Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PDIP Target Sapu Bersih Kemenangan

PDIP
I Wayan Koster

Denpasar, Bali Tribune

Saat ini PDIP sedang merampungkan agenda Rapat Kerja Cabang (Rakercab) di masing-masing kabupaten dan kota seluruh Bali. Rakercab ini dimulai dari Kota Denpasar, Badung, Jembrana dan kabupaten lainnya di Bali. Dalam Rakercab tersebut, ada banyak agenda yang dibahas, termasuk upaya pemenangan PDIP di Bali ke depan.

PDIP di antaranya merancang kemenangan Pilkada Buleleng 2017, Pilkada Gianyar dan Klungkung serta Pilgub Bali 2018, hingga Pilpres/Pileg serentak pertama tahun 2019 mendatang. Menariknya, dalam Rakercab tersebut juga menguat dukungan DPC terhadap Ketua DPD PDIP Bali Wayan Koster, untuk tampil sebagai calon gubernur pada Pilgub Bali 2018.

Hal ini dibenarkan Koster saat dihubungi melalui telepon di Denpasar, Rabu (13/7). Menurut dia, DPD PDIP Bali menargetkan agar kepala daerah di semua kabupaten dan kota di Bali ke depan, dijabat kader-kader PDIP. Untuk daerah yang pada Pilkada serentak 2015 gagal direbut PDIP, pada Pilkada mendatang diperjuangkan agar dipimpin kader PDIP.

Adapun untuk Pilkada Buleleng 2017, ia memastikan PDIP akan memenangkan suksesi kepemimpinan itu. "Demikian juga dengan Pilkada 2018, yakni Gianyar dan Klungkung serta Pilgub Bali," tutur politisi PDIP asal Buleleng itu.

Khusus untuk Pemilihan Legislatif 2019, demikian Koster, PDIP telah menyiapkan kader-kader terbaik yang diharapkan dapat meningkatkan perolehan suara dan kursi PDIP di masing-masing kabupaten dan kota secara siginifikan. Demikian halnya terkait perolehan suara dan kursi untuk DPRD Provinsi Bali dan DPR RI.

Koster mengklaim peluang untuk bisa meningkatkan perolehan kursi ini sangat besar. Anggota Fraksi PDIP DPR RI itu menyontohkan untuk DPRD Kota Denpasar, di mana dengan soliditas kader yang sangat tinggi, diyakini sisa kursi yang ada masih bisa direbut oleh DPC PDIP Kota Denpasar. 

"Logikanya, di Denpasar kita bisa menambah lagi dua kursi untuk di DPRD Kota Denpasar dan menambah lagi satu kursi di DPRD Provinsi Bali,” tandas Koster.

Selanjutnya untuk Kabupaten Buleleng, Koster menegaskan, pihaknya berjuang agar perolehan kursi di DPRD Kabupaten Buleleng naik dari 15 kursi menjadi 18 kursi. Sementara untuk di DPRD Provinsi Bali dari 5 kursi saat ini, menjadi 7 kursi pada Pileg 2019 mendatang.

"Adanya kenaikan perolehan kursi di masing-masing kabupaten dan kota di Bali, secara otomatis nantinya akan ada tambahan kursi untuk di DPR RI dari sisa kursi yang akan diperebutkan. Jadi di DPR RI, harus naik dari 4 kursi saat ini menjadi 5 kursi,” pungkas Koster.

wartawan
San Edison
Category

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.