Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasca Dilantik, Bupati Suwirta Terharu pada Kedua Orangtuanya

DIAPIT - Bupati Nyoman Suwirta diapit kedua orangtuanya.

BALI TRIBUNE - Pasca dilantiknya Bupati Klungkung Nyoman Suwirta bersama Wabup Made Kasta periode 2018 – 2023, di Gedung Wisma Sabha Utama Kantor Gubernur Bali oleh Gubernur Bali Wayan Koster, ada hal yang membuat audien yang hadir terharu yaitu dengan penghormatan khusus Bupati Nyoman Suwirta kepada kedua orang tuanya yang ikut hadir menyaksikan putra kesayangannya dilantik sebagai orang nomor satu di bumi serombotan Klungkung.   Keharuan Bupati Nyoman Suwirta tidak berhenti  saat pelantikan itu saja  momen keharuan dirinya sembah hormat kerpada dua orang yang melahirkan dirinya kedunia terus terbawa sampai kerumah jabatan Bupati dijalan Cut Nyadien, Semarapura, Klungkung. Kertika momen itu kembali disinggung saat bertemu awak media, Minggu (16/12) lalu  dengan sesenggukan bupati asal Ceningan ini kembali memutar memory sejarah hidupnya yang penuh dengan rona kesederhanaan dan penuh kekurangan dimasa kecilnya. Malah disaat mengarungi awal rumah tanggapun dirinya mengaku masih hidup prihatin karena harus mengontrak rumah sederhana di kawasan Banjar Jelantik Kuribatu, Desa Tojan. Seraya melirik kedua orangtuanya yang renta Bapak I Made Baum (87) dan ibunya Ni Wayan Bari (82) yang mengapitnya duduk di ruang keluarga RJ Bupati Klungkung, dirinya terus menumpahkan air matanya menyaksikan keteguhan kedua orang tuanya yang telah bersusah payah mendidiknya menjadi orang seperti saat ini. “Saya masih ingat ketika ayah saya meminta agar saya jangan pergi jauh jauh untuk membantunya berkebun diDesa tempat saya lahir. Namun karena saya sudah bulat niat untuk merantau menuntut ilmu akhirnya kedua orang tuanya malah merestui hanya dengan iringan doa dan nasehat agar berbuat yang baik ditempat orang,” ujar Bupati Suwirta lirih menahan haru. Terkait pesan orangtuanya kepada Suwirta tidaklah muluk muluk. Hanya dirinya meminta agar setelah menjadi Bupati ,jadilah Bupati yang jujur dan melayani rakyat dan jangan melanggar aturan. ”Saya menangis sedih melihat kedua orang tua saya ikut hadir diantar kakak saya pelantikan. Saya teringat ketika mereka dulu membesarkan saya dengan susah payah. Saya merasa sedih setelah saya menjabat Bupati Klungkung saya jarang bisa pulang menemui mereka,” ujarnya sendu sambil memeluk erat kedua orang tuanya tersebut.  Ketika disinggung persiapan menjelang pelantikan dirinya, Bupati Suwirta mengikuti apapun keinginan istrinya Nyonya Ayu Suwirta. Dimana dia menyiapkan banten pejati sebanyak 23 pejati untuk melakukan persembahyangan keliling dipura pura ayang ada di Kabupaten Klungkung seperti Pura Jagat Natha,Pemedal Agung Klungkung, termasuk sembahyang di Catus Pata setelah menghaturkan bakti di Pura Dalem Pemuteran, Jelantik maupun di Pura Watu Klotok. Dirinya mengaku tidak begitu mempersiapkan diri untuk acara Pelantikannya. Hanya saja anak-anaknya mengingatkan dirinya untuk tidur lebih awal sehari sebelum acara pelantikan di Kantor Gubernur. Namun di sela sela persembhayangan dia mengaku sempat menghadiri  Upacara Penutupan Porsenides Desa Takmung. “Saya yang merasa mendapat kehormatan dan harapan dari masyarakat yang begitu besar dan antusias mengirimi dirinya karangan bunga ucapan selamat dilantik sebagai Bupati Klungkung periode yang kedua,” jelasnya bangga. 

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Bukan Sekadar Kopdar, Serunya Gaya Bikers HASCI Bali Touring Sambil Bukber Bareng Astra Motor

balitribune.co.id | Denpasar - Touring bersama disela-sela kegiatan kopi darat (Kopdar) bagi komunitas motor tentunya sudah biasa. Tapi, touring bersama diluar agenda kopdar dan berlanjut buka puasa bersama (bukber), pastinya luar biasa.

Gak percaya! coba tanya bikers komunitas Honda Stylo 160 Club Indonesia (HASCI) Chapter Bali. Jawaban tentu tidak lain, seru dan menyenangkan.

Baca Selengkapnya icon click

Sanur Metangi 2026 Angkat Tradisi Ogoh-Ogoh dan Pariwisata, Wali Kota Denpasar Beri Apresiasi

balitribune.co.id | Denpasar - Tradisi Ogoh-Ogoh di kawasan Sanur, Denpasar kembali dikemas secara lebih kreatif melalui event Sanur Metangi 2026 dalam rangka menyambut Tahun Baru Saka 1948. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan parade Ogoh-Ogoh, tetapi juga berbagai rangkaian kegiatan budaya dan pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.