Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasar Hewan Beringkit Terapkan E-Retribusi, Pedagang Dianjurkan Transaksi Nontunai

Wabup Suiasa didampingi Plt Direktur Utama (Dirut) Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali I Nyoman Sudharma dan Direktur PD Pasar Badung I Made Sutarma disela-sela lounching penerapan E-Retrebusi di Pasar Hewan Beringkit, Rabu (19/12).

BALI TRIBUNE - Pasar umum Hewan Beringkit di Desa Mengwitani mulai menerapkan E-Retribusi. Launching penggunaan E-Retrebusi atau Sistem Iuran Pengelolaan Pasar Elektronik (SIPPE) ini dilakukan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, Rabu (19/12) kemarin. Dalam lounching tersebut pihak BPD Bali mengajak para pedagang di Pasar Umum Hewan Beringkit melakukan transaksi secara non tunai. “Ini (E-Retrebusi, red) dilakukan untuk peningkatan keuangan untuk akses masyarakat. Sehingga dari sisi penerimaan atau penyaluran kredit bisa lebih tepat sasaran,” ujar Plt Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali I Nyoman Sudharma.  Hadir pula pada kesempatan itu, Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa, Direktur PD Pasar Badung, I Made Sutama, Kepala OJK Regional 8 Bali Nusra Elyanus Pongsoda, Kabag Perekonomian Setda Badung AA Sagung Rosyawati, Kepala Bulog Divisi Regional (Divre) Bali. Dikatakan bahwa layanan ini merupakan tahap permulaan dari sistem non tunai, yang dikembangkan Bank BPD Bali. Sesuai dengan rencana kerja tahun 2019, layanan E-Retribusi akan dikembangkan dalam bentuk digitalisasi sistem pembayaran dalam bentuk QR code untuk mempermudah dan mempercepat transaksi.  “Untuk pasar nanti, kan bisa pengumpulan tagihannya bisa lebih cepat dan tepat,” tegasnya sembari menyebut  sebelum Pasar Umum Beringkit, BPD Bali juga sudah melakukan lounching E-Retrebusi di pasar di Denpasar. Selanjutnya akan dilaksanakan di Kabupaten Klungkung dan Singaraja. Sementara Wabup Suiasa menyambut baik penerapan E-Retrebusi ini. Transaksi secara elektronik ini juga sejalan dengan Pemkab Badung yang tengah gencar membangun smart city. “Teknologi sudah berkembang, masyarakat harus terbiasa memanfaatkan tekologi. Sistem ini juga mencegah  peredaran uang palsu dan mempermudah transaksi,” katanya. Suiasa berharap dengan sentuhan teknologi ini bisa mencegah terjadinya penyimpangan dalam ngelolaan restribusi di dalam Perusaahaa daerah Pasar. “Kami harap nanti bisa lebih transparan,” harap Suiasa. I Made Sutama selaku Direktur PD Pasar Badung menyebut iuran elektronik ini sesuai surat edaran Mendagri, yang mana  perusahaan daerah harus melakukan transaksi non tunai. “Ini juga mengurangi pegawai kita yang nakal. “Pegawai tidak akan bisa nakal, kalau sudah non tunai,” ujarnya. Dikatakan bahwa bagi pedagang yang memiliki tabungan di Bank BPD Bali tidak akan kena biaya administrasi. Justru mereka akan mendapatkan bunga.   “Bagi pedagang berapapun kewajiban pedagang membayar, segitu pula yang di potong. Tidak ada potongan lain lagi,” tutur Sutarma sembari menambahkan bahwa dalam penerapan Sistem SIPPE ini, ada sebanyak 193 pedagang di pasar hewan yang sudah memiliki rekening baru. 

wartawan
I Made Darna
Category

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tewasnya Desak Gayatri di Moskow Ungkap Risiko Fatal Berangkat Non-Prosedural

balitribune.co.id | Singaraja - Desak Komang Ayu Gayatri, pekerja migran asal Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, meninggal dunia saat bekerja di Kota Moskow, Rusia. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng, Putu Arimbawa membenarkan laporan tersebut. Menurutnya, Desak Gaytari meninggal dalam peristiwa kebakaran yang terjadi ditempatnya bekerja.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.