Pasien Terkionfirmasi Positif Bertambah Tiga, Tidak Bergejala, Isolasi Mandiri Dirumah | Bali Tribune
Bali Tribune, Jumat 23 Oktober 2020
Diposting : 27 July 2020 19:38
Khairil Anwar - Bali Tribune
Bali Tribune / Sekretaris GTPP Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa
balitribune.co.id | SingarajaHingga Senin (27/7) Buleleng mencatat ada tiga orang terkonfirmasi positif terpapar virus corona (C-19).Kepastian itu di konfirmasi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) C-19 Buleleng.Sebelum dinyatakan positif, ketiga pasien sudah menjalani swab test dan tinggal menunggu diagnosis klinis dari dokter penanggung jawab pasien (DPJP).
 
Ketiga orang itu berasal dari Kecamatan Buleleng dan satu diantaranya tanpa gejala (asimtomatik).Karena tanpa gejala pasien tersebut menjalani isolasi mandiri di rumah.Sementara dua lainnya  memiliki gejala, seperti demam, batuk, nyeri kepala, dan pneumonia, sehingga keduanya menjalani isolasi di RS Pratama Giri Emas,Sawan.
 
Sekretaris GTPP Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa mengatakan, pihaknya sudah menugaskan tim medis dan Satgas Gotong Royong untuk memantau perkembangan pasien tersebut di desa tempat tinggalnya.
 
"Petugas Puskesmas yang bertanggungjawab memantau perkembangan pasien asimtomatik,"kata Suyasa.
Menurut Suyasa,pasien asimtomatik akan dipantau perkembangannya dalam waktu 10 hari dan akan diperpanjang jika hasil diagnosis klinisnya belum menunjukkan tanda membaik.
 
"Bisa saja diperpanjang menjadi 14 hari.Dan ini sudah sesuai dengan skema revisi ke lima Kemenkes, swab PCR hanya satu kali dilakukan. Selanjutnya,berdasar hasil  diagnosis klinis DPJP,"imbuhnya.
Dijelaskan,isolasi mandiri dirumah bagi pasien asimtomatik berdasar Keputusan Menteri Kesehatan soal panduan penanganan Covid-19 pada revisi kelima.Dan rumah tempat dilakukan isolasi mandiri memenuhi syarat yang dinilai oleh kabupaten.
 
"Kita masih dalam koordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 Desa serta relawan desa. Selain itu, ada Puskesmas yang juga mewilayahi rumah pasien terkonfirmasi dengan tanpa gejala," ujarnya.
Isolasi di rumah,kata Suyasa lebih lanjut, juga berdasar Surat Edaran (SE) Pemprov Bali terkait alur manajemen penanganan Covid-19. Seandainya selama dalam pantauan dan penilaian tim gugus tugas dari Satgas Desa menunjukkan pasien tidak disiplin melakukan isolasi mandiri, maka tim akan menjemput yang bersangkutan untuk ditempatkan ditempat yang disediakan.
 
"Nanti lihat,kalau tidak disipilin akan dijemput petugas untuk dibawa ke tempat yang disediakan Gugus Tugas Provinsi Bali. Jadi begitu alurnya,"tandas Suyasa. 
 
Terkait perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng, saat ini terdapat secara kumulatif jumlah pasien positif sebanyak 129 orang.Dinyatakan sembuh ada 117 orang, meninggal dunia ada 1 orang, pasien positif masih dirawat di Rumah Sakit Pratama Giri Emas sebanyak 11 orang.Kasus suspek  sebanyak 188 orang, suspek konfirmasi 27 orang, discarded ada 152 orang dan suspek yang dirawat saat ini sebanyak 8 oran.