Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pastika Nilai Situai PKB Lumayan Tertib dan Rapi

PKB
Pastika mengunjungi stand kerajinan di areal PKB

Denpasar, Bali Tribune

Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengevaluasi situasi PKB ke-38 di Taman Budaya (Art Center). Dalam evaluasi tersebut, Pastika melihat situasi di stand pameran sudah cukup bagus, rapi dan bersih.

“Lumayan ya menurut saya, sudah rapi, sudah bersih, tempatnya juga tidak terlalu krodit, yang menjual juga pakaiannya rapi, tata letak duduknya juga sudah bagus, lumayanlah,” ungkap Pastika di sela-sela wawancara dengan awak media, Selasa (14/6), sembari menilai makanan yang dijajakan dalam PKB kali ini tidak ada produk luar, dan semua makanan ataupun minuman produk lokal asli Bali.

Pastika menginstruksikan kepada Kepala Dinas Kebudayaan Bali, Dewa Puti Beratha untuk segera membuat Perda tentang stand buku-buku rohani Hindu di pentas PKB kali ini, karena perda yang ada saat ini hanya tentang kerajinan dan pameran.

Pastika mengatakan mendapat masukan dari masyarakat karena stand buku-buku rohani tidak ada dalam PKB. “Buat saja perdanya itu, jangan tunggu tahun depan, kan acara ini masih panjang, masih ada Bali Mandara Mahalango dan lain sebagainya, karena gini, setiap apapun yang kita lakukan itu harus ada aturannya, mungkin beliau-beliau ini takut kalau tidak ada peraturannya,” ungkap pastika.

Tempat parkir juga tak luput dari evaluasi orang nomor satu di Bali itu. Ia mengatakan sebenarnya parkir di pinggir jalan itu bikin risih, namun masyarakat perlu makan selama PKB berlangsung. “Mereka juga nyari makanlah selama PKB ini, kalau kita tiadakan, marah nanti masyarakatnya, karena itu sudah ditunggu-tunggu, kan banyak tukang parkir dadakan, lumayan kan ada penghasilan, selama aman-aman saja, menurut saya sih ga masalah, ya agak kurang nyaman dikit tak apalah,” ungkapnya.

Pastika memaklumi permasalahan parkir yang setiap tahun menjadi permasalahan. Ia menambahkan, boleh saja parkir di jalan asalkan akes jalan yang ada di sekitaran areal Taman Budaya (Art centet) jangan ditutup untuk parkir agar lalu lintas tetap berjaan lancar. “Tolonglah masyarakat di sekitar memaklumi itu, jangan mentang-mentang punya wilayah, di situ mementingkan diri sendiri, yang akhirnya mengganggu yang lain,” tandasnya.

wartawan
Edy Hermayasa
Category

Bupati Karangasem Cek Langsung Ruas Jalan Penginyahan-Munti Desa dan Bantas-Br. Dukuh

balitribune.co.id I Amlapura - Keseriusan Pemerintah Kabupaten Karangasem dalam membangun infrastruktur yang berkualitas kembali ditunjukkan secara nyata. Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata turun langsung ke lapangan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan jalan, Rabu (20/5/2026), guna memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Tabanan Kritik Kondisi Lapangan Penebel Tak Terawat Usai Ditata

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa mengritik kondisi lapangan Umum Penebel yang tidak terawat meski baru ditata dengan dana miliaran rupiah. Fasilitas publik yang menghabiskan anggaran APBD 2024 sebesar Rp 2,2 miliar tersebut kini justru dipenuhi rumput liar dan mulai mengalami sejumlah kerusakan fisik.

Baca Selengkapnya icon click

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.