Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pakar Ayurveda Dunia Kunjungi Ashram Gandhi Puri Sevagram Klungkung

Bali Tribune / KIKA - Direktur Ashram Gandhi Puri I Wayan Sari Dika SIkom MIKom, pakar Ayurveda dunia DR Nitin Agrawal dan Ida RSI Putra Manuaba
balitribune.co.id | Semarapura - Memperingati 22 tahun Vivekananda Yoga Sanstha Institute (VYSI-Center of Yoga Art and Ayurveda) kembali kedatangan pakar Ayurveda dunia DR Nitin Agrawal yang juga pendiri Bliss Ayurveda Health Village sebagai pusat perawatan dan pelatihan Therapist Ayurveda traitment di Greater Noida sekaligus melahirkan produk Ayurveda unggulan yang produknya sangat ternama di Eropa. Sebelumnya, Konsulat Jendral India Mrs Neeharika Singh dan Director Svami Vivekananda Culture Centre Bali Mr Naveen Meghwal juga berkunjung ke Ashram Gandhi Puri Sevagram Klungkung.
 
Beberapa dari Shantisena Ashram Gandhi Puri, I Made Semara Putra, Cahya Ambarani, Putri Agustianingsih dan Harisanti juga mendapatkan beasiswa Pancakarma Therapist di Pusat Pelatihan tersebut, Menguatkan kerjasama Indonesia India Sanggam People to People for better future.
 
Ida RSI Putra Manuaba di dampingi Direktur Ashram Gandhi Puri I Wayan Sari Dika SIkom MIKom yang rutin sepuluh tahun terakhir mengirim Shantisena AGP belajar Yoga dan Ayurveda juga menjelaskan bersiap menyiapkan Alumnus Patihan VYSI di India akan memulai Tattva Ubud sebagai laboratorium praktek mereka untuk Retreat dan Wellness Program bersama Eka Sawitri dan Made Bagus Tirta Pemilik dan Pengelola Ubud Raya Resort di Sayan Ubud.
 
Ida RSI Putra Manuaba menegaskan, Hidup Sehat Mengenal Prinsip dan Metode Pengobatan Ayurveda merupakan salah satu metode pengobatan tertua di dunia, yang mulai dipraktikan di India sejak ribuan tahun lalu. Dalam pandangan Ayurveda, kesehatan manusia dipengaruhi oleh keseimbangan antara tubuh, pikiran, dan jiwa manusia itu sendiri.
 
Konsep dasar pengobatan Ayurveda adalah mengajak manusia untuk hidup sehat melalui praktik khusus, menerapkan pola makan dan gaya hidup sehat, serta melakukan terapi alami seperti menggunakan obat-obatan herbal. Praktisi Ayurveda meyakini kesehatan bisa dicapai jika ada keseimbangan antara tubuh, pikiran, dan jiwa. Jika keseimbangan ini terganggu, akan timbul kebalikan dari efek kesehatan, yaitu serangan penyakit. Ayurveda tidak fokus memerangi penyakit, tapi bagaimana cara menjalani kehidupan yang sehat.
 
Pada Retreat yang akan dikembangkan nanti oleh team Tattva Ubud I Made Semara Putra sebagai Yogi dan Pancakarma Therapist menjelaskan prakteknya, praktisi Ayurveda akan memberi kesempatan bertanya serta memberikan langkah seputar kesehatan, pola makan, dan gaya hidup pasien terlebih dulu.
 
Praktisi juga akan melakukan diagnosis  dengan memeriksa beberapa bagian tubuh seperti kulit, mata, kuku, bibir, dan lidah. Dari situ, praktisi Ayurveda akan mengetahui dosha yang dominan dalam tubuh pasien.Paling tidak kata Semara Putra kita sejak dini menjaga tubuh kita dengan alami dan Ayurveda juga menjadi pilihan kedepannya.
 
