Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pandangan Umum Fraksi Tentang Ranperda Desa Adat, Dewan Pertanyakan Perubahan Nama Desa Pakraman dan LPD

RAPAT - Ketua DPRD Provinsi Bali Nyoman Adi Wiryatama memimpin Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali, Senin (14/1).

BALI TRIBUNE -  Lima Fraksi di DPRD Provinsi Bali menyampaikan Pandangan Umum Fraksi Terhadap Ranperda Tentang Desa Adat dan Ranperda Tentang Kontribusi Wisatawan untuk Pelestarian Lingkungan Alam dan Budaya Bali, dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali, di Gedung Dewan, Senin (14/1). Secara umum, kelima fraksi siap membahas kedua Ranperda ini.  Hanya saja khusus untuk Ranperda Tentang Desa Adat, sejumlah fraksi mempertanyakan perubahan nama dari sebelumnya Desa Pakraman menjadi Desa Adat. Namun sebagian lagi tidak mempersoalkan pergantian nama tersebut, sepanjang substansi materi yang diatur nanti benar-benar memperkuat Desa Pakraman atau Desa Adat di Bali.  Wayan Rawan Atmaja, yang membacakan Pandangan Umum Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Bali misalnya, menjelaskan bahwa secara historis, sebelum menggunakan nama Desa Pakraman, Perda sebelumnya sesungguhnya menggunakan nama Desa Adat. Perubahan nama tersebut didasarkan atas temuan dan kajian berbagai prasasti dan temuan historis dari berbagai lontar dan sastra yang kemudian dirumuskan nama, menjadi nama Desa Pakraman.  "Berkaitan dengan kembali menggunakan nama Desa Adat, mohon penjelasan dan argumentasi yang mendalam, baik secara filosofis, historis maupun sosiologis atas pergantian nama tersebut," kata Rawan Atmaja.  Fraksi Partai Golkar juga mempertanyakan rencana perubahan nama Lembaga Perkreditan Desa (LPD) menjadi Labde Pecingkreman Desa. Setelah dikaji secara historis maupun yuridis, Fraksi Partai Golkar belum sependapat dengan perubahan nama LPD tersebut.  "LPD adalah lembaga yang dikecualikan dalam UU Lembaga Keuangan Mikro, khususnya dalam Pasal 39 ayat 3. Di mana LPD tidak dikenakan pajak, tidak diawasi langsung oleh OJK. Apabila nama LPD diganti, akan berpotensi menimbulkan berbagai tafsir baru yang bisa merugikan eksistensi LPD," tandas Rawan Atmaja.  Pertanyakan senada juga dilontarkan I Nengah Wijana, yang menyampaikan Pandangan Umum Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Bali. "Kami mempertanyakan perubahan nama dari Desa Pakraman menjadi Desa Adat. Menurut kami, hal itu tidak perlu dilakukan karena nama Desa Pakraman merupakan istilah Bali yang sudah dikenal sejak abad ke-9 Masehi," ucapnya.  "Kami juga meminta alasan mendasar terkait pergantian nama LPD menjadi Labde Pecingkreman Desa. Mengingat LPD merupakan warisan Gubernur Prof Ida Bagus Mantra. Kami berharap Saudara Gubernur Bali tidak berusaha menghapus jejak sejarah terkait LPD," tegas Wijana.  Adapun tiga fraksi lainnya, yakni Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Demokrat dan Fraksi Panca Bayu DPRD Provinsi Bali, tidak mempersoalkan pergantian nama Desa Pakraman menjadi Desa Adat dalam Ranperda ini. Yang paling penting, substansi dan materinya lebih memberdayakan dan memperkuat posisi Desa Adat di Bali.

wartawan
San Edison
Category

Kandang Ayam Broiler Terbakar, 15 Ribu Ekor Bibit Ayam Senilai Rp500 Juta Mati Terpanggang

balitribune.co.id I Amlapura - Warga di Desa Sangkan Gunung, Sidemen, Karangasem, Minggu (5/7/2026) dinihari dibuat panik oleh kejadian kebakaran hebat yang menghanguskan bangunan kandang  ayam milik I Made  Suambem, warga Dusun Sangkan Gunung.

Baca Selengkapnya icon click

Rayakan HUT ke-27, PP Polri Bali Perkuat Solidaritas Lewat Anjangsana dan Olahraga

balitribune.co.id | Denpasar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Persatuan Purnawirawan (PP) Polri tahun 2026, PP Polri Daerah Bali menggelar serangkaian kegiatan sosial dan kebugaran. Rangkaian acara diisi dengan kegiatan anjangsana kepada anggota yang membutuhkan serta olahraga bersama guna mempererat tali silaturahmi antaranggota.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sampah Organik Dibatasi ke TPA Peh, Pemilahan Sampah di TPS Diperketat

balitribune.co.id I Negara - Kebijakan pembatasan total sampah organik yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh yang telah berlaku di Kabupaten Jembrana sejak Rabu (1/7/2026). Sistem pemilahan sampah di tingkat Tempat Pembuangan Sementara (TPS) diperketat. Bahkan setelah personil Satpol PP, kini Desa Adat mengerahkan aparatnya untuk penertiban pembuangan sampah liar.

Baca Selengkapnya icon click

Fishing Tournament 2026 Diserbu Ratusan Peserta, Bupati Sutjidra: Ini Strategi Promosi Wisata Bahari

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng terus menggenjot promosi wisata bahari melalui penyelenggaraan Bupati Buleleng Fishing Tournament 2026. Ajang memancing yang digelar di perairan laut Buleleng, Minggu (5/7/2026), itu sukses menarik minat ratusan peserta dari berbagai daerah di Bali hingga Pulau Jawa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rusak Parah, Kondisi Trotoar Selatan Anjungan Penelokan Memprihatinkan

balitribune.co.id I Bangli - Kondisi trotoar di sisi selatan Anjungan Penelokan, Kecamatan Kintamani, Bangli, sangat memprihatinkan. Sebagai kawasan obyek wisata, fasilitas umum tersebut mengalami kerusakan parah. Di sepanjang jalur tersebut terpantau di beberapa titik trotoar yang jebol.

Baca Selengkapnya icon click

School Holiday Celebration Tumbuhkan Kesan Nusa Dua sebagai Destinasi Ramah Keluarga

balitribune.co.id I Nusa Dua - Menyambut liburan sekolah dan Hari Anak Nasional 2026, pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua Kabupaten Badung menghadirkan sejumlah aktivitas untuk menumbuhkan pengalaman liburan nyaman penuh makna bersama keluarga. Hal itu untuk menciptakan kesan kawasan pariwisata yang dikelola ITDC ini dikenal sebagai destinasi ramah keluarga. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.