Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Paramount Land Masuk Top 25 Indonesia Most Creative Companies 2016

Petinggi Pramount Land saat meerima penghargaan.

Denpasar, Bali Tribune

Paramount Land meraih penghargaan ‘Top 25 Indonesia Most Creative Companies’ 2016 kategori 25 Indonesia Most Creative Companies oleh  majalah SWA.

Top 25 Indonesia Most Creative Companies 2016 adalah suatu program penghargaan yang diselenggarakan oleh SWA Group sebagai bentuk apresiasi bagi perusahaan-perusahaan yang mampu melakukan inovasi secara terus-menerus dan lahir dari kreatifitas yang tanpa henti dengan menunjukkan kinerja secara konsisten dan menyeluruh.

Metodologi pemilihan ini berdasarkan pilihan tim redaksi dan riset SWA yang menyiapkan 100 kandidat perusahaan kreatif di Indonesia.Dari 100 kandidat tersebut sidang redaksi memilih 25 perusahaan sesuai dengan kriteria penilaian yang telah ditetapkan.

Dari hasil penilaian tersebut Paramount Land termasuk salah satu perusahaan yang mendapatkan predikat ‘Top 25 Indonesia Most Creative Companies 2016’ atas kreatifitas membuat terobosan dengan menawarkan 1.296 alternatif desain rumah bagi konsumen (custom homes) di Malibu Village, mulai dari hunian bergaya Modern Style, Art Deco Style, Japanese Style, Colonial Style, Scandinavia Style, Mediteranian Style, Victorian Style, American Style, dan Classic Style.

Ervan Adi Nugroho, Presiden Direktur Paramount Land mengungkapkan rasa bangga atas penghargaan yang diberikan oleh SWA Group Hal ini tidak terlepas atas kerja keras seluruh tim yang telah memberikan hasil yang terbaik sehingga di tahun 2016 ini dapat terpilih sebagai salah satu penghargaan paling kreatif-inovatif di Indonesia.

“Penghargaan yang kami terima ini akan menjadi salah satu motivasi untuk terus bekerja keras dan sekaligus menjaga kualitas dan terus berinovasi membangun produk-produk yang berdaya saing serta dibutuhkan konsumen,” ungkap dia.

wartawan
Hendrik b Kleden
Category

Ketua DPRD Tabanan Kritik Kondisi Lapangan Penebel Tak Terawat Usai Ditata

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa mengritik kondisi lapangan Umum Penebel yang tidak terawat meski baru ditata dengan dana miliaran rupiah. Fasilitas publik yang menghabiskan anggaran APBD 2024 sebesar Rp 2,2 miliar tersebut kini justru dipenuhi rumput liar dan mulai mengalami sejumlah kerusakan fisik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.