Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasca Terjangan Banjir Besar, Dua Jalur Evakuasi Warga Lereng Gunung Agung Terputus

Bali Tribune/ HANCUR - Pasca banjir besar, akses jalan di Banjar Butus, Desa Buana Giri, Kecamatan bebandem, hancur.
balitribune.co.id | Amlapura - Terjangan banjir besar dengan aroma belerang cukup menyengat yang terjadi di Sungai Tukad Taksu, Banjar Butus, Desa Buana Giri, Kecamatan Bebandem, Karangasem, Rabu (27/3) petang, menyisakan kerusakan infrastruktur yang cukup parah. Utamanya hancurnya akses jalan penghubung antar dusun yang berada di lereng bagian atas Gunung Agung, seperti Banjar Kemoning, Banjar Tanah Aron, Banjar Nangka dan beberapa banjar lainnya.
 
Akibat terjangan banjir besar tersebut jalan poros atau jalan utama di Desa Butus yang dilewati oleh aliran Sungai Tukad Taksu atau yang lebih dikenal dengan Tukad Mbah Api karena merupakan aliran lahar panas saat letusan Gunung Agung palda Tahun 1963 silam ini terputus dan bahkan sudah berubah menjadi aliran sungai dengan cekungan cukup dalam.
 
Berdasarkan pantauan koran ini dilokasi jalan putus tersebut Kamis (28/3), satu alat berat yang dipinjam warga dari salah satu usaha Galian C di Banjar Butus, dikerahkan untuk embantu warga membangun jalan darurat, agar bisa dilewati oleh kendaraan truk pengangkut Galian C, dadn kendaraan pribadi milik warga, mengingat jalan tersebut merupakan akses utama warga menuju ke tempat kerja mereka dan akses bagi siswa di lereng bagian atas Gunung Agung untuk berangkat ke sekolah mereka yang berada di bawah.
 
Kemarin akses jalan darurat sudah bisa dilewati, setelah beberapa bagian badan jalan yang terputus itu diurug dengan bantuan alat berat. Namun demikian tetap warga yang melintas harus berhati-hati karena kondisi jalan darurat tersebut posisinya disamping jalan yang terputus. Jika tidak warga bisa terjun bebas kebawah mengingat di lokasi tidak dipasangi tanda atau rambu lalulintas.
 
Salah seorang warga Banjar Butus, I Gusti Ngurah Alit, kepada koran ini dilokasi kemarin mengatakan jika banjir yang terjadi Rabu petang itu sangat berbeda dengan banjir yang terjadi sebelumnya, dimana tercium bau blerang yang cukup menyengat, kendati dua tahun yang lalu yakni saat terjadi erupsi strombolian, pernah terjadi banjir yang dua kali lebih besar dari ini. “Dulu waktu pertama kalii Gunung Agung erupsi, banjirnya lebih besar dari ini pak! Bahkan air sampai ke rumah warga. Makanya saat itu banyak warga kami yang langsung mengungsi,” ungkapnya.
 
Mengingat kondisi Gunung Agung yang seperti sekarang ini, dia dan warga lainnya mengaku khawatir terkait kemungkinan terjadinya banjir besar seperti dulu, terlebih kondisi akses jalan yang terputus akan menyulitkan dan bahkan menghambat warga untuk menyelamatkan diri jika tiba-tiba Gunung Agung meletus. “Selain menjadi akses perekonomian, jalan ini merupakan jalur evakuasi warga kalau terjadi Gunung agung meletus. Nah kalau jalannya putus seperti ini kemana warga kami akan lari kalau keadaan gawat bencana?” kesahnya.
 
Untuk itu dia dan warga lainnya memohon kepada pemerintah pusat dan provinsi dalam hal ini Balai Wilayah Sungai, Bali Penida, untuk segera membangunkan jembatan permanen diloksi tersebut. Sebab jalur tersebut akan kembali putus jika terjadi banjir besar seperti sekarang ini. 
wartawan
Redaksi
Category

Simposium Nasional Kependudukan Tahun 2026: Transformasi Kebijakan Kependudukan Menyambut Silver Economy

balitribune.co.id | Denpasar - Kemendukbangga/BKKBN menyelenggarakan Simposium Nasional Kependudukan Tahun 2026 sekaligus Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Konsorsium Perguruan Tinggi pada Kamis (23/4/2026) di Bali yang diikuti oleh perguruan tinggi dan Universitas Udayana Bali sebagai tuan rumah. Simposium ini menyoroti kejadian demografis dimana Indonesia saat ini berada dalam fase demografi yang sangat krusial.

Baca Selengkapnya icon click

Simposium Nasional Kependudukan 2026: Memajukan Ketahanan Demografi Wujudkan Indonesia Emas 2045

balitribune.co.id | Denpasar - Dalam upaya menjaga stabilitas demografi dan memperkuat ketahanan nasional menuju Indonesia Emas 2045, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) bekerja sama dengan Universitas Udayana menyelenggarakan Simposium Nasional Kependudukan Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebakaran Hebat di Area Dapur Club Med Bali, Estimasi Kerugian Tembus Rp5 Miliar

balitribune.co.id | Nusa Dua - Kebakaran melanda bangunan Agung Restoran yang berada di area Hotel Club Med, kawasan pariwisata Nusa Dua, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Jumat (24/4/2026) pagi. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 06.50 WITA saat aktivitas persiapan sarapan berlangsung di area dapur. Laporan resmi kemudian diterima sekitar pukul 07.40 WITA.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

LG Terapkan Tiga Langkah Strategis Perkuat Bisnis Monitor di Surabaya dan Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Memasuki tahun 2026, PT LG Electronics Indonesia (LG) mengumumkan tiga langkah strategis untuk memperkuat posisinya di pasar monitor, salah satunya di wilayah Jawa Timur dan Bali. Strategi ini mencakup perluasan lini produk inovatif, peningkatan edukasi produk, serta penguatan kemitraan dengan mitra bisnis di area tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.