Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Paruman Agung Dharma Ghosana se-Nusantara di Badung

Bali Tribune/Bupati Giri Prasta disaat menghadiri Paruman Agung Dharma Ghosana se-Nusantara tahun 2019 di Gedung Giri Nata Mandala Puspem Badung, Minggu (27/10).
balitribune.co.id | Mangupura - Paruman Agung Dharma Ghosana se-Nusantara tahun 2019 dilaksanakan di Kabupaten Badung dihadiri Ida Pedanda Siwa dan Buda Kabupaten Kota se-Bali, Penglisir Puri se Bali,  Dharma Ghosana  Lombok dan Dharma Ghosana Jabodetabek bertempat di Gedung Giri Nata Mandala Puspem Badung, Minggu (27/10). 
 
Acara ini dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta di dampingi Ketua DPRD Kabupaten Badung I Putu Parwata, Ketua Harian Dharma Gosana Dharmopadesa Pusat Ida Pedanda Gede Jelantik Dwaja, Ketua Harian Dharma Prawerti Sabha Dharmopadesa Kabupaten Badung Ida Pedanda Putra Pasuruan, Kepala Kementrian Agama Kabupaten Badung A.A. Manguningrat, Ketua PHDI Badung, Camat Mengwi I Gst. Ngurah. Jaya Saputra dengan Tripikanya dan para tokoh umat sedharma.
 
Ketua Panitia Ida Bagus Purbanegara melaporkan acara ini adalalah acara Paruman Dharma Upadesa yaitu sebuah organisasi Ida Pedanda Siwa Buda se-Nusantara dimana kegiatan ini dilaksanakan setiap enam bulan sekali pada wuku Bala dan bergilir di setiap Kabupaten/kota dan pelaksanaannya kali ini dilakukan di Kabupaten Badung. Dikatakan lebih lanjut sulinggih yang hadir dalam kegiatan ini kurang lebih 500 Sulinggih dari Bali, Lombok dan Jabodetabek serta 700 angga walaka sehingga keseluruhan diikuti oleh 1.200 orang peserta. Pihaknya juga menghaturkan terima kasi kepada Bupati Badung yang telah mendukung penuh kegiatan ini sehingga dapat terselenggara sesuai dengan harapan bersama.
 
Dalam Paruman ini dibahas masalah pengaskaraan yang paling alit atau yang paling kecil dengan maksud apakah pengaskaraan itu perlu ada di setiap pengabenan termasuk bagaimana tata caranya sehingga nantinya dalam pelaksanaannya berdasarkan sastra agama karena Ida Pedanda  selaku sulinggih memberikan konsep konsep agama berdasarkan sastra yang ada. “Pengaskaraan itu penting karena pengaskaraan itu merupakan hal yang paling eksensial dalam pengabenan. Tetapi selama ini mungkin dianggap bahwa pengaskaraan itu upacara yang harus besar, padahal  dalam Agama Hindu ada tingkatannya yaitu nista, madya dan utama sehingga tujuannya sekarang biar tidak ada keraguan dalam pelaksanan beragama namun semua dikaji berdasarkan sastra yang ada,” terangnya.
 
Sementara itu Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta pada kesempatan itu mengucapkan terimasih khususnya kepada Ida Pedanda Siwa Buda se-Nusantara yang sudah hadir pada paruman hari ini dan diharapkan dalam paruman ini ada penyempurnaan-penyempurnaan berkenaan dengan pelaksanaan yadnya khususnya Pitra Yadnya. Bupati mengatakan paruman ini merupakan langkah cerdas dalam rangka bagaimana Umat Hindu dalam melaksanakan upakara, upacara yang baik dan benar sesuai dengan sastra maupun lontar.
 
Lebih lanjut dikatakan dalam penjajahan dahulu banyak sekali lontar kuno kita di ambil oleh penjajah  dan sampai ada di Den Haag Negara Belanda. “Astungkara ada beberapa lontar yang bisa diambil kembali, salah satunya lontar Ida Pedanda Made Sidemen Geria Sanur yang selanjutnya dapat kita padukan sebagai dasar dalam penyempurnaan dan pelaksanaan upacara yadnya,” kata Bupati.
 
Sebagai bentuk bakti terhadap sulinggih Bupat Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan  Punia berupa kampuh secara simbolis kepada sulinggih.
 
 
 
wartawan
I Made Darna
Category

Menarik Wisatawan Berkunjung ke Ubud, Pelaku Pariwisata Hadirkan Konsep Spa Tradisional Dipadukan dengan Teknologi

balitribune.co.id I Gianyar - Salah satu akomodasi wisata di Ubud Kabupaten Gianyar menghadirkan inovasi baru agar wisatawan semakin tertarik berkunjung ke Pulau Dewata. Ditengah ketatnya persaingan global di sektor pariwisata, pelaku pariwisata di Bali dituntut semakin kreatif menghadirkan produk-produk wisata yang menarik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Satria Tinjau Progres Mesin Pengolah Sampah di TOSS Center Kusamba

balitribune.co.id I Semarapura - Bupati Klungkung, I Made Satria meninjau Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center yang berlokasi di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba, Minggu (7/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung progres perakitan mesin pengolah sampah yang didatangkan dari Australia sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan sampah di Kabupaten Klungkung.

Baca Selengkapnya icon click

Badung Turunkan 1.250 Seniman, Ikuti Seluruh Parade PKB 2026

balitribune.co.id I Mangupura - Kabupaten Badung memastikan ambil bagian dalam seluruh agenda parade dan perlombaan pada Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026. Sebanyak 1.250 seniman dan tim pendukung disiapkan untuk mewakili Badung dalam berbagai kategori yang digelar selama rangkaian PKB tahun ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Vihara Empu Astapaka Jembrana, 50 Tahun Menjaga Toleransi dan Kerukunan

balitribune.co.id I Negara - Vihara Empu Astapaka pada Minggu (7/6/2026) telah berusia 50 tahun. Tempat ibadah yang ada di ujung barat pulau Bali ini dinilai telah menjadi pilar penting terjaganya kerukunan umat beragama di Jembrana. Keberadaannya menunjukkan kematangan, keteguhan, dan keberlanjutan dalam melayani umat serta masyarakat

Baca Selengkapnya icon click

Tiga Bersaudari Eksistensikan Balinese Fire Dance

balitribune.co.id I Gianyar - Kreativitas anak muda Bali kembali melahirkan inovasi di bidang seni pertunjukan. Tiga bersaudari asal Gianyar berhasil mengembangkan Balinese Fire Dance, sebuah pertunjukan yang memadukan keindahan tari tradisional Bali dengan atraksi api tanpa meninggalkan pakem budaya yang diwariskan leluhur.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.