Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

"Pan Balang Tamak" Tayang Perdana di DNA

Bali Tribune/ Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa saat menyaksikan pemutaran perdana film dan launching hasil karya Film dari Trio Clekontong Mas yang bertajuk 'Pan Balang Tamak' di Dharma Negara Alaya, Kamis (20/5).

 
balitribune.co.id | Denpasar  - Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara bersama Wawali, Kadek Agus Arya Wibawa menyaksikan pemutaran perdana film dan launching hasil karya Film dari Trio Clekontong Mas yang bertajuk 'Pan Balang Tamak'  di Dharma Negara Alaya, Kamis (20/5).
 
Dengan menerapkan protokol kesehatan, pemutaran film ini turut dihadiri Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, I Wayan Mariyana Wandhira, Anggota DPRD Kota Denpasar, I Ketut Suteja Kumara dan I Bagus Jagra Wibawa serta undangan lainya.
 
Baik Wali Kota Denpasar, Jaya Negara maupun Wawali Arya Wibawa mengatakan, keberadaan Dharma Negara Alaya dibangun untuk memberikan ruang kreatifitas dalam mendukung digitalisasi karya seniman Bali. 
 
Secara khusus Jaya Negara turut mengapresiasi karya film Pan Balang Tamak. Karya film ini menunjukkan bahwa pandemi bukan suatu penghalang untuk melakukan kreativitas. Selain itu, film ini dapat menjadi edukasi pelestarian budaya dan tradisi.
“Pemkot Denpasar mengapresiasi dan mendorong hasil karya seni dari para seniman. Hal ini sesuai dengan komitmen dan Visi kami menjadikan Denpasar Kota yang berbasis budaya. DNA akan kami jadikan pusat penampilan hasil karya seni dari berbagai seniman, dan Celekontong Mas memang luar biasa,” ujar Jaya Negara
 
Hal senada tuurut disampaikan Wawali Arya Wibawa. Dimana, pihaknya turut mengajak seniman untuk terus berkarya. Dengan semakin meningkatnya produksi film di masyarakat menjadi angin segar bangkitnya perfilman Bali. Selain itu pihaknya akan berkoordinasi dengan bioskop-bioskop yang ada di Kota Denpasar untuk bekerja sama.
 
"Mengingat  banyaknya inovasi dan kreativitas dalam perfilman, kami akan fasilitasi dan berkolaborasi dengan bioskop-bioskop di Kota Denpasar untuk ditayangkan," ujarnya. 
 
Sementara,  I Komang Dedi Diana (Tompel) salah satu pentolan Clekontong Mas menjelaskan bahwa lahirnya film Pan Balang Tamak sebagai salah satu strategi untuk bertahan di tengah pandemi.
 
Di tengah pandemi seniman harus adaptif membuka peluang kegiatan secara digital, meningkatkan kolaborasi dan mengubah strategi komunikasi. Film Pan Balang Tamak  yang mengangkat kisah atau cerita rakyat dan sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Bali. Kisah Pan Balang Tamak yang terkenal dengan kecerdikannya diangkat dalam layar lebar dan Tayang Perdana di mini Theater DNA kali ini.
 
"Dalam film ini, kami ingin menampilkan peran ganda dari masing pemain Celekontong Mas, baik sebagai tokoh bondres maupun sebagai tokoh peran dalam cerita itu sendiri. Saya berharap karya film perdana ini akan mendapat sambutan yang baik, khususnya bagi penggemar film,” ucap Dedi Diana.
wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Imbas Program MBG, Perumda Swatantra Amankan Rantai Pasok di Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Rencana pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat terkait potensi lonjakan harga bahan kebutuhan pokok (bapok). Merespons situasi tersebut, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Swatantra memastikan telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk mengamankan rantai pasok pangan di wilayah Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.