Praktik Ayurveda umumnya dijalani dengan beberapa metode, misalnya meditasi, yoga, pola makan, perawatan tubuh, pijat, aromaterapi, latihan pernapasan, diet vitamin dan mineral, perenggangan, dan beberapa metode lain. Perawatan ini bertujuan untuk mengembalikan keharmonisan dan menyeimbangkan dosha di dalam tubuh imbuhnya.
 
DR Nitin Agrawal menyampaikan meski sudah banyak dipraktikkan, efektivitas pengobatan Ayurveda sudah terbukti secara banyak membantu pasien karena menggunakan bahan dari alam dan diolah sangat memperhatikan kebersihan dan standar kesehatan,kita tetap bersinergis kedepan dengan pengobatan modern sebagian dokter didunia berhasil mensinergikan untuk kesehatan dunia modern.
 
wartawan
Red
Category

Vihara Empu Astapaka Jembrana, 50 Tahun Menjaga Toleransi dan Kerukunan

balitribune.co.id I Negara - Vihara Empu Astapaka pada Minggu (7/6/2026) telah berusia 50 tahun. Tempat ibadah yang ada di ujung barat pulau Bali ini dinilai telah menjadi pilar penting terjaganya kerukunan umat beragama di Jembrana. Keberadaannya menunjukkan kematangan, keteguhan, dan keberlanjutan dalam melayani umat serta masyarakat

Baca Selengkapnya icon click

Tiga Bersaudari Eksistensikan Balinese Fire Dance

balitribune.co.id I Gianyar - Kreativitas anak muda Bali kembali melahirkan inovasi di bidang seni pertunjukan. Tiga bersaudari asal Gianyar berhasil mengembangkan Balinese Fire Dance, sebuah pertunjukan yang memadukan keindahan tari tradisional Bali dengan atraksi api tanpa meninggalkan pakem budaya yang diwariskan leluhur.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Adi Arnawa Terima LHP LKPD TA 2025 dari BPK RI, Kabupaten Badung Sukses Pertahankan Opini WTP Ke-12

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menghadiri acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran (TA) 2025. Prosesi penyerahan ini berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali Ke-39 di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Provinsi Bali, Renon, Senin (8/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kasus Perdana di Bali Utara, Polres Buleleng Gagalkan Peredaran Kokain di Desa Tajun

balitribune.co.id | Singaraja – Peredaran narkotika di Kabupaten Buleleng memasuki babak yang mengkhawatirkan. Untuk pertama kalinya, jajaran Polres Buleleng berhasil mengungkap kasus narkotika jenis kokain yang diduga akan diedarkan di wilayah Bali Utara. Hanya saja, narkotika jenis kokain tersebut belum sempat diedarkan setelah Sat Narkoba Polres Buleleng terlebih dahulu menangkap pemiliknya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Ungkap Sindikat Peredaran Uang Palsu dan Penyalahgunaan Gas Subsidi di Buleleng

balitribune.co.id | Singaraja - Kepolisian Resor (Polres) Buleleng berhasil mengungkap dua kasus kriminal yang meresahkan masyarakat, yakni praktik pengoplosan LPG bersubsidi dan peredaran uang palsu. Kedua kasus ini diungkap melalui operasi terpisah oleh Satreskrim Polres Buleleng dan Polsek Sawan.

Baca Selengkapnya icon click

Misteri Pencurian di Desa Bunutin: Emas Puluhan Gram Raib, Uang Rp 50 Juta Dibiarkan

balitribune.co.id | bangli – Nasib nahas menimpa Made Agus Wiguna. Pria asal Banjar Selati, Desa Bunutin, Bangli ini harus kehilangan perhiasan emas yang disimpan di dalam lemari kamar rumahnya. Total emas yang raib berupa cincin, gelang, dan kalung dengan berat keseluruhan mencapai sekitar 23 gram. Kasus pencurian ini telah dilaporkan secara resmi ke Polres Bangli.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.