Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pangdam: Sehat Itu Mahal

fun bike HUT Kodam IX/Udayana
Bali Tribune/jok. Peserta fun bike dalam rangka peringatan HUT ke-62 Kodam IX/Udayana bersiap di garis start.

Balitribune.co.id | Denpasar - Memeriahkan hari jadi yang ke-62 tahun, Kodam IX/Udayana menggelar kegiatan fun bike pada Sabtu (22/06/2019) pagi. Diramaikan sejumlah sponsor seperti Pegadaian, dan Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI), kegiatan ini diikuti 2.500 peserta menempuh rute 15 kilometer dengan titik start dan finish di Lapangan Praja Raksaka, Kepaon, Denpasar.

Kegiatan fun bike ini dibuka Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto, SIP., sebagai salah satu upaya untuk memasyarakatkan dan menggalakkan kembali olahraga bersepeda. "Sehat itu mahal. Dengan bersepeda selain bermanfaat bagi kesehatan juga sebagai ajang untuk mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan keakraban serta kebersamaan," ujar Pangdam.

Lebih lanjut, dikatakan, kegiatan bersepeda harus digalakkan kembali karena selama ini minat masyarakat terhadap olahraga bersepeda sudah cukup tinggi. “Kegiatan bersepeda harus digalakkan kembali mengingat minat masyarakat saat ini sudah cukup tinggi,” kata Pangdam, sembari berharap kepada peserta fun bike agar melaksanakan penuh semangat dan kegembiraan.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana, Kolonel Kav Jonny Harianto G, SIP., di sela-sela kegiatan fun bike ini menambahkan bahwa olahraga bersepeda bila dilaksanakan dengan penuh kegembiraan, maka akan sangat bermanfaat bagi kesehatan fisik dan jiwa. Hal itu sesuai dengan slogan “Mensana In Corpore Sano” yang memiliki makna: di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.

Semarak peringatan hari jadi Pangdam IX/Udayana ini semakin bermakna dengan adanya talk show soal kesehatan yang membahas seputar problematika  kesehatan perempuan oleh FPPI Kota Denpasar, kemudian senam poco-poco, cek kesehatan gratis, hiburan anak-anak, bazaar, dan stan kuliner. Serta pembagian sejumlah doorprize dengan hadiah utama sebuah sepeda motor. (*)

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.