Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pastika: Senator Harus Punya kualitas dan Jaringan Kuat UU Provinsi Bali Jadi Fokus di Senayan

MENDAFTAR - Gubernur Bali Made Mangku Pastika, didampingi LO dan Ketut PP Polri Njoman Gede Suweta, saat mendaftar sebagai bakal calon anggota DPD RI, di Kantor KPU Bali, Selasa (10/7).

BALI TRIBUNE -  Gubernur Bali Made Mangku Pastika, mendaftar sebagai bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, ke Kantor KPU Provinsi Bali, Selasa (10/7). Pada kesempatan tersebut, Pastika didampingi tim LO, pendukung, serta Ketua Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Bali Njoman Gede Suweta dan jajaran. Kepada wartawan usai pendaftaran, Pastika mengaku, sebagai salah satu bakal calon anggota DPD RI, dirinya mengikuti seluruh prosedur pencalonan sebagaimana aturan yang berlaku. Mantan Kapolda Bali itu juga siap menjalankan seluruh tahapan yang sudah diatur KPU Provinsi Bali. "Kewajiban kita sebagai bakal calon, mendaftar. Setelah penyerahan dukungan dan verifikasi faktual dukungan berhasil dilewati, maka sekarang ada pendaftaran yang dilanjutkan verifikasi persyaratan administratif yang memang harus kita penuhi. Ada beberapa yang harus diverifikasi sesuai aturan, kita silahkan," tuturnya. Gubernur Bali dua periode ini berharap, semua masyarakat yang mendukung langkahnya ke Senayan, bisa bersungguh-sungguh Mengawal Bali Mandara, yang juga merupakan tagline yang diusung Pastika. Ini penting sesuai visi besar mewujudkan Bali yang maju, aman, damai dan sejahtera. "Tentu saja menghadapi tantangan ke depan, yang harus secara konsisten kita kawal. Mudah-mudahan ke depan, baik di kancah nasional maupun global, karena sekarang ini era globalisasi, kita tidak bisa berdiri sendiri. Kita juga harus mempunyai hubungan, baik nasional maupun internasional, agar Bali ini tetap eksis, tetap dipertahankan adat, budaya, agama dan alam kita. Mudah-mudahan ini bisa," tandasnya. Pada kesempatan tersebut, Pastika tak mau berkomentar banyak saat ditanya soal ketatnya pertarungan perebutan kursi DPD RI dari Dapil Bali. Begitu juga soal target perolehan suara pada Pileg 2019, Pastika tak mau sesumbar. "Persaingan ketat, itu wajar - wajar saja, ya, ga apa - apa. Yang penting semua berjalan dengan fair, dengan baik, saya kira kita dengan semangat menyama braya. Ga ada masalah. Soal target suara, ga bisa ya. Sebanyak - banyak lah," ucapnya. Disinggung soal keterbatasan kewenangan DPD RI sejauh ini sehingga ruang gerak Senator terbatas, Pastika berpandangan, hal tersebut sesungguhnya tergantung kualitas orang. Selain itu, jaringan yang dimiliki seorang Senator. "Saya kira itu (kualitas) juga sangat menentukan. Juga network. Jaringan juga penting, baik nasional maupun global. Kita (dari Bali) hanya empat orang (anggota DPD RI)," tandasnya. "Jadi kalau mewakili suatu daerah tapi ga ngerti apa yang ada di daerah, kan lucu. Bagaimana bicara di luar kalau ga tahu di dalam? Jadi, jaringan juga harus kuat. Ingat, Bali ini destinasi internasional. Bukan hanya pariwisata, tapi juga kejahatan, macam - macam," imbuh Pastika. Soal revisi UU Provinsi Bali yang hingga kini masih sulit terwujud, Pastika mengatakan, hal itu akan menjadi salah satu perhatiannya apabila kelak terpilih sebagai anggota DPD RI. Agar perjuangan itu mulus, kata dia, maka tidak bisa berjuang sendiri. "Ini suatu keharusan. Bagaimana menghimpun kekuatan yang ada di tingkat nasional, supaya perjuangan laku. Ga bisa Sendiri sendiri, harus bersama-sama. (UU Provinsi Bali) Itu juga prioritas. Itu UU sudah lama, 1958. Kita sudah buat RUU baru, tapi kan perlu perjuangan. Siapa yang bisa tembus Baleg DPR RI? Harus perlu jaringan yang luas untuk suarakan ini," tegasnya. "Jadi perlu koordinasi dengan DPR RI dan kekuatan lain. DPR RI kan 9 orang saja (Dapil Bali, red). Beda partai, beda kepentingan juga. Jadi, harus ada yang bisa koordinasikan ini, baru bersuara. Tidak bisa golkan sendiri," pungkas Pastika. 

wartawan
San Edison
Category

Zurich Entrepreneurship Program Bekali Keterampilan Wirausaha Masa Depan bagi 6 Ribuan Pelajar

balitribune.co.id | Jakarta - Di tengah meningkatnya kebutuhan akan keterampilan kewirausahaan hingga pemanfaatan teknologi digital, Zurich Indonesia, Z Zurich Foundation, dan Prestasi Junior Indonesia memperkuat dampak Zurich Entrepreneurship Program (ZEP) dengan membekali 6.125 siswa SMA dan SMK di sepuluh kota pada tahun ajaran 2026–2027.

Baca Selengkapnya icon click

Tangani Inflasi, Pemkot Depasar Fokus Stabilkan Harga Pangan

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa memimpin Rapat Teknis Penanganan Inflasi Kota Denpasar di Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (22/9/2026). Rapat tersebut digelar sebagai langkah konkret Pemerintah Kota Denpasar dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.