Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasar Senggol Gianyar Digandrungi Wisatawan Asing

Bali Tribune / PASAR - Wisatawan di Pasar Senggol Gianyar.

balitribune.co.id | GianyarMeninkmati sajian kuliner khas Bali di pasar senggol suasana dan kebersihan kerap menjadi kendalanya. Namun, Pasar Senggol Gianyar yang baru dengan tampilan foodcourt modern di lahan bekas eks Hardys kini mulai menjadi magnet wisatawan asing pemburu kuliner. Selain menikmati makanan khas Gianyar, suasana merakyat di lingkungan yang bersih dan asri menjadi pelengkapnya. Tak hanya banyak guide kini banyak menawarkan sensasi ini.

Pada Sabtu (8/6) petang sepasang wisatawan asing terlihat berkeliling di pasar senggol Gianyar yang baru dibuka sehari sebelumnya. Mereka tampak kebingungan karena dagang makanan yang ada sangat menggoda. Mulai dari babi guling, ayam panggang, be genyol, sate, hingga jajanan Bali. Hingga akhirnya pilihan jatuh pada salah satu pedagang babi guling.

Menyusul itu, rombongan wisatawan berjumlah lima orang yang dipandu oleh seoramg guide juga menyambangi pasar ala taman ini dan langsung menuju salah satu meja di sebuah warung Babi Guling disebelahnya. Sembari.menunggu pesanan, wisatawan ini juga menyempatkan diri berkeliling. "Sebenarnya banyak wisatawan yang menginginkan tempat kuliner khas Bali. Karena tempat ini sangat rekomen banget, saya arahkan kesini," ungkap Dewa Made Dana yang membawa rombowan wisatawan dari Ubud ini.

Disebutkan, sebelumnya dia sudah sering mengajak wisatawan ke Pasar Senggol.  Namun karena kondisi pasar senggol yang lama itu sedikit kumuh dan bau, kebanyakan tamunya hanya melihat-lihat dan tidak jadi makan. "Kalau pasar senggol seperti sekarang, semuanya mereka dapat. Sajiannya Original, tempat sangat mendukung, dan suasana merakyat dan berbaur. Pokoknya rekomen banget," ungkap Dewa.

Terresa, salah seorang wistawan asal Inggris yang malam itu bersama teman laki-lakinya mengaku tak berencana ke pasar senggol anyar itu. Awalnya karena hujan dia berhenti sejenak dan mengira ada kegiatan sejenis festival makanan. Karena itu dia tertarik untuk berkeliling dan akhirnya berlabuh pada warung babi guling di sisi timur. "I tray babi guling...enakk," ujarnya.

wartawan
ATA
Category

Tebing di Pinggir Jembatan Peken Belayu - Kukuh Longsor Lagi

balitribune.co.id I Tabanan - Tebing di pinggir jembatan Peken Belayu-Kukuh di Desa Peken Belayu, Kecamatan Marga, longsor lagi pada Rabu (22/4/2026) sore. Tak hanya itu, material tebing yang longsor itu membuat gelombang air pada aliran Sungai Yeh Ge menerjang areal wantilan pura yang ada di seberangnya.

Baca Selengkapnya icon click

Tim Gabungan Gelar Penertiban Identitas, Sasar 141 Duktang di Bajera

balitribune.co.id - Tabanan - Tim gabungan di Kecamatan Selemadeg melakukan penertiban identitas terhadap 141 penduduk pendatang (duktang) yang tinggal di lingkungan Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg. Penertiban yang berlangsung pada Senin (20/4/2026) malam itu menyasar belasan rumah kos, petugas tidak menemukan adanya pelanggaran administrasi kependudukan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Korsleting Listrik, Laundry Terbakar

balitribune.co.id I Bangli - Sebuah tempat usaha laundry yang berlokasi di Jalan Nusantara, Kelurahan Cempaga, Kecamatan/Kabupaten Bangli, dilalap si jago merah pada Selasa (22/4/2026) sekira pukul 08.30 Wita. Kuat dugaan kebakaran  dipicu oleh korsleting listrik pada instalasi kabel yang kemudian menyambar pakaian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Buleleng Tetapkan Perda Baru Pajak dan Retribusi

balitribune.co.id I Singaraja - DPRD Kabupaten Buleleng secara resmi mengesahkan Peraturan Daerah tentang Perubahan atas Perda Nomor 9 Tahun 2023 mengenai Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dalam rapat paripurna, Rabu (22/4/2026). Rapat dipimpin Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya, serta dihadiri jajaran legislatif dan eksekutif, termasuk Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, Sekda, serta pimpinan OPD.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Buleleng Desak Pencabutan UU Pemda 23 Tahun 2014

balitribune.co.id I Singaraja - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buleleng Ketut Ngurah Arya mendesak adanya pencabutan atau revisi Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Langkah ini dinilai mendesak lantaran regulasi tersebut dianggap membatasi ruang gerak DPRD, khususnya dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap eksekutif.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.