Pasien Sembuh Bertambah, Kasus Positif Covid-19 Meningkat | Bali Tribune
Bali Tribune, Selasa 04 Agustus 2020
Diposting : 26 July 2020 20:44
Putu Agus Mahendra - Bali Tribune
Bali Tribune / Seorang pasien covid-19 asal Jembrana yang dirawat di ruang isolasi RSU Negara dipulangkan Minggu kemarin setelah dinyatakan sembuh.

balitribune.co.id | NegaraSelain penambahan jumlah pasien sembuh, jumlah kasus postif covid-19 di Jembrana juga kembali bertambah. Selain transmisi local, penambahan kasus positif ini juga dari pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN).

Jumlah pasien covid-19 asal Jembrana nyaris menyentuh angka satu pasien. Teranyar RSU Negara, Minggu (26/7) memulangkan satu orang pasien positif Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh. Berdasarkan data yang diperoleh Minggu kemarin pasien yang telah dinyatakan sembuh tersebut merupakan warga asal Loloan Timur, Kecamatan Jembrana. Namun setiap harinya berjualan makanan di Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan.

"Sebelum dipulangkan, pasien sudah dinyatakan sembuh dan sudah di swab serta menjalani pemeriksaan kesehatan dan dipantau selama tiga hari setelah dinyatakan negatif," ujar Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-29 Kabupaten Jembrana , dr I Gusti Agung Putu Arisantha Minggu kemarin. Selain kesembuhan tersebut, ia juga mengakui pada akhir pecan lalu kembali terjadi penambahan pasien positif covid-19 asal Jembrana.

Ia menyebut pada Jumat (24/7) lalu terdapat penambahan satu pasien positif covid-19 dan pada Sabtu (25/7) kembali terjadi penambahan empat pasien postif covid-19. Ia menyebut dua pasien positif covid-19 merupakan pelaku perjalanan dalam negeri yakni pengemudi truck logistic lintas Jawa-Bali. “Dua orang sopir logistic reaktif saat mencari rapid test untuk syarat menyeberangan ke Jawa dan setelah di swab hasilnya positif” ungkapnya.

Sopir logistic yang dinyatakn positif covid-19 tersebut merupakan warga Desa Cupel, Kecamatan Negara yang sebelumnya rapid test di Puskesmas I Negara di Pengambengan dan warga Desa Cadikusuma yang sebelumnya rapid test di Puskesmas I Melaya. Selain dua kasus positif PPDN tersebut, pasien positif covid-19 lainnya merupakan kasus transmisi local. Ia menyebut salah satunya merupakan hasil treking kasus dagang di Pengeragoan.

Dari hasil treking terhadap pasien pedagangan makanan di Pengeragoan yang telah dinyatakan sembuh tersebut ditemukan satu orang warga yang hasil swabnya positif covid-19, “hasil treking di Pengeragoan, ada satu warga Pengeragoan yang positif. Pasien ini bekerja di satu tempat dengan pasien positif sembuh asal Loloan Timur” ujarnya. Satu pasien anyar dikatakannya merupakan seorang warga Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo.

Warga yang setiap harinya bekerja di Denpasar ini kini menjalani isolasi mandiri di rumahnya. “Sesuai protap memang pasien postif covid-19 diperbolehkan dirawat di rumah tapi dengan pengawasan ketat dari Gugas dan Satgas di desa” jelasnya. Bahkan seorang ibu rumah tangga asal Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana yang baru saja suaminya meninggal dunia di Denpasar, juga dinyatakan positif covid-19 setelah sempat rapid test reaktif.

“Suaminya meninggal bukan karena covid-19, tapi istrinya yang positif setelah disuruh rapid test oleh pihak gereja di Jembrana” ujarnya. Sehingga saat ini pasien terkonfirmasi positif covid-19 yang kini dirawat di RSU Negara sebanyak lima pasien dan seorang pasien probable. Secara komulatif total pasien covid-19 asal Jembrana sudah mencapai 59 orang. Sedangkan jumlah kasus propable di Jembrana saat ini sudah mencapai 39 orang.