Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pastika Harap, Pusat Beri Kewenangan Bali Urus Dana Desa

Gubernur Pastika saat hadir dalam sosialisasi pengawalan Dana Desa yang dilaksanakan KPK di Denpasar, Selasa (24/5) kemarin.

Denpasar, Bali TribuneAgar penggunaan Dana Desa kedepannya tidak menimbulkan persoalan bagi Bali, selain regulasi diperlukan pelimpahan kewenangan oleh pusat kepada pemerintah provinsi untuk ikut mengatur tata cara pengelolaan dana dimaksud. Dikhawatirkan, dualisme sistem pemerintahan desa di Bali serta besaran alokasi dana dimaksud melahirkan konflik yang signifikan kedepannya. Hal ini disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika usai menghadiri acara sosialisasi pencegahan korupsi, pengawalan bersama pengelola keuangan dana desa yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi di Denpasar, Selasa (24/5) kemarin. Pastika menekankan bahwa perlu adanya pengaturan sesegera mungkin terkait dengan alokasi dana desa bagi desa-desa di Bali. “Kemana dana desa itu akan diberikan perlu ada pengaturan, memang sejauh ini tidak ada konflik yang signifikan, tetapi suatu hari bisa saja itu terjadi, antara desa dinas dan desa pakraman, antara salah satu desa pakraman denngan desa pakraman lainnya,”tegasnya.. Menurutnya, seiring berkembangan dan fluktuasi nilai-nilai benda secara ekonomis, kecenderungan pola pikir masyarakat mengalami perubahan. “Prinsip menyama braya bisa berubah menjadi kompetitor, predator ini bisa terjadi,itulah sebabnya perlu pengaturan segera,”ucapnya.Mantan Kapolda Bali itu berharap ada pengecualian regulasi (aturan) terkait Dana Desa yang kita ketahui secara teknis diatur dalam UU No 6 tahun 2014 tentang Desa. "Ini yang selalu kita harapkan pemerintah pusat mau mendengarkan kita, supaya kita berunding, tapi pak dirjen bilang,kita akan diundang lagi bersama kementerian dalam negeri," sebut Pastika. Untuk menjaga stabilitas dan keseimbangan khususnya bagi masyarakat di Bali, Pastika mengharapkan pemerintah pusat segera tanggap dengan membuat ketentuan khusus atas persoalan dimaksud. "Ya minimal kita ngatur itu, kita yang kasi tau ini lo desa harusnya dapatnya sekian, desa ini sekian, jangan diatur semuanya dari pusat. Itu salah satunya yang sedang kita perjuangkan, tolong kasi kita kesempatan untuk merekomendasi desa yang kurang mampu, memang ada hitung-hitungannya, tetapi hitung-hitungan itu tidak memikirkan beban desa serta kondisi desa yang sesungguhnya,"pintanya. Sementara itu Pimpinan KPK, Alexander Marwata mengakui, pengawalan serta pengawasan alokasi dana desa telah dilakukan sejak tahun 2015 silam. Iapun tidak menampik adanya potensi korupsi yang disebabkan oleh sistem atau aturan yang melandasi pengelolaan dana dimaksud."Dalam perencanaan misalnya itu juga masih lemah, itu yang akan kita benahi bersama-sama kementerian desa, kemudian dengan Kemendagri terkait regulasi pengawasannya,"kata Marwata sembari menyebutkan standarisasi pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan salah satunya. Terkait adanya kekhawatiran, pengelolaan dana desa ini berdampak pada timbulnya persoalan hukum secara massal, Marwata mengatakan, mengatasi permsalahan itu pihaknya akan meningkatkan koordinasi dengan semua pihak terkait di daerah."Apabila ada penyimpangan langsung ditindak maka akan menimbulkan ketakutan oleh para kepala desa, dan ketika itu terjadi maka otomatis pembangunan di desa terganggu dan bisa jadi terhenti. Untuk itu, KPK mengutamakan koordinasi ketika penyimpangan itu lebih mengarah ke kesalahan adminiatratif. Terkecuali, penyimpangan yang signifikan seperti dana desa diambil semua baru itu kita tindak tegas,"kilahnya. Guna efektivitas penggunaan dana desa terwujud, Marwata menyatakan pihaknya berupaya untuk menarik partisipasi masyarakat baik dari sisi perencanaan, pelaksanaan hingga pelestariannya."Sepanjang penggunaan dana desa itu sudah disosialisasikan, direncanakan dengan baik, dan digunakan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat, kepala desa tidak mempunyai keuntungan pribadi saya bilang jalan terus,"tegasnya.

