Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasca Turis China Tewas , Dinas Pariwisata Klungung Siap Pagari Tebing Devils Tears

EKSOTIK - Kawasan Wisata Nusa Penida yang sangat berbahaya, namun sangat eksotik.

BALI TRIBUNE - Pasca meninggalnya wisatawan asal China Liang Wangchang di tebing Devil Tears, Nusa Penida, membuat instansi yang membidangi kepariwisataan instrospeksi. Dinas Pariwisata Klungkung melalui Kadis Nengah Sukasta, Rabu (13/6), menyatakan pihaknya kini sudah merancang desain pagar pengaman yang akan dipasang di tepi pantai Devil Tears, Nusa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung.

Itu dilakukannya karena tebing pantai ini sudah kerap membawa korban jiwa wisatawan, seperti kasus meninggalnya wisatawan China Liang Wangchang (46) yang tewas akibat terjatuh dari tebing curam setinggi 5 m dari Pantai Devi Tears saat melakukan selfie seorang diri, Minggu (10/6). Korban terperosok dari atas tebing terjun bebas ke laut lepas, korban ditemukan tewas mengambang di tempat tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Klungkung  Nengah Sukasta  lebih jauh mengatakan untuk mengantisipasi jatuhnya korban lain wisatawan yang berkunjung di tebing pantai Devils Tears tersebut,dirinya sudah melakukan koordinasi dengan pihak ASITA Bali. Untuk itu pihak ASITA Bali menyatakan siap membantu membuatkan pengamanan ditempat tersebut.

Pihak Asita Bali sejatinya sudah sekitar 3 bulan yang lalu siap membantu menyiapkan pagar pengamanan berbahan besi. Namun desain itu mendapat penolakan dari pelaku wisata serta sejumlah warga sekitar karena dinilai kurang artistik dengan alasan kawasan tersebut akan hilang keasriannya. Hal inilah menurut Sukasta yang menghambat pemasangan pagar besi tersebut. ”Mereka minta kita menggunakan kayu besi,” jelasnya.

Untuk itu pihaknya kini tengah menggodok desain baru dan sudah diperlihatkan kepada masyarakat setempat, jikalau desain ini nantinya disetujui, baru pihaknya akan menggarapnya. Mengingat harga bahannya juga lebih mahal dari yang besi konvensional. “Kami berharap dengan pemasangan pagar nanti tidak ada lagi jatuh korban di tebing tersebut,” ujarnya.

Pihak Dinas Pariwisata Klungkung sudah juga mengimbau kepada para Guide yang sering yang mengantar wisatawan ke tempat tersebut bisa menyarankan pada tamunya agar menjaga jarak yang aman saat tamu mereka melakukan selfie di bibir tebing pantai Devil Tears tersebut, untuk keamanan para wisatawan yang di handelnya.

Menurut penuturan para guide yang merasa dikomplin akibat peristiwa jatuhnya tamu tamu ditempat tersebut, sejatinya mereka sudah mewanti-wanti wisatawan yang berkunjung, namun mereka sering berbuat aneh-aneh dan terkesan bandel tidak menghiraukan arahan dari Guide  yang mengantarnya. Malahan menurut mereka, para guide yang sering mengantar tamu ke tempat tersebut sudah berinisiatif  memasang papan imbauan kepada para wisatawan untuk tidak terlalu dekat di tebing tersebut saat mereka selfie.

 

Kadis pariwisata Klungkung I Nengah sukasta lebih jauh mengingatkan agar para wisatawan termasuk warga sekitar hendaknya ikut menjaga lokasi berbahaya tersebut agar tidak lagi terjadi korban wisatawan saat selfie di tempat tersebut. 

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional

balitribune.co.id I Badung - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Kuliner memfasilitasi jenama lokal dalam ajang internasional Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2026. Langkah ini merupakan strategi kunci untuk mendorong produk kreatif Indonesia menembus rantai pasok global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.