Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pastika Apresiasi Generasi Muda Berani Bicara di Simakrama

GENERASI MUDA - Gubernur Bali Made Mangku Pastika kembali menggelar simakrama, Sabtu (30/6/2018) di Ruang Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernuryang didominasi oleh generasi muda.

BALI TRIBUNE - Gubernur Bali Made Mangku Pastika kembali menggelar simakrama dengan masyarakat, Sabtu (30/6/2018) di Ruang Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur. Sedikit berbeda dari pelaksanaan kegiatan serupa pada bulan-bulan sebelumnya, simakrama kali ini didominasi oleh kalangan generasi muda. Pastika pun sangat mengapresiasi semangat dan keberanian mereka unjuk bicara dalam forum simakrama. Dari 14 peserta simakrama yang berkesempatan menyampaikan aspirasi, 6 diantaranya adalah kalangan muda. Mereka adalah Nanda Cynthia Lestari, Pande Putu Agus Santosa, I Wayan Artaya, Agus Kevin Dwi Kusuma Putra, Dewa Guna Arsa dan I Gusti Ngurah Dibia. Nanda Cynthia Lestari menyampaikan keprihatinan terhadap perkembangan mental generasi muda Bali. Dia mengamati, belakangan remaja Bali tengah mengalami degradasi moral. “Remaja cowok lebih suka nongkrong sambil minum-minum. Sementara remaja cewek banyak yang tak sungkan lagi menggunakan pakaian minim untuk menarik lawan jenis,” ujar perempuan yang saat ini tercatat sebagai mahasiswa pada salah satu universitas di Surabaya ini. Bila dibiarkan, ia khawatir dengan masa depan generasi muda Bali. Untuk itu, Cynthia mengusulkan agar pemerintah merancang program khusus untuk mewadahi kreatifitas para remaja. Hal senada diutarakan Pande Putu Agus Santosa dan I Gusti Ngurah Dibia. Santosa mengusulkan Program Kreatifitas Pemuda Bali (PKPB). Program ini adalah sebuah upaya untuk mendorong keterlibatan kalangan generasi muda dalam pembangunan. Sementara Ngurah Dibia menyinggung aksi nekat jual diri yang dilakukan secara terang-terangan oleh remaja putri. Menurutnya hal ini patut disikapi serius oleh para orang tua dan pemangku kepentingan. Sedangkan Artaya menitip harapan kepada pemimpin Bali lima tahun ke depan agar mengevaluasi kembali konsep mitigasi bencana khususnya terkait erupsi Gunung Agung. Dewa Guna Arsa yang tampil selanjutnya menyampaikan harapan agar Gubernur Pastika tetap mencurahkan pikiran dan tetap memberi masukan bagi pembangunan Bali. Sementara Agus Kevin Dwi Kusuma Putra berharap pemerintah lebih memperhatikan keberadaan Forum Anak Daerah Bali. Pastika menyatakan salut dan mengapresiasi semengat para generasi muda. Menurutnya, keberanian bicara adalah modal untuk memenangkan persaingan dan menghadapi arus perubahan. “Kalau ingin didengar, kalian harus berani bicara. Jangan diam saja,” ucapnya. Masih terkait program untuk generasi muda, Pastika menyinggung keberadaan tenaga kerja Bali di kapal pesiar. Ia menyampaikan keinginan untuk melihat langsung kehidupan anak muda Bali yang banyak bekerja di kapal pesiar. Selain itu, ia berharap ke depannyaAPBD Provinsi Bali lebih banyak dialokasikan untuk membantu anak-anak yang ingin bekerja di kapal pesiar. Karena menurutnya pekerjaan di kapal pesiar cukup menjamin kesejahteraan keluarga.  Lebih jauh Pastika mengurai, selama ini Pemprov Bali telah mengalokasikan dana untuk membantu keberangkatan tenaga kerja Bali ke kapal pesiar. "Setiap tahun kita bantu 500 orang. Setiap anak memperoleh Rp. 25 juta, itu untuk biaya tiket, ngurus paspor. Agar anak-anak kita tak sampai menggadaikan tanah," ujarnya. Dari hasil kunjungan ke beberapa desa, Pastika menilai pekerjaan di kapal pesiar cukup menjanjikan untuk peningkatan kesejahteraan keluarga. "Setiap saya berkunjung ke desa dan melihat rumah yang lebih bagus dari yang lain, ternyata yang punya adalah keluarga yang anaknya kerja di kapal pesiar," imbuhnya. Itu menandakan bahwa pekerjaan di kapal pesiar menjadi salah satu alternatif untuk mengentaskan kemiskinan di Pulau Dewata.  Tak hanya kalangan muda, simakrama kali ini juga dimanfaatkan oleh peserta lainnya untuk menyampaikan aspirasi. Wenten Ariawan menyampaikan selamat atas suksesnya pelaksanaan Pilkada 2018. Berikutnya ada Nyoman Mustika yang menginginkan agar pemerintah lebih memperhatikan penyandang disabilitas. Peserta lain yaitu I Nengah Wardana berharap agar pemerintah menata perpustakaan SMA/SMK se-Bali. Berikutnya AA. Gede Muninjaya menanyakan golden legacy Gubenur Pastika yang telah memimpin Bali selama sepuluh tahun. Terkait golden legacy, Pastika menyatakan bahwa dia tak mewariskan sesuatu berupa bangunan fisik. Selama menjadi Gubernur, ia fokus pada tiga hal yaitu pengentasan kemiskinan, mencerdaskan SDM dan meningkatkan derajat kesehatan. "Tak masalah kalau saya tak dikenang, karena saya merasa itu memang tugas saya," imbuhnya. Selanjutnya ada Wayan Suata dari Legian Kuta yang berharap agar pengelola transportasi lebih terbuka dengan sistem online. Sedangkan Marja Abbas menyinggung keberadaan Pura Dalem seiring dengan trend kremasi. Sedangkan Wayan Suparta mendorong pembangunan perpustakaan di Desa Pakraman dan program wayang kulit masuk sekolah.

