Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasien Covid-19 Buleleng Dievakuasi ke Provinsi

Bali Tribune/ RAPAT GTPP - Tim Covid-19 Buleleng menggelar rapat evaluasi pananganan pasien positif Covid-19 yang berstatus OTG/GR.
Balitribune.co.id | Singaraja - Pasien positif Covid-19 di Buleleng, akhirnya dievakuasi ke tempat karantina mandiri yang disediakan Pemprov Bali. Ada sebanyak 21 pasien positif dengan status orang tanpa gejala dan gejala ringan (OTG/GR) yang sudah mengonfirmasi bersedia diisolasi terpusat di sejumlah hotel yang disiapkan Pemprov Bali.
 
Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng Gede Suyasa mengatakan, di Buleleng terdapat 32 pasien positif Covid-19 berstatus OTG/GR. Beberapa diantaranya sudah dievakuasi ke tempat karantina mandiri terpusat yang disiapkan Pemprov Bali.
 
"Sejak Senin (5/10/2020) sebanyak 6 orang dikirim ke tempat karantina mandiri terpusat yang disediakan Pemprov Bali. Dan saat ini tersisa 26 yang belum dievakuasi," kata Suyasa yang juga Sekda Buleleng, Selasa (6/10/2020), usai menggelar rapat evaluasi pananganan OTG/GR, di ruang Sekda Buleleng.
 
Dari 26 pasien itu, kata Suyasa, dilakukan analisa dan ditemukan hanya 15 orang berstatus OTG/GR yang akan dikirim ke tempat karantina mandiri. Sisanya 10 orang menjalani perawatan di rumah sakit karena memiliki penyakit penyerta. Sedangkan satu orang lagi masa isolasinya tersisa 1 hari.
 
Menurut Suyasa, evakuasi pasien Covid-19 akan melibatkan TNI /Polri serta elemen desa adat untuk melakukan koordinasi dengan pasien OTG/GR agar bersedia dikirim ke provinsi.
 
"Keputusan mengevakuasi pasien Covid-19 dengan status OTG/GR merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden dan Instruksi Gubernur Bali," imbuhnya.
 
Suyasa menyebut, evakuasi ke tempat karantina mandiri yang disedikan Pemprov Bali dilakukan, mengingat di Buleleng tidak ada hotel skala bintang 2 dan 3. 
 
"Hanya ada hotel bintang 1 ternyata sudah tutup dan kalau ingin menggunakannya memerlukan biaya operasional tinggi," kata Suyasa.
 
Dikatakan, evakuasi ke tempat karantina mandiri selain merupakan instruksi pemerintah pusat juga keberadaan pasien berstatus OTG/GR dikhawatirkan tak bisa dikendalikan dan tidak ada jaminan tidak melakukan kontak dengan pihak lain. Karena itu, dengan karantina terpusat seluruh fasilitas disediakan oleh GTPP Covid-19 Provinsi Bali.
 
"Untuk hotel yang ditempati semuanya Provinsi menentukan. Yang kemarin di Ibis Kuta ada juga di Bapelkes dan Wisma Bima," kata Suyasa.
 
Sementara itu, evakuasi 15 orang pasien Covid-19 yang sudah dilakukan sebelumnya, melibatkan TNI/Polri. Dinas Perhubungan menyiapkan 2 armada bus dikawal oleh ambulance dan tim medis dari Buleleng.
 
"Kita juga mengirim tenaga kesehatan, namun dalam jumlah rasional. Ini dilakukan karena pasien tidak bergejala dan sehat secara fisik. Jadi tidak perlu pelayanan kesehatan berlebihan. Yang diperlukan, itu menghindari kontak dengan orang lain," tandasnya. 
wartawan
Khairil Anwar
Category

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.