Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pangdam Gemakan Ikrar Kebangsaan

agama
IKRAR - Ribuan umat lintas agama dari Bali-Nusra menyuarakan ikrar kebangsaan dipimpin Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, SIP., MSc., yang dikemas dalam acara “Buka Puasa Kebangsaan” di GWK, Jimbaran, Selasa (20/6).

BALI TRIBUNE - Sekitar 7.000 umat lintas agama, tokoh (agama, adat, dan masyarakat) dari Bali-Nusra menyuarakan ikrar kebangsaan dipimpin Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, SIP, MSc, saat Buka Puasa Kebangsaan di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Jimbaran, Selasa (20/6).

Acara spektakuler sekitar 3 jam itu mampu menorehkan rekor Muri, yaitu untuk kategori buka puasa kebangsaan yang dihadiri paling banyak peserta dari lintas agama perwakilan 3 provinsi (Bali, NTB, dan NTT). Acara yang digagas Pangdam itu juga disiarkan secara live oleh beberapa stasiun televisi.

Mengawali rangkaian acara, dikumandangkan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an oleh H Jauhariyanto, SH., (Qori Nasional dari Bali) dan Sartilawah oleh Hj Euis Mardiana. Kemudian Pangdam membacakan ikrar kebangsaan berisi tiga poin penting yang langsung diikuti seluruh peserta dan undangan.

“Kami masyarakat Bali-Nusra berikrar, satu, setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Dua, senantiasa menjaga ke-bhinneka tunggal ika-an dengan saling menghormati antarsuku, agama, ras, dan antargolongan. Tiga, senantiasa siap sedia menjaga dan mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Pangdam dengan nada penuh semangat.

Dengan digelorakannya ikrar kebangsaan ini diharapkan meningkatkan kerja sama dan sinergitas seluruh komponen bangsa, juga memperkuat toleransi, dan menjaga stabilitas keamanan wilayah. “Dengan menggemakan ikrar kebangsaan ini, dimaksudkan untuk mencermati perkembangan situasi di berbagai wilayah tentang adanya ancaman dan gangguan yang dapat membahayakan kedaulatan maupun keutuhan wilayah NKRI,” jelas Jenderal Komaruddin, didampingi Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf J Hotman Hutahaean, SSos.

Momentum ajang silaturahmi akbar yang dikemas dalam Buka Puasa Kebangsaan tersebut untuk mempererat sinergi dan hubungan harmonis antarelemen masyarakat yang terdiri dari semua tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, hingga organisasi kemasyarakatan dari Bali-Nusra.

Seluruh komponen bangsa harus selalu waspada guna menangkal berbagai upaya dari pihak manapun yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa serta keutuhan NKRI. Melalui acara Buka Puasa Kebangsaan ini dapat dijadikan wahana meningkatkan komunikasi sosial secara kreatif antarsesama umat beragama dalam upaya untuk mempertebal rasa kebersamaan dan toleransi.

“Mari kita buktikan bahwa kebersamaan dalam keberagaman itu memang indah adanya dan sebagai kekayaan bangsa Indonesia yang tak ternilai,” kata mantan Aster KSAD yang juga pernah menjabat Dandim 1611/Badung dan Kasrem 163/Wira Satya itu.

Dalam kesempatan itu Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan Wagub Ketut Sudikerta mengapresiasi terselenggaranya acara yang menunjukkan adanya keberagaman namun terikat dalam semangat kebersamaan. “Pertemuan kita ini menandakan persatuan, kesatuan, dan persaudaraan di antara kita yang mempunyai peranan strategis bagi bangsa, negara, dan rakyat Indonesia. Kita tidak perlu risau adanya gangguan dan ancaman dari pihak manapun, karena ada TNI dan Polri yang menjadi stabilisator, dinamisator, motivator, dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Gubernur Pastika. 

Turut hadir Ketua PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya (mantan Danjen Kopassus, Pangdam IX/Udayana, Koorsahli Panglima TNI, Sekretaris UKP-PIP), juga Ketua PBNU yang juga Ketua UKP-PIP KH Said Agil Shiradj. Bahkan selama sekitar 30 menit, KH Said Agil Shiradj memberikan ceramah dan pencerahan tentang kebangsaan dan pentingnya menjaga sikap toleransi antarumat beragama di Indonesia.

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Tradisi Ngelawang dan Pasar Dadakan Meriahkan Alas Kedaton

balitribune.co.id I Tabanan - Pelaksanaan tradisi Ngelawang dan keberadaan pasar dadakan memeriahkan suasana libur Umanis Galungan di objek wisata Alas Kedaton, Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Kamis (18/6/2026). Kehadiran atraksi budaya serta puluhan pedagang tersebut sukses memicu lonjakan kunjungan wisatawan ke daya tarik wisata (DTW) tersebut dibandingkan hari biasanya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angkat Pesan Kesucian Atma, Calonarang “Geseng Waringin” Duta Badung Memukau PKB XLVIII 2026

balitribune.co.id I Mangupura - Rekasadana (Pergelaran) Calonarang bertajuk Geseng Waringin yang dibawakan Sanggar Seni Majalangu, Banjar Padang, Desa Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, memukau penonton di Kalangan Ayodya, Art Centre Denpasar, Selasa (16/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wanita asal Kendari Diduga Dianiaya dan Diperkosa

balitribune.co.id I Denpasar - Seorang wanita asal Kendari, Sulawesi Tenggara berinisial DAK (32) diduga menjadi korban penganiayaan brutal sekaligus kekerasan seksual di Denpasar, Bali. Peristiwa memilukan ini terjadi di sebuah penginapan di Jalan Tukad Badung XVIII B, Senin (15/6/2026) pukul 04.30 Wita. 

Baca Selengkapnya icon click

Berkat Bantuan Polres Jembrana, Ratusan Warga Bisa Menikmati Air Sumur Bor

balitribune.co.id I Negara - Bagi sebagian besar masyarakat perkotaan, mendapatkan air bersih mungkin menjadi hal yang biasa. Namun bagi ratusan warga Lingkungan Pancardawa, Kelurahan Pendem, Jembrana, selama bertahun-tahun, harus berjuang mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.