Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasar Kumuh dan Kurang Representatif, Desa Belancan Rancang Bangun Pasar Pasar Baru

perbaikan
DIPINDAH - Pasar Desa Belancan yang direncanakan akan dipindahkan.

BALI TRIBUNE - Posisi Pasar Desa Belancan, Kecamatan Kintamani, Bangli, saat ini dinilai kurang refresentatif, karena tepat berada di depan jalan serta dekatpusat pemerintahan desa, sehingga  kondisinya terkesan kumuh.  Untuk itu pihak desa berencana memindahkan pasar Desa Belanca.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Desa Belancan I Ketut Mendra, Selasa (23/1). Lokasi yang rencana dijadikan pasar, tidak jauh dari lokasi pasar saat ini, dan lahan yang disiapkan 60 are. "Untuk tahap awal dilakukan penyenderan di lahan yang baru, dana diambil dari APBdes Belancan 2017,” jelasnya.

Selain untuk menghilangkan kesan kumuh, pemindahan pasar untuk menghidupkan kembali pasar jeruk yang beberapa tahun ini tidak optimal. "Warga Belanca sebagian besar petani jeruk, untuk itu kami ingin membangkitkan pasar jeruk agar harga jeruk bisa lebih terangkat," ungkap Ketut Mendra.

Sebelumnya, pasar Desa Belancan buka agak siang, namun lima tahun terakhir buka semakin pagi, bahkan buka pukul 02.00 WITA. Hal tersebut membuat pasar jeruk tidak optimal. Kelak jika pasar telah berdiri, maka untuk  jam buka pasar akan ditentukan, sehingga tidak ada lagi pedagang berlomba-lomba buka dagangan lebih awal. “Kalau sekarang pedangan ingin buka paling pagi, begitu juga pembeli ingin dapat barang pertama. Karena pasar jeruk tidak aktif, warga banyak yang menjual jeruk ke pasar Kintamani," sebutnya.

Ia menambahkan untuk pengelolaannya nanti akan ditangani Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). ”Bumdes sudah dibentuk, kini menangani masalah simpan pinjam,” jelasnya.

Ketut Mendra menambahkan, selain los pasar, beberapa toko atau kios akan dibangun untuk menampung para pedagang. Selain itu pihaknya juga akan melakukan perbaikan lapangan voli yang notabene bersebelahan dengan pasar, dan membuat taman bermain.  “Anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 5 Miliar,” ujarnya. 

wartawan
Agung Samudra
Category

PHRI Denpasar: Melalui Strategi dan Penggunaan Teknologi, Pengolahan Sampah Bisa Dilakukan dengan Baik

balitribune.co.id | Denpasar - Menghadapi krisis penanganan sampah di Bali membuat berbagai pihak turut andil dalam mengurangi penumpukan sampah di tempat pembungan akhir (TPA). Pengelola akomodasi wisata di Bali kini mulai berinisiatif untuk mengelola sampah yang dihasilkan di tempat usahanya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pentingnya Peningkatan Kapasitas dan Kualitas UMKM Agar Menjadi Mitra yang Mendukung Keberlanjutan Pariwisata

balitribune.co.id | Mangupura - Pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di kawasan pariwisata didorong untuk memperkuat keterampilan dalam mengelola usaha, meningkatkan kualitas layanan, serta memperbesar peluang pendapatan. Pasalnya, keberadaan UMKM tersebut di kawasan pariwisata dapat membantu memenuhi kebutuhan para wisatawan seperti makanan, minuman, suvenir dan lainnya. 

Baca Selengkapnya icon click

Lestari For Kids, Komitmen BPR Lestari Bali Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

balitribune.co.id | Denpasar - Konsistensi BPR Lestari Bali dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat kembali diwujudkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) “Lestari For Kids”. Tahun ini, bank yang dikenal dengan slogan #MakeAnImpact itu menyalurkan bantuan beras sebanyak 2.625 kilogram ke 31 panti asuhan yang tersebar di delapan kabupaten/kota di Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Midea Pacu Pertumbuhan Asia-Pasifik lewat Produksi Lokal dan Inovasi Teknologi

balitribune.co.id | Denpasar - Midea, perusahaan teknologi global dan salah satu produsen peralatan rumah tangga terbesar di dunia, menggelar konferensi dealer regional pertamanya di Asia-Pasifik. Acara ini tidak hanya menjadi ajang memperkuat kemitraan dengan mitra lokal, tetapi juga memperkenalkan lima solusi unggulan yang diklaim akan mendefinisikan ulang pengalaman rumah pintar.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Bali Serahkan 106 Sertifikat Bermasalah di Tahura Ngurah Rai ke Kejati dan Polda

balitribune.co.id | Denpasar - Polemik tata ruang Bali kembali mencuat. Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Trap) DPRD Provinsi Bali resmi menyerahkan 106 sertifikat tanah bermasalah di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai dan hutan mangrove kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali serta Polda Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.