Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pangdam: Prajurit TNI Jadi Corong Penanganan Covid-19

Bali Tribune/ Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak memimpin apel pagi di Lapangan Praja Raksaka, Kepaon, Denpasar, Selasa (1/12).
Balitribune.co.id | Denpasar- Wujud kecintaan dan perhatian pimpinan kepada anggotanya, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak memimpin apel pagi yang dirangkai dengan acara perkenalan dan olahraga bersama di Lapangan Praja Raksaka, Kepaon, Denpasar, Selasa (1/12).
 
Apel yang digelar dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan diikuti Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, Asrendam IX/Udayana, para Staf Ahli Pangdam IX/Udayana dan Asisten Kasdam IX/Udayana, beberapa Komandan/Kabalakdam IX/Udayana, serta sejumlah prajurit dan PNS Kodam IX/Udayana se-Garnisun Denpasar.
 
Pangdam berharap kehadiran dan keterlibatan prajurit TNI agar dapat membawa perubahan dan peningkatan, serta bisa mengikuti perkembangan zaman. Dukungan para anggota Kodam IX/Udayana juga diharapkan menjadi dominan terhadap kebijakan yang diambil, baik dalam aktivitas sehari-hari.
 
"Dalam kondisi pandemi Covid-19, semua anggota harus mengerti apa yang dilakukan. Jangan menganggap remeh, karena kalau kita terkena Covid-19 bisa membuat orang lain juga terkena penyakit tersebut, sehingga tetap lakukan 3M yaitu, menjaga jarak, mencuci tangan, dan selalu memakai masker, serta jangan suka berkerumun," perintah Pangdam, seraya menyarankan untuk selalu menjaga kesehatan, berolahraga teratur, memperhatikan pola makan yang baik dan istirahat yang cukup, sehingga imun tubuh terus meningkat.
 
Jadi, semuanya perlu ikut bertanggungjawab dalam hal penanganan Covid-19. "Untuk itu, para Dansat agar dapat meyakinkan semua anggotanya agar mengerti dan dapat menjadi corong kepada masyarakat, khususnya di Bali maupun di daerah NTB dan NTT," kata Pangdam. 
wartawan
Djoko Moeljono
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.