban tetap ngotot dan mengatakan bahwa harus pulang, sebab Vivin belum makan. Niatnya saat itu korban akan mencarikan bakso terlebih dahulu sebelum pulang ke kos kekasihnya sekitar pukul 03.00 Wita. “Orangnya ceria, hobi bergaul dan main PUBG,” imbuhnya.

Rupanya korban tidak memberitahukan kepada keluarganya bahwa dia sedang berlibur ke Bali. Hanya rekannya yang bernama Ten dan pacar korban saja yang tahu. Bahkan sebelum kejadian nahas ini, tiga bulan sebelumnya korban juga liburan ke Bali. "Biasanya datang liburan ngasih kabar dan ke Nusa Dua, ke tempat tinggal kami. Tapi kali ini tidak memberi kabar, baik ke kami maupun keluarga di kampung,” ucap tante korban Yustina.

Usai mendapatkan kabar melalui telepon bahwa ada orang dari Malumbi yang ditemukan meninggal mengenaskan, Yustina langsung menuju kamar jenazah RSUP Sanglah sekitar pukul 07.00 Wita. Saat itu dia belum mengetahui bahwa korban yang dimaksud adalah keponakannya. Setelah tahu ternyata korban adalah keponakannya, Yustina langsung lemas dan tak kuasa melihat jasad korban.

"Keluarga, orangtuanya masih dalam pesawat menuju Bali. Dia ini anak kedua dari empat bersaudara. Penyayang sekali sama orangtua. Belum tahu pasti kapan akan dibawa pulang. Mungkin Sabtu ini,” ucapnya.

Sementara kekasih korban Vivin, hanya duduk termenung di atas kursi dengan mata sembah dan sesekali menangis. Dia shock mendapati kekasihnya telah tiada, dengan cara mengenaskan pula. Teman-teman korban pun tampak hadir di halaman kamar jenazah RSUP Sanglah, mereka turut berduka cita atas kepergian korban. Baik keluarga maupun rekannya mengaku tidak memiliki firasat apapun jika korban akan meninggalkan mereka.

wartawan
Ray
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.