Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pangdam: Ciptakan Suasana Kerja yang Kondusif

Bali Tribune / HANOMAN – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara SIP didampingi Ketua Persit Kartika Candra Pengurus Daerah (PD) IX/Udayana disambut Tari Hanoman saat menuju lapangan upacara.
Balitribune.co.id | Denpasar - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara SIP, mengajak semua prajurit militer dan PNS di seluruh jajaran Kodam IX/Udayana untuk meningkatkan suasana kerja yang menyenangkan. 
 
"Ketika bekerja, mari ciptakan serta wujudkan suasana yang menyenangkan. Saya akan berupaya menciptakan suatu iklim kerja yang kondusif, tidak seenaknya tetapi tetap fokus, sehingga tugas kita akan berkualitas," ujar Pangdam dalam arahannya dihadapan prajurit dan PNS di Lapangan Apel Makodam IX/Udayana, Denpasar, Senin (29/6).
 
Mengawali tugas di hari pertama sebagai Pangdam IX/Udayana, ditandai dengan acara tradisi penyambutan dan penerimaan Mayjen TNI Kurnia Dewantara, SIP. Setibanya di Makodam IX/Udayana, Pangdam menerima jajar kehormatan dari Regu Jaga Makodam IX/Udayana.
 
Selanjutnya, didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Pengurus Daerah (PD) IX/Udayana Tanty Kurnia Dewantara, Pangdam disambut dan diiringi Tari Hanoman untuk menuju ke tempat acara tradisi penciuman Pataka Kodam IX/Udayana. 
 
Sambil berjalan melewati pasukan tradisional perwakilan dari Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menggambarkan bahwa wilayah tugas Kodam IX/Udayana membawahi tiga provinsi yaitu Provinsi Bali, NTB, dan NTT.
 
Sehari sebelumnya, setibanya di Bali, M8nggu (28/6), Pangdam dan istri disambut acara tradisi "Tepung Tawar" di Base Ops Bandara I Gusti Ngurah Rai. Mengawali tugasnya, Senin (29/6), Mayjen TNI Kurnia Dewantara SIP, disambut dengan acara tradisi penciuman Pataka Kodam IX/Udayana “Praja Raksaka”.
 
Pengganti Mayjen TNI Benny Susianto SIP ini menuturkan, sebagai prajurit tentunya itu merupakan amanah dan suatu kehormatan. "Saya pribadi dengan bangga untuk bisa mengemban amanah dengan sebaik-baiknya, dimana sebagai seorang prajurit tentunya kita harus selalu siap ditugaskan atau ditempatkan dimanapun, karena itu kontrak kita ketika pertama kali menjadi seorang prajurit," tegas Pangdam.
 
Di hadapan para pejabat teras Kodam IX/Udayana bersama para pengurus Persit KCK PD IX/Udayana, Pangdam mengucapkan kulonuwun (permisi) untuk bisa bergabung di Kodam IX/Udayana. 
 
"Mohon doanya dari segenap rekan-rekan prajurit dan PNS, semoga saya diberikan kesehatan, kekuatan, dan keselamatan untuk memimpin Kodam IX/Udayana  ini," harap Pangdam.
 
Selain meminta kepada seluruh prajurit dan PNS untuk terus bekerjasama, menurutnya, Panglima sehebat apapun tanpa dibantu dengan segenap unsur pimpinan yang ada di Kodam ini, termasuk para prajurit dan PNS yang ada di Kodam ini ia yakin tugas itu tidak maksimal. “Saya mohon dukungannya, semoga bisa membawa Kodam ini semakin harum, dimana selama ini sudah begitu bagus yang dipimpim oleh para pendahulu kita,” jelas Pangdam. 
 
Mayor Jenderal TNI Kurnia Dewantara (lahir di Blitar, Jawa Timur, 22 November 1962) adalah seorang perwira tinggi TNI-AD yang sejak 18 Juni 2020 mengemban amanat sebagai Pangdam IX/Udayana. 
 
Kurnia, lulusan Akmil 1986 ini berpengalaman dalam Infanteri. Sebelumnya menjabat Komandan Sesko Angkatan Darat (4 Januari 2018 – 18 Juni 2020). 
wartawan
Djoko Moeljono
Category

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.