Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasar Otomotif Terhambat, Target Penjualan Sulit Tercapai

Bali Tribune/ Pameran mobil IIMS (ilustrasi)
Balitribune.co.id | DIREKTUR Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra, memprediksikan pasar baru kembali mencapai pasar satu juta unit mobil per tahun di tahun 2022. "Untuk tahun ini, Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor) memprediksi bahwa akan ada 600 ribu unit hingga akhir tahun. Boleh-boleh saja yang namanya prediksi bisa benar bisa salah. Tetapi sampai saat ini belum ada sinyal yang mendukung penjualan," terang Amelia melalui webinar.
 
Menurutnya, banyak sekali faktor yang menghambat pertumbuhan pasar otomotif secara cepat. Salah satunya yang menjadi masalah utama adalah perkreditan yang ketat. "Leasing company sampai sekarang ini masih sangat ketat dalam menjalankan bisnisnya karena banyak sekali kendala. Bank-bank juga sangat selektif dalam mengucurkan dana demi menjaga risiko," kata dia. Kemungkinan besar, prediksi Amelia, pembelian mobil baru pun akan sulit.
 
Selain itu, era kenormalan baru (new normal) juga dinilai tidak memberikan banyak perubahan. Menjalankan kenormalan baru hanya mengubah cara bisnis, seperti menggunakan masker untuk menjaga kesehatan. "Untuk otomotif dilihat dari daya beli dan kami belum melihat dari daya beli itu apakah saat bisa kembali seperti tahun 2019. Bahkan untuk mencapai (target) tahun 2020 saja sudah menjadi tanda tanya besar apakah bisa atau tidak," pungkasnya.
wartawan
Hendrik B Kleden
Category

Imbas Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pergerakan Wisatawan Domestik Terganggu

balitribune.co.id I Badung - Sehubungan dengan peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, berdampak pada pergerakan wisatawan domestik dari sejumlah daerah di Indonesia ke Bali. Pasalnya, sejak Minggu (6/9/2026), operasional penerbangan sejumlah bandara di Tanah Air ditutup sementara imbas sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Inflasi Bali Perlu Diwaspadai, Rantai Pasokan dan Logistik Harus Diperkuat

balitribune.co.id | Denpasar - Tekanan inflasi di Bali memasuki fase yang perlu mendapat perhatian serius menjelang akhir tahun. Pemerintah daerah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Bali diminta memperkuat pengawasan terhadap pasokan pangan, kelancaran distribusi, hingga perkembangan biaya transportasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.