Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Panen Perdana Bawang Merah di Subak Kembengan

panen
PANEN - Panen bawang di Subak Kembengan, Gianyar (Sabtu, 24/6).

Gianyar, Bali Tribune

Optimalisasi dan komitmen dalam mengembangkan kelompok tani Bali kembali diwujudkan KpW BI Bali dengan panen perdana bawang merah di Subak Kembengan Gianyar. Dari hasil pengukuran  demplot bawang merah seluas 1 hektar dari Bank Indonesia dengan perlakuan organik di dukung mikrobakteri MA-11. Dari hasil ubinan didapatkan hasil rata rata 11,6 ton/hektar, tentu ini merupakan capaian yang luar biasa. Telah lahir komoditi baru di Kabupaten Gianyar , bawang merah yang rupanya dapat dikembangkan secara optimal di lahan persawahan.
Diharapkan Gianyar ke depannya mampu sebagai daerah penyangga kebutuhan akan bawang merah khususnya untuk Bali yang selama ini masih berharap kiriman dari daerah lain. Walaupun ada perbedaan pola budidaya padi dibandingkan bawang merah, namun pembelajaran ke petani dalam budidaya bawang dianggap cukup berhasil. Ketua Subak Kembengan, Gianyar,  I Wayan Pama, di sela panen mengatakan, dengan hasil pertama kali budidaya bawang merah di Gianyar memberikan harapan baru dalam kegiatan bertani dan anggota, apalagi kelompok semakin giat untuk mengembangkan komoditi bawang merah di Kabupaten Gianyar dengan pola tanam organik.

"Terbukti panen perdana bawang merah kali ini walaupun masih banyak kekurangan namun telah mampu menghasilkan rata rata 11,6 ton/hektar tanpa menggunakan obat obatan kimia," ungkapnya. Ia beserta kelompoknya pun mengakui dengan pendampingan dan bimbingan secara penuh dari KpW BI Bali, kelompok semakin bersemangat dan belajar terus untuk menghasilkan bawang merah pertama di Kabupaten Gianyar. "Komitmen kami akan terus berupaya secara mandiri untuk membuktikan bahwa Gianyar berpotensi tinggi untuk ditanami bawang merah, sehingga kami dapat melakukan budidaya berselang antara padi dan bawang merah nantinya dengan nilai ekonomis yang sangat tinggi, karena sebelum panen kami telah banyak mendapatkan pesanan baik untuk dijual ke pasar maupun untuk permintaan bibit bawang merah," ujarnya.

Pama menjelaskan, bahwa varietas bawang yang digunakan pertama kali adalah Superphillip dan Bauji selain untuk menilai varietas bawang merah yang paling cocok ditanam di daerah Tulikup. "Kami atas nama kelompok menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia karena tanpa Bank Indonesia, petani di Tulikup tidak pernah terpikirkan menanam bawang merah, terlebih fasilitas yang diberikan secara menyeluruh dari pola budidaya, pemeliharaan, penguatan kelompok hingga pemasaran," tutupnya.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Arus Balik Lebaran, 210 Penumpang Padati Pelabuhan Celukan Bawang

balitribune.co.id I Singaraja - Arus balik pasca perayaan Idulfitri 1447 Hijriah mulai terlihat di Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, Selasa (24/3/2026). Ratusan penumpang yang menggunakan kapal perintis KM Sabuk Nusantara 74 tiba dan memadati area pelabuhan.

Baca Selengkapnya icon click

Menkomdigi Pantau Infrastruktur Telekomunikasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai

balitribune.co.id I Kuta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Republik Indonesia memastikan kesiapan infrastruktur telekomunikasi nasional dalam menghadapi lonjakan trafik selama masa mudik Ramadan dan Idulfitri 2026. Guna mendukung kelancaran arus balik Lebaran, Menteri Komdigi, Meutya Hafid melaksanakan kegiatan pemantauan telekomunikasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Selasa (24/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukcapil Denpasar Buka Selama Cuti Bersama, Layani 273 Dokumen Kependudukan

balitribune.co.id I Denpasar - Selama cuti bersama Idul Fitri menjadi momen bagi warga Denpasar untuk mengurus dokumen kependudukan di Dukcapil yang bertempat di Lumintang, Denpasar. Kondisi ini menjadi waktu luang bagi warga, selain tidak banyak antre juga pelayanan lebih cepat.

Baca Selengkapnya icon click

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.