Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pastikan 2 Anak Dirantai Mendapat Pengasuhan yang Baik, Menteri PPPA Sambangi Pelaku

Bali Tribune / RANTAI - Menteri PPPA IGA Bintang Darmawati, ketika mengunjungi Dita Widyastuti, ibu yang merantai anaknya di Polres Tabanan.

balitribune.co.id | TabananKasus seorang ibu yang mengikat anaknya dengan rantai di kusen pintu dan jendela rumahnya dalam keadaan rumah kosong, mendapat perhatian dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati.

Dalam kunjungannya ke Polres Tabanan, Menteri Bintang mengatakan tujuannya adalah memastikan jika kedua anak yang dirantai oleh ibunya ini mendapat jaminan dan perlindungan dan pola pengasuhan yang terbaik.

"Kedatangan kami adalah untuk memastikan kedua anak ini mendapatkan pola pengasuhan yang baik selama ibunya menjalani proses pemeriksaan. Dan itu sudah dilakukan oleh Pemkab Tabanan dan Polres Tabanan," jelasnya.

Menteri Bintang mengakui jika pola pengasuhan terbaik untuk anak memang harus didapat dari orangtuanya. Namun jika tidak bisa dilakukan oleh orangtuanya, maka bisa diusahakan dari pihak orang terdekat pengganti orangtuanya, apakah itu nenek, kakek atau kerabat lainnya. Namun jika tidak ada, maka akan difasilitasi oleh Pemkab atau Negara untuk bisa memberikan pengasuhan yang baik.

"Apakah nanti itu dititipkan di panti asuhan atau lainnya. Namun dalam kasus ini pola pengasuhan kepada kedua anak ini sudah difasilitasi oleh Pemkab dengan menitipkan di rumah Singgah," lanjutnya.

Ketika ditanya, apakah kenakalan yang dilakukan oleh DH masih tergolong wajar atau tidak, mengingat dirinya sempat berinteraksi dengan DH, Menteri Bintang mengaku masih cukup wajar. "Kenakalan seperti ini, masih wajar, anaknya bisa berkomunikasi dan menjawab ketika ditanya, namun demikian jika memang benar anaknya mengalami gejala hiperaktif atau lainnya, kami berharap mereka mendapatkan terapi yang baik dan sampai saat ini testnya masih berlanjut," tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya dua anak di bawah umur masing-masing DH (6) dan adiknya DC (3) dirantai leher dan kakinya oleh ibu kandungnya berinisial UDW alias Dita (40). Tindakan keji itu dilakukan Dita di rumahnya Jalan Walet Nomor 2 Lingkungan Br Gerang Pasekan Desa Dajan Peken Tabanan, Sabtu (22/10) lalu. 

wartawan
JIN
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Perkuat Peran PKK dalam Peringatan HKG PKK Ke-54 Kabupaten Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Semangat memperkuat pemberdayaan keluarga sebagai fondasi pembangunan kembali ditegaskan oleh Ny Rai Wahyuni Sanjaya selaku Ketua TP. PKK Kabupaten Tabanan dalam Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Kabupaten Tabanan Tahun 2026. Kegiatan yang juga dihadiri oleh Bupati Tabanan, Dr.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pos dan Portal di Subak Munggu Dibongkar, Akses Jalan Warga dan Petani Kembali Dibuka

balitribune.co.id | Mangupura - Permasalahan penutupan akses jalan di kawasan Subak Munggu, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, akhirnya menemukan titik terang. Penyewa lahan aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali, Dewa Merta Sedana alias Ajik Toyota, secara sukarela membongkar portal dan membuka kembali akses jalan bagi warga lokal serta petani setempat.

Baca Selengkapnya icon click

Dekatkan Layanan di Panjer, HD Motor 99 Resmi Hadir Dibekali 6 Pit Service

balitribune.co.id | Denpasar - Kabar baik bagi para pemilik dan calon konsumen sepeda motor Honda di kawasan Panjer dan sekitarnya. Pos Panjer HD Motor 99 secara resmi beroperasi dengan menghadirkan fasilitas enam pit service untuk melayani perawatan serta servis kendaraan secara lebih cepat dan nyaman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.