Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pamit ke Sawah, Sarka Pulang tak Bernyawa

Bali Tribune/Korban Sarka di evakuasi ke RSUD Singaraja untuk dilakukan indentifikasi serta visum.
balitribune.co.id | Singaraja - Seorang petani yang tinggal di kawasan Dusun Ketug Desa Jinangdalem, Buleleng ditemukan tak bernyawa di tengah sawah. Petani bernama Nengah Sarka (55) ditemukan dalam kondisi telungkup dengan ceceran darah disekitarnya. Sementara topi caping yang dikenakan berada tidak jauh dari Sarka. Korban ditemukan dini hari setelah pamit pergi kesawah Sabtu (4/1) sekitar pukul 17.00 wita.
 
Kepada istrinya Ketut Ker, korban berpamitan kesawah dengan membawa cangkul serta sabit untuk mencari rumput. Saat korban pergi, Ketut Ker mengaku tak punya firasat apa-apa.Terlebih Sarka belum pulang hingga larut malam.
 
Barulah Minggu (5/1) sekitar pukul 02.00 wita istri korban mulai was-was mengetahui suaminya belum pulang. Lantas meminta salah satu anaknya untuk menyusul korban ke sawah sembari menghubungi kerabat korban lainnya.
 
Mendengar kabar  korban belum pulang, adik kandung korban bernama Putu Ginarta (53) ikut mencari hingga kesawah dimana korban biasa bekerja.vAlangkah kagetnya ketika melihat korban telungkup sudah tak bernyawa. Pada bagian wajah terlihat luka lecet dan mengucurkan darah. Melihat kondisi itu Ginarta bergegas pulang dan mengabarkannya ke pihak keluarga.
 
Setelah memastikan korban tewas, keluarga kemudian menghubungi Babinsa dan  Babinkantibmas Desa Jinangdalem dan meneruskan laporan ke Polsek Singaraja serta Tim Medis. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Singaraja untuk  dilakukan indentifikasi serta visum.
 
Seizin Kapolres Buleleng,Kapolsek Singaraja Kompol I Gusti Ngurah Yudistira saat dikonfirmasi membenarkan kasus temuan petani  tewas disawah.Menurutnya,saat ditemukan korban telah meninggal sembari memegang cangkul dengan ceceran darah disekitarnya.
 
"Kita sudah ke TKP dan melakukan identifikasi awal.Kami belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban dan masih menunggu hasil visum dari rumah sakit,"tandas Yudistira.
wartawan
Khairil Anwar
Category

Pascaledakan Trotoar di Darmasaba, Aroma Bensin Masih Tercium

balitribune.co.id I Mangupura - Kondisi pascaledakan trotoar di kawasan Jalan Darmasaba, Banjar Menesa, Kecamatan Abiansemal, Badung, masih menyisakan kekhawatiran bagi warga sekitar. Hingga Rabu (22/4/2026), bau bensin dilaporkan masih tercium cukup menyengat, terutama di area saluran drainase.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Adi Arnawa Teken Kerja Sama PSEL, Ubah Sampah Menjadi Listrik

balitribune.co.id I Mangupura - Kabupaten Badung mengambil langkah besar dalam menangani volume sampah di kawasan pariwisata dengan beralih ke teknologi modern. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Abrasi Kian Parah, Warga Pesisir Monggalan Terdampak Dibantu Bedah Rumah

balitribune.co.id I Semarapura - Makin parahnya abrasi di pesisir pantai Monggalan, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, dikhawatirkan menggerus kawasan itu makin jauh ke daratan. Sejumlah warga yang masih tinggal di kawasan itu terpaksa harus bertahan diselimuti rasa cemas, sembari berharap pemerintah segera turun tangan membuat tanggul. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Klungkung Kawal Festival Semarapura 2026, Anggaran Rp 1,3 Miliar Harus Tepat Sasaran

balitribune.co.id I Semarapura - Pelaksanaan Festival Semarapura 2026 yang memasuki tahun ke-8 mendapat atensi serius dari Ketua DPRD Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gde Anom. Politisi yang akrab disapa Gung Anom ini menekankan agar festival tahunan tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan rutin, tetapi harus menunjukkan peningkatan kualitas setiap tahunnya.

Baca Selengkapnya icon click

Tebing di Pinggir Jembatan Peken Belayu - Kukuh Longsor Lagi

balitribune.co.id I Tabanan - Tebing di pinggir jembatan Peken Belayu-Kukuh di Desa Peken Belayu, Kecamatan Marga, longsor lagi pada Rabu (22/4/2026) sore. Tak hanya itu, material tebing yang longsor itu membuat gelombang air pada aliran Sungai Yeh Ge menerjang areal wantilan pura yang ada di seberangnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.