Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pariwisata Kintamani Mesti Didorong Dari Bawah

batur
Indahnya Alam Batur Kintamani

BALI TRIBUNE -  Meski obyek wisata Kintamani merupakan pendongkrak tertinggi PAD Kabupaten Bangli dari sektor pariwisata, namun hingga kini penataan dan pengelolaannya nyatanya masih belum optimal dilakukan.

Terbukti dengan munculnya berbagai persoalan yang sebelumnya sempat mencuat dan menyebabkan buruknya citra pariwisata Kintamani.

Kondisi ini, tak lepas akibat masih rendahnya kesadaran dan peran serta masyarakat setempat dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengunjung. Salah satunya dibidang, kebersihan lingkungan sekitar yang menjadi poin penting dalam pariwisata. Untuk itu, diharapkan perkembangan pariwisata kedepan mesti tumbuh dan dibangun dari bawah. Dalam artian, keseriusan dan partisipasi masyarakat sangat diperlukan.

Hal ini disampaikan, Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles saat dikonfirmasi terkait perkembangan obyek wisata , Kintamani , Senin (1/5). Menurut politisi dari partai Demokrat ini , untuk peningkatan profit daerah, khususnya di bidang pariwisata, perlu adanya penataan yang baik. Disamping itu, kebersihan menjadi poin penting dalam pariwisata. Dalam hal ini, kata Carles , di Bangli sudah ada desa Penglipuran.

“Kebersihan lingkungan di desa Penglipuran sangat diutamakan oleh masyarakatnya. Bahkan sampai mendapat predikat sebagai desa terbersih di dunia. Hal inilah yang bisa dicontoh dari desa Penglipuran” sebutnya Oleh karena itu, harusnya masyarakat sekitar yang memiliki objek wisata di daerahnya, sadar dan ikut menjaga kebersihan agar pengunjung nyaman dan aman. “Jangan cuma mengandalkan dinas dinas terkait saja” kata Carles

 Dalam hal ini, kembali ditekankan kesadaran masyarakat sangat diperlukan. “Semestinya masyarakat tidak harus disuruh lagi untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar,” Imbuhnya. Karena itu, sangat disayangkan, Kintamani yang notabene masih banyak menyimpan berbagai potensi yang bisa dikembangkan, namun belum bisa digarap secara maksimal. “Kedepan, pertumbuhan pariwisata Kintamani mesti kita dorong dari bawah. Kesadaran dan peran serta masyarakat harus ditingkatkan kembali” harapnya .

Dalam hal ini, kata Carles, keterlibatan tokoh masyarakat setempat sangat diharapkan untuk turut menyadarkan masyarakatnya. Selain itu, peran pemerintah dalam hal sosialisasi juga mesti ditingkatkan.

“Perlu adanya sinergi antara dinas kebersihan, masyarakat, serta pelaku pariwisata untuk menjaga kebersihan. Inilah yang mesti diterapkan secara berkesinambungan. Jangan sampai hangat-hangat tai ayam ,” Pungkasnya.

wartawan
Agung Samudra

Mandalika Racing Series, Astra Motor Racing Team Sapu Bersih 7 Podium

balitribune.co.id | Mandalika - Astra Motor Racing Team (ART) kembali menunjukkan taji di kancah balap nasional. Di bawah naungan Astra Motor, tim ini berhasil memborong tujuh podium dalam putaran ketiga Kejuaraan Nasional Mandalika Racing Series yang berlangsung pada 25–26 Juli 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanah Lot Art and Food Festival VII Digelar Akhir Agustus 2026

balitribune.co.id I Tabanan – Manajemen Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot bersiap menggelar Tanah Lot Art and Food Festival VII yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Agustus 2026.

Festival tahunan ini dirancang untuk menghadirkan perpaduan harmonis antara pertunjukan seni budaya, hiburan rakyat, serta sajian kuliner khas Bali yang melibatkan langsung para pelaku UMKM lokal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Wilayah Dawan, Picu Kerusakan Bangunan hingga Jalan Longsor

balitribune.co.id I Semarapura - Cuaca ekstrem berupa curah hujan tinggi yang disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung sejak Minggu malam (26/7/2026) pukul 23.00 WITA hingga Senin pagi (27/7/2026) pukul 05.00 WITA.

Peristiwa alam tersebut memicu sejumlah kerusakan bangunan warga hingga bencana tanah longsor di beberapa titik.

Baca Selengkapnya icon click

Badung Mulai Ground Breaking JLS dan Shortcut Berawa–Umalas–Kedampang–Teuku Umar Barat

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung resmi memulai mega proyek infrastruktur jalan untuk mengurai kemacetan di kawasan wisata. Langkah ini ditandai dengan seremoni Ground Breaking Pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) dan Shortcut Berawa–Umalas–Kedampang–Teuku Umar Barat dengan total anggaran mencapai Rp 2,9 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.