Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasar Malam Sindu Destinasi Favorit Wisman

KULINER
KULINER - Sejumlah wisman nampak sedang menikmati kuliner di Pasar Malam Sindu Denpasar.

BALI TRIBUNE - SEBAGAI destinasi wisata yang dikunjungi oleh berbagai kalangan wisatawan, Desa Sanur tidak hanya menyediakan fasilitas akomodasi juga Pasar Malam Sindu Denpasar. Keberadaan pasar ini menjadi salah satu wisata kuliner alternatif bagi wisatawan yang tinggal di kawasan Sanur.

Pasar Malam Sindu merupakan pasar senggol pada umumnya yang menjual beragam jenis kuliner seperti Chinese Food, masakan khas Nusantara hingga masakan tradisional Bali. Namun yang membedakan Pasar Malam Sindu dengan pasar senggol lainnya di Bali yaitu menjadi destinasi favorit bagi wisatawan asing yang menyukai jajanan pasar.

Salah seorang pedagang lalapan di Pasar Malam Sindu, Anggreni, menyatakan saat ini Pasar Sindu tidak saja populer di kalangan masyarakat Sanur juga dikalangan wisatawan mancanegara (wisman) “Bahkan saat ini pengunjungnya di dominasi oleh wisatawan asing yang sedang berlibur di Sanur,” ucapnya. Harga makanan yang ditawarkan di pasar ini tidak jauh berbeda dengan yang dijual di pasar tradisional pada umumnya yakni mulai Rp 5 ribu sampai dengan Rp 40 ribu per porsi.

Pedagang makanan lainnya di Pasar Malam Sindu, Diana juga menyatakan hal senada bahwa pasar yang tergolong bersih ini menjadi alternatif wisata kuliner. “Mereka (wisman) biasanya datang untuk makan malam, karena pasar ini memang buka malam hari. Wisatawan yang datang, mereka yang menginap di villa atau hotel yang ada di sekitar Jalan Danau Tamblingan,” terang Diana. Disebutkannya, hampir seluruh jenis makanan yang dijual di Pasar Sindu diminati wisatawan.

 Namun kata dia yang paling diminati adalah sate kambing dan untuk camilannya yaitu jajan Bali dan martabak. Menurut wisatawan dari Australia, Natasha, setiap berlibur ke Bali mengaku selalu menyempatkan diri untuk mampir ke Pasar Sindu. Sebab jenis makanan yang disediakan sangat beragam dan rasanya pun enak. “Harga makanan di pasar ini sangat murah, dan rasa makanannya sangat enak. Salah satu makanan yang saya suka adalah jajan Bali, rasanya benar-benar enak,” terangnya.

wartawan
Ayu Eka Agustini

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.