Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasokan Dominan dari Luar Bali, Harga Kebutuhan Pokok Masih Melambung

Bali Tribune / MELAMBUNG - Harga sejumlah barang kebutuhan pokok di Jembrana hingga kini masih melambung.

balitribune.co.id | NegaraPihak Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan (Kopdag) Kabupaten Jembrana mengakui adanya kenaikan harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok di pasaran. Namun dipastikan stok bahan kebutuhan pokok hingga kini masih aman.  Berbagai upaya kini akan dilkukan untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok di pasaran.

Pasca Pemilu dan menjelang hari raya Galungan, Kuningan dan Nyepi sejumlah komoditas kebutuhan pokok mengalami peningkatan harga. Kepala Dinas Kopdag Kabupaten Jembrana, I Komang Agus Adinata dikonfirmasi, Senin (19/2) mengatakan kenaikan harga sejumlah bahan pokok ini dipengaruhi oleh berbagai factor yang berkaitan dengan produksi.

Selain beras, berdasarkan pantauan pihaknya terhadap harga komoditas kebutuhan pokok di pasar, ia mengakui kenaikan harga juga terjadi pada sejumlah komoditas hasil pertanian lainnya. “Bawang harganya belum stabil. Cabai yang paling naik. Ini karena pasokan dari Jawa menurun akibat produksi menurun karena cuaca penghujan yang terbilang ekstrim di luar Bali, bahkan beberapa wilayah sampai terjadi banjir. Kebutuhan dan permintaaan di Jawa juga tinggi sehingga harga pasti akan mengikuti harga pasar di Jawa,” ujarnya.

Sedangkan gula pasir dan minyak goreng, ia mengaku kenaikan harganya tidak drastis, memang ada kenaikan tetapi gula pasir dan minyak goreng masih dikendalikan pemerintah. Kendati mengalami kenaikan harga, ia memastikan persediaan dan stok barang kebutuhan pokok saat ini masih aman,

Pihaknya mengaku kenaikan sejumlah harga barang kebutuhan pokok pasca Pemilu dan menjelang hari raya Galungan, Kuningan dan Nyepi ini menjadi perhatian serius jajarannya. Pihaknya menyatakan akan melakukan berbagai upaya untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok tersebut di pasaran.

Pascapemilu, harga kebutuhan pokok di pasaran kini masih tinggi. Sesuai pantuan di sejumlah pasar di Jembrana Minggu (18/2/2024), lonjakan harga beras hingga sejumlah komoditas kebutuhan dapur terjadi sejak sebelum pemungutan suara. Kondisi melonjaknya harga kebutuhan pokok menjelang hari raya Gulungan dan Kuningan serta Nyepi ini dikeluhkan tidak hanya oleh konsumen, namun juga para pedagang eceran. Selain pasokan yang terbatas dan permintaan menurun, pedagang juga kesulitan menjual secara eceran.

wartawan
PAM
Category

Pembiayaan Pembangunan Infrastruktur Dibantu Melalui Transfer Antar Daerah

balitribune.co.id | Negara - Ditengah keterbatasan anggaran yang kini tengah dihadapi daerah, pembangunan infrastruktur tetap diupayakan untuk menjadi prioritas. Berbagai pola pembiayaan dilakukan untuk pembangunan infrastruktur publik di Jembrana. Salah satunya dengan bantuan melalui transfer antar daerah.

Baca Selengkapnya icon click

Putra Bali Hadirkan Inovasi Mesin Pengolah Sampah Organik Tanpa Emisi

balitribune.co.id I Mangupura - Anak Agung Ngurah Panji Astika membuat gebrakan cara mengolah sampah sisa makanan dengan menghadirkan mesin somya untuk solusi sampah organik. Mesin somya dikenalkan ditengah darurat penanganan sampah di Bali, alat ini bekerja dengan kemudahan penanganan sampah tanpa emisi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Momentum Idul Adha, Gairah Pasar Sapi Bali Terganjal Kuota

balitribune.co.id I Singaraja - Menjelang Hari Raya Idul Adha, permintaan hewan kurban, khususnya sapi Bali di Kabupaten Buleleng, mengalami lonjakan signifikan. Kondisi ini membuat para pedagang dan peternak mulai kewalahan menghadapi tingginya minat pasar yang belum sebanding dengan kuota pengiriman ke luar daerah.

Baca Selengkapnya icon click

Alat Berat Beroperasi Lagi, TPA Mandung Prioritaskan Sampah Perkotaan

balitribune.co.id I Tabanan - Aktivitas di TPA Mandung, Desa Sembung Gede, Kerambitan, kembali normal pada Kamis (23/4/2026) pagi setelah pasokan bahan bakar jenis Pertadex tiba.

Pihak pengelola saat ini sedang memprioritaskan sampah yang diangkut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan. Keputusan itu dilakukan untuk mengurai penumpukan sampah di wilayah perkotaan yang telah terjadi selama tiga hari.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.