Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasar Badung seperti Mal

Bali Tribune/ MAL - Pasar Badung dilengkapi dengan fasilitas modern seperti eskalator sehingga membuat suasana berbelanja di pasar ini seperti berbelanja di supermarket atau mal.

Bali Tribune, Denpasar - Pasar Badung resmi dibuka Minggu (24/2). Ribuan pedagang sudah bisa berjualan di pasar terbesar di Bali ini. Meski tetap mempertahankan ciri khas pasar rakyat, namun Pasar Badung yang baru ternyata tak lepas dari sentuhan modern. Pasar ini dilengkapi eskalator dan lift tak ubahnya mal. Pantauan kemarin, tampak pedagang yang sebelumnya direlokasi di lahan eks Tiara Grosir, nampak pindah ke Pasar Badung. Di lantai satu, para pedagang sudah berjualan aneka rempah, sayur-mayur dan daging. Di lantai dua, pedagang buah dan sarana upakara. Sementara di lantai tiga pedagang pakaian dan kain khas tradisional Bali. Menariknya, jika sebelumnya pengunjung harus susah payah naik turun tangga, namun kini sudah dimanjakan dengan adanya eskalator dan lift. Hal ini membuat suasana berbelanja layaknya di pusat perbelanjaan modern atau mal. Sedikitnya 10 eskalator dan 6 lift terdiri atas 2 lift barang dan 4 lift umum terdapat di pasar ini. “Pasar Badung sekarang lebih modern. Kalau dulu harus capek naik turun tangga, sekarang sudah ada eskalator. Belanja seperti di mal,” ujar salah satu warga Putu Yanti Widiani ditemui di Pasar Badung, Minggu (24/2). Sentuhan-sentuhan modern seperti eskalator dan lift pada Pasar Badung, menurut Yanti, sangat memudahkan pedagang maupun pembeli mengingat tidak harus naik turun tangga apalagi saat membawa barang belanjaan. Selain dilengkapi eskalator dan lift, pasar ini juga dilengkapi kipas angin dan  AC sehingga pengunjung tidak kepanasan. Di pasar ini juga dilengkapi fasilitas pemadaman api ringan, serta penunjuk arah evakuasi dan titik aman untuk memudahkan pedagang dalam mobilisasi barang dan pengunjung. Dirut PD Pasar Kota Denpasar, IB Kompyang Wiranatha saat soft opening mengatakan, meskipun Pasar Badung merupakan pasar rakyat namun tidak lepas dari sejumlah sentuhan modern. “Pasar ini bisa dibilang pasar rakyat termegah tidak saja di Bali tetapi di Indonesia Timur” ujarnya. Wiranata  menjelaskan keberadaan Pasar Badung sebagai denyut nadi perekonomian di Kota Denpasar sangatlah penting. Sebagai pasar rakyat, tentunya peningkatan infrastruktur pasar harus terus dilaksanakan. Namun demikian, dengan pengelolaan yang modern tentu tetap mempertahankan kultur budaya atau smart heritage market sebagai bagian dari city tour. “Dengan tersedianya fasilitas yang telah sesuai dengan SNI ini kami akan terus berupaya meningkatkan pelayanan dengan memberikan sarana pembinaan  dan pelayanan sosial kepada para pelaku pasar melalui sekolah pasar, bina usaha, klinik layanan kesehatan, pemberdayaan perempuan dan anak serta koperasi pedagang,” ujarnya. Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra menjelaskan revitalisasi pasar rakyat merupakan salah satu program unggulan Pemkot Denpasar guna meningkatkan daya saing serta harkat martabat para pedagang. Beragam fasilitas penunjang terus ditingkatkan guna mewujudkan pasar rakyat yang segar, bersih dan terpercaya. Sehingga pasar rakyat ini tidak hanya dimanfaatkan sebagai wadah bertemunya penjual dan pembeli, melainkan dapat juga menjadi wahana rekreasi sekaligus objek wisata.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Topeng Suluh Badung, Menghidupkan Warisan Maestro Carangsari di Panggung PKB 2026

balitribune.co.id I Denpasar - Duta Kabupaten Badung menghadirkan kekuatan tradisi dalam Rekasadana (Pergelaran) Kesenian Khas Kabupaten pada Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 melalui pementasan Topeng Suluh yang dibawakan Sanggar Seni Waduk, Banjar Umakepuh, Desa Buduk, Kecamatan Mengwi, di Kalangan Ratna Kanda, Jumat (26/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berawal dari Perayaan Kemenangan Perang, Tradisi Mekotek Digelar Setiap Hari Raya Kuningan

balitribune.co.id I Mangupura - Dentuman tongkat kayu kembali menggema di Desa Adat Munggu, Kecamatan Mengwi, saat ratusan krama melaksanakan tradisi sakral Mekotek bertepatan dengan Hari Raya Kuningan, Sabtu (27/6/2026). Ritual yang digelar setiap 210 hari ini menjadi salah satu tradisi khas Bali yang terus bertahan di tengah perkembangan zaman.

Baca Selengkapnya icon click

Terlihat Kumuh, Alun-Alun Bangli Jadi Tempat Penitipan Permainan Anak-Anak

balitribune.co.id I Bangli - Sebagai fasilitas publik terbuka yang diperuntukan bagi ruang interaksi sosial, olahraga dan rekreasi warga, kini alun-alun Bangli juga dimanfaatkan untuk tempat penitipan wahana permainan anak-anak. Realita ini tentu berpengaruh terhadap estetika  yakni keindahan dan keasrian dari alun-alun kebanggaan masyarakat Bangli.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hari Raya Galungan dan Kuningan, Ribuan Wisatawan Kunjungi Desa Wisata Penglipuran

balitribune.co.id I Bangli - Jumlah kunjungan wisatawan ke Desa Wisata Penglipuran, Kelurahan Kubu Bangli pada momen hari Raya Galungan hingga Kuningan cukup tinggi. Dalam rentan waktu sepuluh hari yakni dari tanggal 17 Juni sampai 27 Juni 2026 tercatat jumlah kunjungan wisatawan ke objek wisata yang terkenal dengan kebersihan dan arsitektur tradisional Bali mencapai ribuan pengunjung. 

Baca Selengkapnya icon click

Transformasi Bengkel Binaan Yayasan AHM, Dari Servis Motor Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

balitribune.co.id | Bandar Lampung - Di balik deru mesin dan aktivitas servis kendaraan, bengkel-bengkel binaan Astra Honda Youthpreneurship Program (AHYPP) kini tidak hanya menjadi pusat perawatan sepeda motor, tetapi telah menjadi penopang ekonomi bagi masyarakat di berbagai daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.