Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pawai Budaya Perayaan HUT Kota Amlapura Ke-378 Pentaskan Tradisi Budaya Klasik Karangasem

Budaya
Pawai Budaya yang digelar Pemkab Karangasem dalam rangka memeriahkan HUT Kota Amlapura ke-378.

BALI TRIBUNE - Guna memeriahkan rangkaian perayaan HUT Kota Amlapura ke 378, Pemkab Karangasem menggelar pawai atau parade budaya yang diikuti oleh peserta dari seluruh Kecamatan di Karangasem. Pawai budaya yang menampilkan berbagai seni adat dan tradisi yang ada dimasing-masing kecamatan di Karangasem ini dibuka langsung oleh Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri serta dihadiri oleh Wakil Bupati, I Wayan Artha Dipa serta jajaran Forkopimda dan pejabat dilingkungan Pemkab Karangasem.  Pawai budaya ini mendapat antusias yang luar biasa dari masyarakat Karangasem, dimana ribuan warga hadir memenuhi arena pawai termasuk disepanjang rute pawai yang dilalui. Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri, dalam sambutannya mengatakan, Kota Amlapura dihari jadinya yang ke 378 telah banyak hal yang dilalui oleh masyarakat kota Amlapura. Oleh karena itu Bupati mengajak masyarakat untuk menjadikan peringatan HUT Kota Amlapura ini sebagai mementum untuk mengevaluasi diri sehingga mampu untuk berubah dan berkembang kearah yang lebih baik.  “Amlapura sebagai ibu kota kabupaten telah banyak mengalami kemajuan, bukan saja dari sisi kesejahteraan masyarakatnyadan hal tersebut harus dikembangkan lagi,” tegas Mas Sumatri. Oleh karena itu kata Bupati perempuan pertama di Karangasem ini, dukungan dari seluruh lapisan masyarakat sanhat diperlukan dalam upaya membangun Kabupaten Karangasem khususnya Kota Amlapura, agar menjadi lebih maju dan mampu bersaing dengan kabupaten lainnya.  “Momentum hari jadi Kota Amlapura ini merupakan event untuk memperkenalkan dan mempromosikan seni dan budaya Karangasem kepada dunia Internasional, dengan harapan kegiatan ini mampu memberikan dampak positif terhadap pembangunan dan industri pariwisata yang berbasis budaya,” tandas Bupati.  Pembangunan  bidang kebudayaan yang mengembangkan dan melestarikan nilai-nilai budaya di masyarakat kata Mas Sumatri, tidak bisa terlepas dari pembangunan sektor pariwisata karena satu sama lain saling berkaitan. “Dan pawai budaya yang diselenggarakan saat ini merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan untuk memperingati hari jadi Kota Amlapura  ke 378,” sebutnya.  Karena itu dengan digelarnya pawai budaya ini segala potensi seni dan budaya bisa dilestarikan serta diharapkan bisa memotivasi semangat seni dan budaya di kalangan generasi muda. Sementara itu pawai budaya kemarin mengambil tema “Membangkitkan potensi san jati diri seni budaya lokal”.

wartawan
redaksi
Category

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pura-pura Bisu Saat Ditegur Pecalang, Bule Keluyuran Saat Nyepi Diamankan Polisi

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana hening pelaksanaan hari  Raya di Sukawati sempat terusik ulah seorang warga negara asing (WNA), Kamis (19/3/2026). Bule ini didapati dengan santai jalan- jalan di Jalan Raya Sukwati dan mengabaikan teguran para pecalang adat yang mencoba memperingatkan. Hingga akhirnya, WNA ini diarahkan ke Mapolsek Sukawati, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Selengkapnya icon click

Safety First! Tips Jaga Kondisi Rem Tetap Optimal dari Astra Motor Bali

balitribune.co.id | Denpasar – Keselamatan berkendara menjadi hal utama yang tidak bisa ditawar, terutama saat menggunakan sepeda motor dalam aktivitas sehari-hari. Melalui edukasi keselamatan berkendara, Astra Motor Bali mengingatkan masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi sistem pengereman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.