Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Paket Wisata Healing Diyakini Mampu Menyeimbangkan Peregangan dan Relaksasi

Bali Tribune / PAKET WISATA -  Melukat di mata air suci adalah salah satu kegiatan yang diikuti wisatawan dalam paket wisata pemulihan pikiran

balitribune.co.id | Gianyar - Paket wisata pemulihan pikiran (healing) saat ini sudah mulai ditawarkan oleh pengelola akomodasi kepada para wisatawan yang menginap. Pasalnya, paket wisata healing tersebut digemari wisatawan baik asing dan domestik yang berlibur di Bali dengan tujuan pemulihan pikiran dari kesibukan sehari-hari maupun kebisingan di kota-kota besar. 

Seperti yang ditawarkan salah satu akomodasi wisata di Kabupaten Gianyar ini menghadirkan paket wisata healing, bernama Holistic Ritual of Sacred Valley. Program ini merupakan pengalaman menginap bertujuan untuk pemulihan, yang terinspirasi oleh esensi filosofi Bali, Tri Hita Karana, yakni keseimbangan yang harmonis antara manusia dengan manusia, juga dengan alam dan Tuhan. 

Pengelola akomodasi di Ubud, Kabupaten Gianyar, Ryuichi Karakawa menjelaskan, wisatawan yang menginap selama 5 hari 4 malam ini akan mendapatkan berbagai kegiatan kebugaran, kesehatan holistik, yang utamanya untuk melepaskan segala rasa penat dan relaksasasi dalam mencapai keseimbangan tubuh, pikiran dan jiwa. "Melalui pengalaman yang memulihkan ini, tamu diharapkan kembali menyadari esensi keberadaan diri mereka, dengan latar pemandangan hutan Ubud yang memukau dan lembah, dimana mengalir tirta atau air suci yakni Tukad Pakerisan," jelasnya dalam siaran persnya, Senin (22/4).

Paket wisata healing tersebut mecakup berbagai program kesehatan untuk rejuvenasi atau kebugaran. Selain perpaduan metode healing warisan turun termurun dan kearifan lokal Bali serta terapi fisik, tamu juga akan disuguhkan dengan kuliner lezat dan menyehatkan tubuh. 

Selain itu, tamu yang mengikuti paket wisata healing akan diajak melakukan ritual permurnian dengan air yang lebih dikenal sebagai Melukat, berasal dari kata Lukat, yang dalam bahasa Bali berarti memurnikan. Praktik pemurnian jiwa ini ditandai dengan air (tirta) yang menyucikan dan menjadi simbol kelahiran kembali.

Ritual spiritual ini dimulai dengan kunjungan ke Pura Tira Empul dan pengarahan mengenai manfaatnya diikuti dengan upacara Melukat di mata air suci Desa Sebatu. "Kegiatan ini menandai masuknya seseorang ke dalam fase kehidupan baru, dimana Tirta akan membersihkan dan menyucikan sekaligus memberikan ketenangan bagi tubuh, akal dan jiwa," imbuhnya.

Selanjutnya akan diajak untuk belajar menari Bali. Gerakan gemulai dan ritme dari tarian tradisional Bali akan melatih otot tubuh dan membangunkan semangat diri dan membangkitkan perasaan bahagia. Setiap detail gerakan merupakan bentuk selebrasi kehidupan dan doa untuk mencapai harmoni dan keseimbangan. "Kegiatan ini merupakan bagian dari program gerak dan fleksibilitas tubuh yang dirancang untuk memperkuat kesehatan mental dan fisik seseorang, membantu keseimbangan dan kekuatan tubuh, melatih postur yang benar, dan mencegah salah otot atau saraf tulang belakang, dan relaksasi yang dialami setelah menyelesaikan gerakan tarian tersebut," paparnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, program dalam Holistic Ritual of Sacred Valley mencakup berbagai kegiatan yang dirancang untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi seseorang. Sesi peregangan otot diikuti dengan sesi yoga privat dilakukan untuk menjaga otot-otot tubuh tetap lentur, kuat dan, sehat. Setelah itu, tubuh dimanjakan dengan ritual spa dan pemijatan yang menenangkan. Perpaduan antara membangun kekuatan dan fleksibilitas dengan spiritualitas Bali membuat program ini bermanfaat untuk kesehatan dan penyembuhan, serta mengurangi stres akibat pekerjaan atau kegiatan sehari-hari. Sehingga akan menemukan kembali keseimbangan antara tubuh, jiwa dan pikirannya.

Paket ini dilengkapi pengalaman berlibur holistik dengan pilihan hidangan yang menjadi asupan menyehatkan dan memberikan manfaat nutrisi bagi tubuh. Bahan makanan yang lezat namun sehat dipadukan untuk membantu tubuh membersihkan dan memulihkan diri, melalui pemilihan nutrisi yang tepat dan dampak asupan tersebut terhadap perbaikan tubuh dan jiwa.

“Program ini dirancang secara khusus untuk grup-grup kecil, pasangan dan pelancong individu yang mencari wisata holistik healing yang bisa menyeimbangkan antara peregangan dan relaksasi. Tamu bisa merasakan kelegaan dari stres, pemulihan dan menyegarkan diri dikelilingi oleh ketenangan dan keindahan alami hutan Ubud, menikmati berbagai kegiatan yang akan terus memberikan manfaat, bahkan setelah liburan selesai,” tambahnya.

wartawan
YUE

Pemkab Buleleng Rencanakan Budidaya Apel di Desa Gitgit

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Distan) tengah menyiapkan program pengembangan tanaman apel di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada. Program ini dirancang sebagai langkah diversifikasi lahan pertanian sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata di kawasan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Sempat Vakum Hampir Satu Dekade, Parade Ogoh-ogoh Sanur Metangi Siap Digelar di Pantai Mertasari

balitribune.co.id I Denpasar -  Semangat persatuan pemuda di kawasan Sanur kembali menggeliat melalui gelaran Parade Ogoh-ogoh bertajuk Sanur Metangi 2026 yang akan digelar pada tanggal 11-12 Maret 2026 di Pantai Mertasari Sanur, Denpasar. Setelah vakum hampir satu dekade, ajang kreativitas menyambut Hari Raya Nyepi ini kembali hadir dengan konsep “Samuhita” yang berarti menyatukan seluruh elemen menjadi satu kesatuan.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Melayat ke Puri Agung Gianyar, Megawati Ikut Prosesi Ngaskara

balitribune.co.id I Gianyar - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri melayat di Puri Agung Gianyar, Kamis (5/3/2026). Kehadiran Megawati serangkaian  Karya Pelebon Ida Bhagawan Blebar. Megawati mengikuti prosesi Ngaskara di Bale Sumanggen untuk menyaksikan  dan mengantar sang adik angkat menuju sunia loka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.