Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pantai Sanur Bagaikan Hari Nyepi Saat Banyu Pinaruh

Bali Tribune/Suasana pantai Sanur saat hari pelukatan Banyupinaruh.
balitribune.co.id | Denpasar - Suasana pelaksanaan Hari Saraswati waktu ini tidak jauh beda saat enam bulan lalu. Dimana masih dalam suasana pandemi, yang mengharuskan tidak adanya malam sastra secara bersama sama berkumpul di Pura ataupun di sekolah- sekolah.
 
Namun, beda halnya saat keesokan paginya. Dimana umat datang cukup ramai kendati peningkatan covid masih terus meningkat. Namun itu saat Banyupinaruh sebelumnya, namun untuk saat Minggu (32/1) lalu, suasanya justru beda. Itu setelah adanya surat himbauan yang dikeluarkan pihak PHDI dan MDA kota Denpasar, agar masing-masing desa adat yang memiliki wilayah pantai, melarang warga melakukan kegiatan banyupinaruh.
 
Seperti yang nampak di Pantai Sanur, saat itu terpantau sepi bagaikan saat hari Raya Nyepi.
 
Himbauan dari Majelis Desa Adat (MDA) Kota Denpasar bernomor  25 / MDA-DPS / I / 2021  tentang pelaksanaan Hari Suci Saraswati, Banyu Pinaruh dan Hari Pagerwesi, benar-benar ditaati oleh warga.
 
Lurah Sanur Ida Bagus Raka Jisnu mengatakan, sepinya pengunjung kepantai juga dikarenakan adanya Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 02 Tahun 2021 Tentang perpanjangan pemberlakukan pembatasan kegiatan masayarakat.
 
Sesuai dengan surat edaran tersebut pihak  Kelurahan langsung melakukan pemantuan dilapangan dibantu TNI, Polri, Dinas Perhubungan Kota Denpasar, dan Satpol PP Kota Denpasar. Dalam melakukan pemantuan terpantau kondisi sepanjang Pantai Sanur sepi pengunjung.
 
"Dengan adanya surat edaran tersebut  kondisi pantai sangat lenggang, karena masyarakat nampak mengikuti imbauan tersebut dan mentaati protokol kesehatan," ungkap Jisnu.
 
Lebih lanjut dikatakannya kalaupun ada pengunjung tetap terpantau tidak ada yang berkerumun. Kondisi sepi juga terjadi Pantai Segara Sanur sampai Pantai Mertasari.
 
Menurutnya tanpa ke pantai masyarakat masih bisa melaksanakan banyu pinaruh di rumah saja tanpa mengurangi makna. Hal itu harus dilakukan dalam upaya menekan  penularan covid 19.
wartawan
Made Ari Wirasdipta
Category

Jatiluwih Festival 2026 Padukan Olahraga Lari dan Budaya Tani

balitribune.co.id I Tabanan – Manajemen DTW Jatiluwih meluncurkan strategi promosi unik dengan mengolaborasikan aktivitas pertanian, keindahan alam, serta olahraga lari dalam ajang Bali Tourism Run pada 20-21 Juni 2026 mendatang.

Event perdana ini merupakan bagian dari Jatiluwih Festival 2026 yang untuk pertama kalinya resmi masuk dalam program Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jelang Galungan dan Kuningan, Satgas Polda Bali Cek Harga Pangan

balitribune.co.id I Denpasar - Setelah umat Islam merayakan Idul Adha dan umat Buddha memperingati Waisak, masyarakat Bali kini bersiap menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan. Momentum keagamaan yang sarat makna ini biasanya diikuti peningkatan kebutuhan bahan pokok penting (Bapokting), mulai dari beras, telur, minyak goreng, gula, kedelai, cabai, bawang, hingga daging.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Pastikan Jalan Lingkar Barat dan Jalan Tembus Unud-Ungasan Berproses

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Kuta Selatan guna mengatasi persoalan kemacetan yang semakin meningkat, khususnya di kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK).

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat menghadiri puncak Karya Nyawa Wedana Utama di Wantilan Nusa Bangsul, Desa Adat Ungasan, Kuta Selatan, Minggu (31/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.