Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pastikan Persediaan BBM, SPBU di Jalur Mudik Disidak

BBM
MENGECEK - Petugas Perlindungan Konsumen mengecek akurasi mesin pengisian BBM dan stok BBM pada SPBU di julur mudik.

BALI TRIBUNE - Menjelang arus mudik Lebaran 2018, sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Jembrana yang berada di sepanjang ruas jalan nasional Denpasar-Gilimanuk yang menjadi jalur mudik, Senin (4/6), disidak  pihak Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Jembrana. Selain mengantisipasi praktek kecurangan terhadap konsumen, Sidak SPBU ini juga dilakukan untuk memastikan ketersedian stok BBM jelang arus mudik itu.

Sidak SPBU Senin kemarin baru menyasar 3 SPBU diwilayah Kota Negara. Tiga SPBU yang disasar petugas Perlindungan Konsumen yakni SPBU di Jalan Sudirman, Kelurahan Pendem, Jembrana, SPBU di Desa Kaliakah, Negara dan SPBU di Desa Banyubiru, Negara. Selama pelaksanaan sidak, keakuratan takaran pengisian setiap mesin dispenser dimasing-masing SPBU dicek menggunakan bejanan ukur. Selain hasil pengecekan diketiga SPBU dijalur mudik itu, dipastikan tidak ditemukan adanya kecurangan takaran pengisian dan pihak pengelola masing-masing SPBU memastikan stok BBM tetap aman, dan tidak ada kelangkaan.

Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Jembrana, I Made Gede Budhiarta dikonfirmasi Senin kemarin mengatakan pengawasan terhadap SPBU di jalur mudik ini dilakukan untuk menindaklanjuti surat edaran dari Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan RI. Menurutnya dari total 14 SPBU yang ada di Kabupaten Jembrana, 13 SPBU memang berada di jalur mudik. “Dari 13 SPBU sijalur mudik itu, tadi sudah kami cek 3 SPBU. Dari pengecekan tidak ada masalah kecurangan, ataupun kendala stok BBM,” katanya.

Pihaknya menyatakan pengawasan SPBU ini akan berlangsung hingga Rabu (6/6) besok. Ia mengaku akan melanjutkan pengawasan ke 10 SPBU lainnya. Pihaknya berharap tidak sampai ada SPBU yang ditemukan melakukan kecurangan serta mengalama kendala stok BBM sehingga bisa memperlancar arus mudik. “Hasil koordinasi kami dengan SPBU sementara, stok BBM dipastikan masih aman. Menjelang arus mudik, beberapa pengelola SPBU sudah menyiapkan antisipasi dengan menambah pesanan stok BBM. Para pengelola SPBU ini juga sudah berkoordinasi dengan pihak Pertamina,” tandasnya.

Pengelola salah satu SPBU yang disidak petugas Senin kemarin, Iskadar Alfan mengaku hingga dua minggu menjelang perayaan Idul Fitri belum terjadi peningkatan konsumen. Namun pengelola SPBU di Jalan Sudirman ini memastikan telah mempersiapkan langkah antisipsi yakni menambah pesanan pasokan BBM dan untuk memperlancar pengisian BBM disaat peningkatan konsumen, pihaknya juga menamban jumlah karyawan sehingga mencegah terjadinya antrean dan penumpukan konsumen. “Biasanya, dekat-dekat Lebaran baru ramai. Biar tidak ada penumpakan, kami juga siapkan tambahan karyawan,” pungkasnya. 

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.