Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pameran Virtual Teknologi Pengemasan & Percetakan Menargetkan Transaksi Rp 150 Miliar

Bali Tribune / PAMERAN - Suasana di ruangan pameran virtual tampak dipenuhi pengunjung.

balitribune.co.id | Denpasar – Pameran virtual atau yang dilakukan secara online tampaknya menjadi angin segar dan menumbuhkan optimisme di kalangan pelaku usaha di masa pandemi saat ini. Pasalnya, adanya pembatasan kegiatan masyarakat di era pandemi Covid-19, pelaku usaha mengalami kendala dalam mempromosikan produknya. Pameran virtual tersebut diyakini sebagai salah satu solusi bagi pelaku usaha untukmemasarkan produknya dengan memanfaatkan media digital yang diselenggarakan Krista Exhibitions.

Seperti diketahui, selama pandemi ini Krista Exhibitions telah mengadakan pameran produk secara virtual yang melibatkan pengunjung dari kalangan internasional. CEO Krista Exhibitions, Daud Salim mengatakan, industri makanan dan minuman, percetakan dan kemasan merupakan beberapa sektor bisnis yang berpotensi stabil dan mengalami kenaikan meski ditengah pandemi Covid-19. 

Para pelaku usaha tidak menyerah dengan keterbatasan sosial dalam menciptakan dan mengoptimalkan pemasaran mulai dari fokus ke pemasaran digital melalui website yang dijadikan e-commerce, media sosial, search engine, penjualan melalui marketplace, pemasaran melalui pameran virtual dan membentuk tim penjualan untuk menjual produknya.

Kata dia, dalam suasana pandemi Covid- 19 yang saat ini belum pulih termasuk di Indonesia, pihaknya tetap menggelar pameran meskipun secara virtual 100% tanpa harus melanggar protokol kesehatan. Melalui platform digital, pameran virtual Krista Exhibitions berskala Internasional dengan tema Pameran Virtual Teknologi Pengemasan & Pengolahan Terkini dan Pameran Virtual Teknologi Percetakan, Sign & LED Terkini yang resmi dapat diakses oleh publik melalui virtual platform pada tanggal 24-28 Agustus 2021. 

"Masyarakat dapat terlibat dalam pameran makanan dan minuman ini dengan mengakses dan registrasi online yang dapat di akses melalui gadget ataupun laptop di mana saja. Kali ini adalah pameran internasional dalam bidang teknologi pengolahan dan pengemasan makanan dan minuman, biskuit dan konfeksioneri, farmasi, jamu, kosmetika, personal care, kecantikan, pertanian, oli/kimia, elektronika dan industri terkait lainnya," ungkap Daud Salim melalui keterangan virtualnya, Selasa (24/8).

Pameran virtual tersebut diharapkan dapat mengembangkan teknologi dan menciptakan ide-ide terbaru ditengah pembatasan jarak sosial untuk mendorong pelaku usaha di industri kemasan dan percetakan, menciptakan kreativitas dalam menghasilkan produk-produk berkualitas. Serta memberikan informasi mengenai perkembangan teknologi terbaru dalam bidang kemasan dan percetakan. Selain itu, Virtual Expo (pameran virtual) sebagai titik pertemuan bagi para industri percetakan untuk mempelajari lebih lanjut tentang kebutuhan industri percetakan dan kemasan di masa pandemi ini.

Dijelaskan Daud Salim, sebanyak 90 peserta, baik dari lokal maupun internasional menyemarakan Pameran Krista Exhibitions Virtual Expo 2021 dengan target 25.000 kunjungan serta lebih dari 15 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) akan ikut mempromosikan produknya. "Menargetkan transaksi sebesar Rp 150 miliar selama 5 hari pameran berlangsung," sebutnya.

Pengunjung pameran virtual juga berkesempatan untuk video call dan live chat dengan peserta pameran, serta dipandu oleh tim yang disediakan oleh pihak penyelenggara. Sehingga pengunjung akan lebih mudah menemukan produk-produk yang diinginkan. 

Apabila pengunjung ingin melakukan transaksi pembelian, maka pengunjung dapat membeli produk dan meminta sampel dari produk list yang telah terkoneksi dengan link e-commerce maupun website. Selain itu, dari sisi peserta pameran mendapatkan analitik visitor yang real time dan lebih detil mencakup jumlah visitor yang mengunjungi booth per hari. Para peserta pameran juga dapat bertukar kartu nama dengan visitor. Kemudahan lainnya yang didapatkan oleh peserta pameran yaitu dapat mengupload dan mengatur sendiri file poster, brosur, foto produk & preview langsung di booth virtualnya.

wartawan
YUE
Category

Aroma Tak Sedap Pengolahan Sampah Bikin Resah Warga Bajera

balitribune.co.id I Tabanan – Aktivitas pengolahan sampah di Banjar Bajera Jero, Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan diprotes warga karena menimbulkan bau menyengat.

Masalah pencemaran bau busuk yang sempat ramai hingga viral di media sosial ini memaksa jajaran Polsek Selemadeg bersama pemerintah desa setempat turun langsung melakukan pemeriksaan di lapangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pertamina Tindak SPBU Nakal, Bali Terbanyak Kena Sanksi

balitribune.co.id I Denpasar - Praktik penyaluran BBM yang tidak sesuai ketentuan masih menjadi persoalan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur (Jatimbalinus) mencatat sebanyak 237 SPBU telah dikenai sanksi sepanjang Januari hingga 3 September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Membara, Enam Kebakaran Landa Buleleng dalam Sehari

balitribune.co.id I Singaraja - Enam kejadian kebakaran terjadi di sejumlah wilayah di Buleleng, Senin (7/9/2026).

Kebakaran tercatat terjadi di Desa Bengkel, Busungbiu; Desa Pangkung Paruk dan Ularan, Seririt; Banjar Dinas Konci, Desa Tigawasa, Banjar; Jalan Jalak Putih LC Baktisraga; serta Desa Gitgit, Sukasada.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Langgar Tata Ruang, Bangunan Pertokoan di Jalan Suradipa Bakal Disegel

balitribune.co.id I Denpasar – Pengerjaan pembangunan pertokoan di Jalan Suradipa, Denpasar terpaksa dihentikan karena dinilai melanggar ketentuan tata ruang. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar akan menerbitkan Surat Peringatan Ketiga (SP3), yakni berupa Penyegelan.

Baca Selengkapnya icon click

Aktivitas Penerbangan Terganggu, Kunjungan Wisatawan ke Penglipuran Turun Drastis

balitribune.co.id I Bangli - Imbas dari erupsi gunung berapi menyebabkan terganggunya aktivitas penerbangan di sejumlah bandara di Indonesia salah satunya bandara Internasional Soekarno Hatta berdampak langsung terhadap iklim pariwisata di Bali. Salah satu destinasi yang merasakan imbas signifikan adalah Desa Wisata Penglipuran, Kabupaten Bangli, yang mencatatkan penurunan  pada angka kunjungan wisatawan domestik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.