wartawan
Release
Category

Abrasi Kian Parah, Warga Pesisir Monggalan Terdampak Dibantu Bedah Rumah

balitribune.co.id I Semarapura - Makin parahnya abrasi di pesisir pantai Monggalan, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, dikhawatirkan menggerus kawasan itu makin jauh ke daratan. Sejumlah warga yang masih tinggal di kawasan itu terpaksa harus bertahan diselimuti rasa cemas, sembari berharap pemerintah segera turun tangan membuat tanggul. 

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Klungkung Kawal Festival Semarapura 2026, Anggaran Rp 1,3 Miliar Harus Tepat Sasaran

balitribune.co.id I Semarapura - Pelaksanaan Festival Semarapura 2026 yang memasuki tahun ke-8 mendapat atensi serius dari Ketua DPRD Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gde Anom. Politisi yang akrab disapa Gung Anom ini menekankan agar festival tahunan tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan rutin, tetapi harus menunjukkan peningkatan kualitas setiap tahunnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tebing di Pinggir Jembatan Peken Belayu - Kukuh Longsor Lagi

balitribune.co.id I Tabanan - Tebing di pinggir jembatan Peken Belayu-Kukuh di Desa Peken Belayu, Kecamatan Marga, longsor lagi pada Rabu (22/4/2026) sore. Tak hanya itu, material tebing yang longsor itu membuat gelombang air pada aliran Sungai Yeh Ge menerjang areal wantilan pura yang ada di seberangnya.

Baca Selengkapnya icon click

Tim Gabungan Gelar Penertiban Identitas, Sasar 141 Duktang di Bajera

balitribune.co.id - Tabanan - Tim gabungan di Kecamatan Selemadeg melakukan penertiban identitas terhadap 141 penduduk pendatang (duktang) yang tinggal di lingkungan Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg. Penertiban yang berlangsung pada Senin (20/4/2026) malam itu menyasar belasan rumah kos, petugas tidak menemukan adanya pelanggaran administrasi kependudukan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Korsleting Listrik, Laundry Terbakar

balitribune.co.id I Bangli - Sebuah tempat usaha laundry yang berlokasi di Jalan Nusantara, Kelurahan Cempaga, Kecamatan/Kabupaten Bangli, dilalap si jago merah pada Selasa (22/4/2026) sekira pukul 08.30 Wita. Kuat dugaan kebakaran  dipicu oleh korsleting listrik pada instalasi kabel yang kemudian menyambar pakaian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.