Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PAD 2019 Meleset, Fraksi Golkar Sodok Ekesekutif

Bali Tribune/ PARIPURNA - Rapat Paripurna DPRD Buleleng APBD Tahun Anggaran 2019.
Balitribune.co.id | Singaraja - Jebloknya target eksekutif terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Buleleng disodok Fraksi Golkar di DPRD Buleleng. Fraksi Golkar menganggap capaian PAD Buleleng yang sebelumnya dipasang sebesar Rp 444,11 miliar lebih di Anggaran Perubahan tahun 2019, hanya terealisasi sebesar Rp 365,59 miliar atau hanya 82,32 persen.
 
Juru bicara Fraksi Golkar, Ketut Patra mengatakan, tidak tercapainya target PAD Buleleng ini sering kali terjadi. "Kenapa bisa meleset, padahal angka yang dicantumkan dalam APBD sudah melalui pembahasan sesuai hambatan. Bahkan barangkali sampai unsur kebocorannya pun sudah dihitung," kata Patra saat menyampaikan pandangan Fraksi Golkar, dalam rapat Paripurna DPRD Buleleng, Rabu (1/7).
 
Pada rapat paripurna yang digelar secara virtual yang dipimpin Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna dihadiri oleh Wakil Bupati Nyoman Sutjidra, didampingi Sekda Buleleng, Gede Suyasa dengan agenda Rapat Paripurna  Pandangan umum Fraksi Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Buleleng Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019.
 
Menurut Patra, kondisi melesetnya target PAD sudah sering tanyakan. Jika ini terus terjadi karena dalih situasi ekonomi kurang baik,mestinya dilakukan perbaikan sistem.Patra menyodok agar eksekutif tidak berdalih jika target yang dipadang ketinggian. "Fraksi Golkar menyarankan dibuat hitungan yang lebih cermat agar melesetnya target tidak selalu berulang. Target meleset mencapai 17,68 persen akan menjadi tanya tanya besar. Ini berpengaruh pada belanja daerah dan program pengeluaran lain," tegas Patra.
 
Sekda Buleleng, Gede Suyasa beralasan, meskipun PAD tahun 2019 meleset dari target, namun capaian PAD Buleleng  tahun 2019 meningkat dibandingkan tahun 2018. Hal itu jika melihat angka mutlak PAD diperoleh. Capaian PAD tahun 2018 sebesar Rp 336 miliar, meningkat ditahun 2019 menjadi Rp 365 miliar.
 
Menurut Suyasa, PAD tahun 2019 tidak sesuai target akibat turunnya pendapatan di sektor  Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Buleleng.Hal itu merupakan imbas adanya kebijakan BPJS Kesehatan yang menerapkan rujukan berjenjang. Dalam rujukan berjenjang, pasien rawat jalan tidak sampai ke RSUD. Sebab, pasien rawat jalan cukup dirujuk hingga rumah sakit dengan tipe D.
 
Kata Suyasa, RSUD yang sudah naik kelas menjadi tipe B, hanya menerima pasien jika kondisi gawat darurat. "Karena kebijakan itu  pendapatan BLUD RSUD Buleleng yang menjadi sumber PAD,justru turun drastis.Namun,jangan dilupakan bahwa pendapatan mutlak meningkat dari tahun sebelumnya," tandas Suyasa. 
wartawan
Chairil Anwar
Category

Pembiayaan Pembangunan Infrastruktur Dibantu Melalui Transfer Antar Daerah

balitribune.co.id | Negara - Ditengah keterbatasan anggaran yang kini tengah dihadapi daerah, pembangunan infrastruktur tetap diupayakan untuk menjadi prioritas. Berbagai pola pembiayaan dilakukan untuk pembangunan infrastruktur publik di Jembrana. Salah satunya dengan bantuan melalui transfer antar daerah.

Baca Selengkapnya icon click

Putra Bali Hadirkan Inovasi Mesin Pengolah Sampah Organik Tanpa Emisi

balitribune.co.id I Mangupura - Anak Agung Ngurah Panji Astika membuat gebrakan cara mengolah sampah sisa makanan dengan menghadirkan mesin somya untuk solusi sampah organik. Mesin somya dikenalkan ditengah darurat penanganan sampah di Bali, alat ini bekerja dengan kemudahan penanganan sampah tanpa emisi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Momentum Idul Adha, Gairah Pasar Sapi Bali Terganjal Kuota

balitribune.co.id I Singaraja - Menjelang Hari Raya Idul Adha, permintaan hewan kurban, khususnya sapi Bali di Kabupaten Buleleng, mengalami lonjakan signifikan. Kondisi ini membuat para pedagang dan peternak mulai kewalahan menghadapi tingginya minat pasar yang belum sebanding dengan kuota pengiriman ke luar daerah.

Baca Selengkapnya icon click

Alat Berat Beroperasi Lagi, TPA Mandung Prioritaskan Sampah Perkotaan

balitribune.co.id I Tabanan - Aktivitas di TPA Mandung, Desa Sembung Gede, Kerambitan, kembali normal pada Kamis (23/4/2026) pagi setelah pasokan bahan bakar jenis Pertadex tiba.

Pihak pengelola saat ini sedang memprioritaskan sampah yang diangkut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan. Keputusan itu dilakukan untuk mengurai penumpukan sampah di wilayah perkotaan yang telah terjadi selama tiga hari.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.