Untuk Bali, dilihat dari penyerapan dan juga pelaksanaannya  Marwata menilai realisasi Dana Desa sudah berjalan dengan baik. "Yang menjadi persoalan adalah,ada desa yang sudah mandiri mendapatkan tambahan itu, seharusnya desa yang sudah mandiri tidak usah dapat dan dananya bisa dialokasikan ke daerah yang lebih miskin sehingga memberikan stimulus yang lebih kuat lagi,"pungkasnya.

wartawan
Edy Hermayasa
Category

Gelora Anak Muda Harus Diimbangi Kesadaran Berkendara, Pesan Safety Riding Astra Motor Bali

balitribune.co.id | Mangupura – Astra Motor Bali terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan budaya berkendara yang aman di kalangan generasi muda melalui kegiatan edukasi safety riding yang digelar di SMKN 1 Kuta Selatan. Sebanyak 72 siswa mengikuti pelatihan yang diberikan langsung oleh Instruktur Safety Riding Astra Motor Bali, Yosept Klaudius.

Baca Selengkapnya icon click

Astra Honda Optimis Melesat Kencang di ARRC Motegi 2026

balitribune.co.id | Jakarta – Astra Honda Racing Team (AHRT) optimis melesat kencang di putaran ketiga Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026. Mengandalkan keunggulan lini CBR series yaitu CBR250RR, CBR600RR, dan CBR1000RR-R, para pebalap binaan Astra Honda siap hadir dengan determinasi penuh di Mobility Resort Motegi, Jepang, pada 12–14 Juni 2026 untuk mengharumkan nama bangsa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

SUV Listrik Deepal S07 Makin Terjangkau, Changan Bali Tebar Diskon Rp10 Juta

balitribune.co.id | Denpasar - Tampil dengan desain modern, teknologi canggih, Changan  Deepal  S07 jadi  idola baru  pecinta mobil  Sport Utility Vehicle (SUV). Kabar bagusnya Changan Bali memberi potongan harga bagi konsumen yang ingin membeli mobil listrik  berkarakter senyaman sedan dan setangguh jip berpenggerak roda  belakang (Rear Wheel Drive/RWD)

Baca Selengkapnya icon click

Rayakan HUT Pertama, NSWAC Gelar ‘Road to Signature Experience’ untuk Perkuat Layanan dan Awareness

balitribune.co.id | Denpasar – Tak terasa, NgoerahSun Wellness & Aesthetic Center (NSWAC) kini telah genap berusia satu tahun. Pusat layanan kesehatan dan kecantikan yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada 25 Juni 2025 ini, merayakan hari jadinya dengan menggelar rangkaian kegiatan bertajuk ‘Road to Signature Experience’ sepanjang bulan Juni 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tinjau Lokasi Banjir Baktiseraga, Bupati Sutjidra Soroti Sampah dan Pelanggaran Sempadan Sungai

balitribune.co.id | Singaraja – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna turun langsung meninjau lokasi banjir yang melanda Dusun Tista, Desa Baktiseraga, Jumat (12/6/2026). Bencana yang dipicu hujan deras sejak pagi itu menyebabkan aliran sungai meluap, merobohkan satu rumah warga di kawasan Griya Mahadewa dan menimbulkan korban jiwa.

Baca Selengkapnya icon click

Tragedi Banjir Buleleng, Mahasiswa Undiksha Tewas Tertimbun Saat Selamatkan Keluarga

balitribune.co.id | Singaraja - Bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem yang melanda wilayah Buleleng, Jumat (12/6/2026) siang, berujung duka mendalam. Seorang mahasiswa Undiksha bernama Ricardo Razaq Alghiveri (20) ditemukan meninggal dunia setelah tertimbun reruntuhan rumahnya yang roboh diterjang banjir bandang di Blok A4 Perumahan Mahadewa, Jalan Laksamana, Gang Sahadewa, Desa Bhaktiseraga, Kecamatan Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.