Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pascapembatasan Pembuangan Sampah ke TPA Suwung, Pembuangan Sampah ke Sungai Meningkat

Sampah Sungai
Bali Tribune / SAMPAH SUNGAI - Tim patroli saat mengumpulkan bungkusan sampah yang hanyut di sungai di kawasan Badung.

balitribune.co.id I Badung - Organisasi lingkungan Sungai Watch mencatat adanya peningkatan sampah yang dibuang masyarakat di sungai pascapembatasan pembuangan sampah ke TPA Suwung Denpasar. Dari hasil patroli di sejumlah sungai di Denpasar dan Badung yang dipasang penghalang sampah atau instalasi barrier, terjadi peningkatan dua kali lipat sampah yang terjaring di sungai. 

Facility Manager Denpasar Area Sungai Watch, Iqbal Rizali mengakui terjadi kenaikan volume sampah yang hanyut di sungai. "Grafik menunjukkan semakin naik (sampah yang dijaring di sungai) setiap bulannya. Sebelum ada kabar TPA Suwung ditutup, tahun lalu tangkapan (di penghalang sampah) sekitar 800 kiloan per bulan. Tapi sekarang naik hingga 1.500 kilogram sampah, grafiknya semakin naik setiap bulan," katanya di Badung, Senin (4/5/2026).

Ia menyebutkan, dari jumlah tersebut, sekitar 40 persennya adalah sampah organik dan sisanya anorganik. Sampah anorganik yang tertangkap di penghalang sampah, kemudian dikumpulkan dan diangkut oleh Tim Sungai Watch untuk diolah menjadi barang bernilai dan dapat digunakan kembali. "Masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan dengan membiasakan diri untuk mengelola dan memilah sampahnya. Sampahnya jangan dibuang ke sungai," katanya. 

Disebutkan Iqbal, saat ini terdapat 25 jaring penghalang sampah yang dipasang di sungai yang ada di Denpasar dan Badung. Dikatakan, tim patroli sampah di sungai yang dipasang jaring penghalang sampah kerap menemukan bungkusan sampah tercampur antara organik dan anorganik. "Anorganiknya kami kumpulkan dan dibawa ke tempat pengolahan. Kalau organiknya kami tidak punya alat untuk pengolahannya," imbuhnya.

Upaya pemasangan jaring penghalang sampah pun dilakukan di berbagai titik sungai dengan harapan mengurangi pencemaran lingkungan dan laut akibat sampah yang hanyut. Namun faktanya ditemukan berbagai kendala di tempat pemasangan penghalang sampah yang kerap dikeluhkan masyarakat setempat. "Dikeluhkan masyarakat karena di sungai yang dipasang penghalang sampah ini muncul bau tidak sedap dari bangkai hewan yang hanyut. Mengatasi hal itu, kami lepas barriernya," katanya. 

Saat ini tim patroli sampah kata dia, semakin sering memantau sampah yang terjaring di sungai. "Kami maksimalkan mengangkut sampah yang tertangkap di penghalang sampah minimal dua hari sekali. Kalau sampahnya terlalu banyak dan kami kekurangan tim untuk mengangkut, kami dibantu tim kebersihan pemerintah setempat," ujarnya.

wartawan
YUE
Category

Waspada Rabies, 28 Ribu Anjing Denpasar Divaksin

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Pertanian (Distan) Kota Denpasar menemukan dua kasus positif rabies pada anjing liar di wilayah Denpasar Barat. Temuan ini memicu kewaspadaan tinggi mengingat capaian vaksinasi rabies di Ibu Kota Provinsi Bali tersebut baru menyentuh angka 33,27 persen hingga akhir April 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Polsek Padang Bai Gagalkan Penyelundupan Ribuan Ekor Burung

balitribune.co.id I Amlapura - Jajaran Polsek Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, kembali berhasil menggagalkan penyelundupan berbagai jenis burung dari Lombok ke Bali. Ribuan ekor burung pun berhasil diamankan sebelum kemudian dilepas liarkan ke alam bebas setelah dilakukan pendataaan dan proses lebih lanjut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bali United Tumbang di Madura 0-2

balitribune.co.id I Bangkalan - Madura United membuat lompatan pada klasemen BRI Super League 2025/2026 setelah mengalahkan Bali United dengan skor 2-0 di pekan ke-31 di Stadion Gelora Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (5/5/2026).

Dengan tambahan tiga poin kini tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu kini berada di peringkat 14 klasemen sementara atau naik dua strip dari sebelumnya di posisi 16.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kementerian Kehutanan Sebut Akomodasi Wisata di TN Bali Barat Berizin

balitribune.co.id I Singaraja – Aksi main segel oleh Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP) DPRD Provinsi Bali terhadap sejumlah akomodasi pariwisata di kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB) karena dianggap melanggar perizinan, direspon Kementerian Kehutanan RI.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.