Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasokan Sembako Jelang Lebaran Masih Aman , Pengusaha dan Pedagang Diminta Jaga Kestabilan Harga

Bupati Artha
SIDAK - Bupati Artha saat sidak di Pasar Umum Negara, Rabu (13/7).

BALI TRIBUNE - Memasuki H-2 Lebaran ketersediaan sembako di Kabupaten Jembrana dipastikan masih aman. Untuk memastikan ketersediaan komoditas sembako dipasar menjelang menjelang Hari Raya Idul Fitri, Bupati Jembrana I Putu Artha langsung melakukan pemantauan ke Pasar Umum Negara, Rabu (13/6). Selain mengecek pasokan sebako, di pasar terbesar di Kabupaten Jembrana itu, Bupati Artha juga secara langsung mengecek harga jual sembako.

Bupati Artha yang turun didampingi Kapala  Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Jembrana, Made Gede Budhiarta mengatakan  pemantauan pasar ini dilakukan untuk memberi rasa nyaman kepada masyarakat, terkait kondisi perekonomian masyarakat terlebih menjelang peraytaan hari raya. Kendati dalam pemantauan tersebut dipastikannya beberapa stok sembako aman hingga Idul Fitri, namun pihaknya meminta pedagang dan pengusaha agar bersama-sama menjaga kestabilan harga agar masyarakat jangan terbebani apalagi saat memasuki hari raya. "Dari hasil pemantauan yang kami lakukan, stok  harga komoditi juga masih stabil tidak ada lonjakan.  Hanya harga cabai saja yang agak naik,” ungkap Bupati Artha.

Di Pasar Umum Negara harga jual cabai mengalami kenaikan rata-rata mencapai  Rp5 ribu per Kg. Cabai besar lokal dijual Rp40 ribu per Kg sedangkan cabai kecil Rp.40 ribu per Kg. Begitupula harga jual komoditi lainnya terpantau masih relatif stabil seperti bawang lokal super Rp 28 ribu per Kg, Bawang biasa 26 ribu per Kg, bawang putih super lokal Rp 40 ribu per Kg, bawang putih biasa Rp 20 ribu per Kg, ayam broiler Rp 35 ribu per Kg dan telor ayam ras dijual Rp.1500  per butir.

Untuk pasokan dan harga beras yang merupakan komoditas bahan makanan pokok warga ditemui juga dalam kondisi stabil. Untuk beras jenis premium Rp.12 ribu per Kg, beras jenis medium Rp.9.400 per Kg. Salah seorang pedagang sembako di Pasar Umum Negara, Gede Darmika mengakui terjadinya kenaikan harga cabai tersebut. Kenaikan harga cabai itu menurutnya akibat tersendatnya pasokan dari pengepul di Jawa. Ia juga mengakui permintaan masyarakat terhadap berbagai kebutuhan pokok tetap tinggi.

Selain memantau ketersediaan dan harga sembako, Bupati Artha saat blusukan dari los sayur sampai ke los daging  ayam dan ikan yang berada dibelakang pasar menemukan beberapa sudut los pasar yang kondisinya sudah rusak. Kerusakan pada bangunan pasar yang kini dikelola Dinas Koperindag Kabupaten Jembrana itu seperti kawat penutup saluran air los daging yang mulai jebol serta beberapa atap dilos sayur yang dilihatnya sudah lapuk karena usia. Menyikapi sejumlah kerusakan dilos pasar induk tersebut,  pihaknya mengaku sudah merencanakan untuk diadakan revitalisasi terhadap bangunan Pasar Umum Negara.

Revitalisasi Pasar Umum Negara yang telah direncanakan  itu menurutnya bertujuan untuk menciptakan suasana pasar nyaman bagi masyarakat yang berbelanja dipasar tradisonal.  “Kita ingin bangunan pasar terbesar ini lebih bersih, nyaman, lapang sehingga pembeli lebih nyaman belanja. Lantainya juga ingin kita ganti dengan ubin permanen sehingga bersih dan tidak becek saat hujan. Revitalisasi ini bukan mengganti bangunan jadi lantai dua, namun tetap  mempertahankan seperti sekarang yang tidak bertingkat,” papar Bupati Artha.

Untuk mewujudkan ide tersebut ia mengaku telah berkordinasi dengan pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan. 

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Giliran PHDI Pusat Tegaskan Pakem Nyepi: Tawur Saat Tilem Kesanga, Nyepi Esok Hari

balitribune.co.id | Denpasar - Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat menegaskan kembali pakem pelaksanaan Hari Suci Nyepi. Melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Universitas Hindu Indonesia (UNHI), Denpasar, Minggu (11/1), Sabha Pandita PHDI Pusat menyimpulkan bahwa upacara Tawur Kesanga dilaksanakan pada Tilem Sasih Kesanga, sementara Hari Raya Nyepi jatuh keesokan harinya.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Kantongi PBG, Satpol PP Badung Stop Puluhan Proyek Vila di Kerobokan Kelod

balitribune.co.id | Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung menghentikan sementara pembangunan puluhan vila di wilayah Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Proyek akomodasi pariwisata tersebut diduga belum mengantongi perizinan lengkap, khususnya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Arus 25 KM, Jenazah Petani Banyuwangi Ditemukan Mengapung di Perairan Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Misteri penemuan sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas yang mengambang di Perairan Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali, akhirnya terungkap. Pengungkapan identitas ini sekaligus mengakhiri pencarian panjang dan penuh kecemasan yang dialami keluarga korban di Banyuwangi.

Baca Selengkapnya icon click

Jadi Tersangka Menghilangkan Arsip Negara, Made Daging Juga Dilaporkan Pemalsuan Surat ke Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah menyandang status tersangka atas dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan, Kepala Kanwil  Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging, A.Ptnh, MH kembali dilaporkan ke Polda Bali dengan tuduhan pemalsuan surat saat ia menjabat sebagai Kepala Pertanahan Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bali, Sepi Tapi Rindu

balitribune.co.id | Sebagai destinasi wisata dunia, Bali akan selalu menjadi perhatian semua orang, apa yang terjadi di Bali, seketika menjadi isu yang hangat dibicarakan, baik di level lokal maupun di level internasional, misalnya soal sampah, macet, dan banjir, ketiganya menjadi topik perbincangan global yang hangat, dan hal-hal semacam itu dianggap menjadi penyebab turunnya pamor Bali di mata wisatawan, mereka enggan ke Bali karena tidak nyaman dan f

Baca Selengkapnya icon click

Dibandingkan 2024, Inflasi Badung Melandai di Tahun 2025, Dampak Positif Bantuan Sosial Hari Raya Keagamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Program Bantuan Sosial menjelang Hari Raya Keagamaan berupa uang sebesar Rp. 2 juta per KK, berhasil menekan angka inflasi daerah Kabupaten Badung. Hal tersebut tertuang dalam laporan Inflasi Tahunan Wilayah Cakupan IHK se-Bali tahun 2024 dan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.