Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PAD Badung Tumbuh 15 Persen di Tengah Gejolak Global, DPRD Badung Ingatkan Eksekutif Jangan Terlena

DPRD Badung
Bali Tribune / Anggota DPRD Badung Wayan Sandra

balitribune | Mangupura - Kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Badung menunjukkan taji pada awal tahun ini. Meski situasi geopolitik di Timur Tengah tengah memanas, pundi-pundi rupiah di Gumi Keris justru mencatatkan pertumbuhan signifikan. Hingga akhir Triwulan I 2026, realisasi PAD tembus di angka Rp 2,14 triliun.

​Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Badung, capaian per 31 Maret 2026 tersebut setara dengan 22,52 persen dari total target tahunan yang dipatok sebesar Rp 9,53 triliun. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2025, terjadi lonjakan pendapatan sebesar Rp 287,8 miliar atau tumbuh 15,49 persen (year-on-year).

​Wakil Ketua Komisi III DPRD Badung I Wayan Sandra mengungkapkan, tren positif ini menjadi jawaban atas kekhawatiran publik terhadap dampak konflik internasional pada sektor pariwisata.

​"Data ini membuktikan kedatangan wisatawan ke Badung masih stabil dan belum terpengaruh signifikan oleh dinamika di Timur Tengah. Triwulan pertama saja sudah ada kenaikan 15 persen dari target," ujar Sandra usai rapat kerja evaluasi bersama Bapenda Badung, Senin (6/4).

​Sektor pajak daerah masih menjadi tulang punggung utama dengan sumbangan kenaikan Rp 193,8 miliar (13,18 persen). Selain itu, retribusi daerah terkerek naik Rp 15 miliar (16,70 persen). Menariknya, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, terutama dividen dari PT Bank BPD Bali, melonjak tajam hingga Rp 96,7 miliar atau tumbuh 36,34 persen.

​Kendati performa pariwisata dinilai masih resilien (tangguh), politikus senior ini mengingatkan eksekutif agar tidak terlena. Ia menekankan pentingnya prinsip kehati-hatian dalam manajemen belanja daerah.

​"Kita harus tetap waspada dan hati-hati membelanjakan uang. Siapa tahu kondisi tiba-tiba drop seperti saat pandemi Covid-19 lalu. Optimisme Bapenda harus dibarengi dengan mitigasi risiko yang matang," tegasnya.

​Sandra menambahkan, stabilitas fiskal di awal tahun ini merupakan modal penting. Namun, mengingat sektor pariwisata sangat sensitif terhadap isu keamanan dan stabilitas global, pengawasan ketat terhadap dinamika internasional wajib dilakukan secara kontinu.

​"Jika tren kenaikan ini terus konsisten hingga akhir tahun, potensi kelebihan pendapatan ini bisa diproyeksikan masuk ke dalam Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) untuk memperkuat ketahanan ekonomi daerah di masa depan," jelas Sandra.

wartawan
ANA
Category

Belanja Badung Tembus Rp13,09 Triliun, PDIP Soroti Infrastruktur dan Wajah Pariwisata

balitribune.co.id | Mangupura - Belanja daerah Kabupaten Badung dalam RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 dirancang mencapai Rp13,09 triliun. Angka tersebut meningkat Rp1,56 triliun atau 13,56 persen dibandingkan APBD induk yang sebesar Rp11,52 triliun. Sementara pendapatan daerah dirancang Rp10,50 triliun, naik Rp170,11 miliar atau 1,65 persen dari APBD induk Rp10,33 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

Upah Pekerja di Bali Dinilai Terlalu Imut, Nyoman Parta Sebut Kebutuhan Hidup Layak Harus Jadi Acuan Pengupahan

balitribune.co.id | Gianyar - Upah pekerja di Bali dinilai belum sebanding dengan tingginya biaya hidup. Upah pekerja di Bali dinilai terlalu kecil alias Imut jika dibandingkan dengan kebutuhan hidup pekerja di Bali.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gerindra Setujui Perubahan APBD Badung 2026, Soroti Infrastruktur Kuta dan Banjir

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi Partai Gerindra DPRD Badung menyatakan menyetujui Ranperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026. Persetujuan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-6 Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026–2027 di Gedung DPRD Badung, Jumat (11/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sertifikat Elektronik Pertanahan Disorot, Masyarakat Diingatkan Waspadai Data hingga Proses Peralihan Hak

balitribune.co.id | Singaraja – Munculnya sejumlah masalah pada digitalisasi layanan pertahanan memantik kekhawatiran sejumlah pihak. Terutama potensi kesalahan data, pemetaan bidang hingga lambannya proses administrasi berpotensi menimbulkan persoalan hukum dan administrasi. Karena itu masyarakat diminta untuk lebih teliti saat mengurus sertifikat berbasis digital.

Baca Selengkapnya icon click

Kebakaran Lahan di Kawasan Wisata Tulamben, Warga Panik Melihat Kobaran Api

balitribune.co.id | Amlapura - Kebakaran lahan terjadi di wilayah Objek Wisata Tulamben, Kecamatan Kubu, Karangasem, pada Sabtu (12/9/2026) malam hingga Minggu (13/9/2026) pagi. Kobaran api yang meluas akibat tiupan angin kencang ini membuat warga di Dusun Tegal Langlangan, Desa Datah, Kecamatan Abang yang berbatasan dengan Kecamatan Kubu ini panik karena api mengarah ke dusun mereka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.