Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasca Plafon Jebol, Siswa SDN 2 Pejeng Kangin Belum Efektif Belajar

Bali Tribune/ BELAJAR - Kelas III, korban plafon jebol belajar sambil bermain di halaman untuk pemulihan trauma.
balitribune.co.id | Gianyar - Ruang kelas dikosongkan pasca musibah plafon  jebol  yang menimpa puluhan siswa, aktivitas belajar di SDN 2 Pejeng Kangin, Tampaksiring tidak berjalan efektif, Selasa (26/3). Siswa kelas III yang menjadi korban musibah itu diajak belajar sambil bermain untuk pemulihan trauma.
 
Komite sekolah  berharap bantuan pemerintah tidak hanya perbaikan plafon. Namun juga rehab atap gedung yang menjadi permasalahan utamanya.Pantauan balitribune.co.id |  - ,  pasca musibah plafon jebol yang menimpah puluhan siswa kelas III, SDN 2 Pejeng Kangin, Tampaksiring, proses belajar siswa  pada hari selasa,  tidak berjalan efektif.  Karena dua kelas dikosongkan,  sejumlah  bangku duduk dan meja belajar dipindahkan ke kelas lainnya.
 
Khususnya siswa kelas III, untuk sementara diajak belajar sambil bermain di halaman sekolah setempat.  Sambil belajar ringan, wali kelasnya  melibatkan anak-anak dalam permainan  bermuatan lokal, yakni macecimpedan, bebladbadan dan lainnya. “Kegiatan ini, kami  maksudkan untuk memulihkan kondisi mental siswa yang sempat trauma terhadap musibah  plafon jebol yang menimpang mereka,” ungkap guru setempat, Ni Made Alit Sri Pujastini
 
Sementara pihak komite dan sekolah bersama kepala sekolah langsung menggelar rapat terkait rencana pemerintah daerah  yang akan   menggelontor bantuan perbaikan plafon yang jebol itu. Pihak komite sekolah  menilai, perbaikan plafon akan mubasir, karena permasalahan utamanya terdapat di bagian atap yang banyak bocor dan beberapa kayunya sudah lapuk.  Harapan komite dan pihak sekolah, selian plafon pemerintah juga memberikan bantuan rehab bagian atap. “Setelah ada musibah ini, pihak kedinasan langsung menurunkan tim untuk perbaikan plafon.  Sujatinya, plafonnya lapuk dan jebol karena kebocoran bagian atap. Kalau kebocoran dibiarkan, plafon yang baru akan rusak pula. Karena itu kami akan memohon bantuan hingga  rehab bagian atap,” harap  Ketua Komite setempat I Made Bajra.
 
Secara terpisah anggota DPRD Gianyar asal Puri Agung Pejeng, Cokorda Gede Pemayun menyayangkan peristiwa tersebut.Walau demikian, Cok Pemayun bersyukur tidak ada korban luka serius apalagi sampai ada korban jiwa dalam ambruknya plafon SDN 2 Pejeng.Atas musibah ini, Bendesa Agung Jero Kuta Pejeng ini berharap instansi terkait, terutama Dinas Pendidikan bias melakukan pengecekan pada sekolah-sekolah yang umurnya sudah lebih dari 7 tahun. Karean tidak menutup kemungkinan masih sekolah-sekolah yang kondisinya sama dan membahayakan keselamatan siswa. “Belajar dari musibah ini, sebaiknya dinas pendidikan melakukan pengecekan terhadap sekolah-sekolah yang umurnya sudah lebih dari 10 tahun,” pintanya.
 
Dari kenyataan di lapangan, bagi Cok Mayun, anggaran pendidikan untuk rehab sekolah juga mesti ditingkatkan, sehingga gedung sekolah di perkotaan dengan di pedesaan kualitasnya sama. “Dengan kejadian tersebut, kami berharap eksekutif mulai memikirkan rehab terhadap sekolah-sekolah yang kondisinya sudah berumur. Sehingga anak didik bias belajar dengan nyaman,” terangnya.
 
Sebelumnya, Senin siang,  puluhan siswa kelas III SDN 2 Pejeng Kangin,   tertimpa plafon jebol di ruangan kelas saat jam belajar. Seorang siswa menderita luka robek di bagian kepala dan harus dilarikan ke puskesmas terdekat.Kondisi plafon lapuk itu.
wartawan
Redaksi
Category

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Tionghoa Buleleng Pusatkan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong

balitribune.co.id | Singaraja - Warga etnis Tionghoa di Kabupaten Buleleng merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dipusatkan di Klenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja. Sejumlah rangkaian acara digelar sebelum dilaksanakan sembahyang tutup tahun dan melepas Tahun Ular oleh pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD) Ling Gwan Kiong dan Seng Hong Bio.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mulai 23 Februari Pelabuhan Gilimanuk Terapkan E-Money

balitribune.co.id | Negara - Para pengendara yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa maupun yang masuk Bali melalui Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk tidak bisa lagi membayar retribusi (tiket) secara manual. Untuk membayar retribusi di Terminal Manuver maupun Terminal Gilimanuk kini menggunakan uang elektronil E-Money.

Baca Selengkapnya icon click

Bali Auto Show 2026, Banjir Promo dan Cashback Puluhan Juta untuk Mobil Impian

balitribune.co.id | Denpasar - Pameran Bali Auto Show yang digelar di Trans Studio Mall (TSM) pada 16-22 Februari 2026 bukan sekedar memajangkan produk mobil unggulan masing-masing peserta mobil tapi juga menjadi kesempatan emas bagi konsumen Bali memiliki unit mobil impian mereka lantaran berbagai promo menarik yang ditawarkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Atraksi Barongsai Bertepatan Tahun Baru Imlek Hibur Wisatawan di Bali

balitribune.co.id | Nusa Dua - Tahun Baru Imlek 2557 Kongzili tahun 2026 ini dirayakan meriah di sejumlah pusat kegiatan pariwisata di Bali salah satunya di Kuta, kawasan pariwisata Nusa Dua hingga di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Seperti di kawasan Kuta Kabupaten Badung pada 16 Februari 2026 dilakukan ritual tolak bala yang digelar di Vihara Dharmayana Kuta.

Baca Selengkapnya icon click

Revolusi Angpao Digital, Menjaga Tradisi Imlek di Tahun Kuda Api 2026

balitribune.co.id | Denpasar - Tahun Baru Imlek selalu identik dengan kebersamaan, harapan baru, dan tradisi berbagi. Di tahun Kuda Api 2026 yang melambangkan energi dan keberanian melangkah, tradisi pun terus beradaptasi mengikuti gaya hidup masyarakat yang semakin digital.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.